Tulisan

326 13 0
                                        

Jika orang menulis untuk mengatakan kata hatinya, saya memilih menulis lalu membacanya namun tidak mengirimkannya pada orang yang saya maksud. Saya takut surat saya tak berbalas. Saya takut perasaan ini hanya berhenti pada angan.

Jadi biarlah ini menjadi urusan saya. Menuliskan, membacanya berulang, menyimpannya dan terus mengulangi fase itu.

Hingga lidah saya tidak kelu untuk dapat mengutarakan itu secara lansung. Tunggu saja.

Aku yang nencintaimu.

Sajak Acak Tentang DiaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang