"Apa mungkin ini awal akan adanya kata kita?"
~Ms. Nerd~
***
Dara bosan di rooftop akhirnya Dara pergi ke cafenya yang berada di dekat sekolah.
"Hai mbak Sandra" seru Dara kepada salah satu pegawai cafe yang bernama Sandra.
"Loh kamu nggak sekolah?" tanya salah Sandra .
"Eum.. Aku lagi nggak enak badan nih mbak, kepala aku juga rasanya pusing" ucap Dara sembari memegang kepalanya.
"Mau dibawain obat? Atau mau dianterin pulang? Atau mau dibawain makan minuman gitu?"
"Nggak usah Dara mau istirahat aja di dalem nanti kalau Dara laper atau haus juga pasti bilang".
Sandra hanya mengangguk.
Dave turun dari rooftop dan pergi menuju cafe yang sama dengan Dara.
Dave duduk di tempat biasa yang sering ia duduki di cafe itu.
Dave celingak celinguk mencari seseorang yang biasanya selalu ada di cafe ini juga.
'Cewek aneh itu nggak kesini?' batin Dave.
Sandra menghampiri Dave.
"Permisi, Mau pesan sesuatu?"
"Kayak biasa aja deh mbak"
Sandra sang pegawai cafe itu mengangguk.
"Eum... Mbak liat orang atau pegawai disini nggak? Pake kacamata, dia itu si cewek aneh eh maksud saya dia itu namanya Dara" tanya Dave sambil menggaruk tengkuk lehernya.
"Maaf saya nggak tau, kemarin si ada tapi dia cuman kerja sehari, yaudah biar saya buatkan pesanannya" jelas Sandra.
Sandra meninggalkan Dave dan memberikan pesanan Dave kepada pegawai lainnya agar segera dibuatkan, setelah itu Sandra menemui Dara yang berada di ruangan pribadinya di cafe itu.
Tok. Tok. Tok
"Masuk" seru Dara.
Sandra masuk ke dalam ruangan itu.
"Eh mba Sandra ada apa?"
"Tau anak sekolahan yang sering ke cafe ini kan? Yang anak cowok, tinggi, putih, idung mancung, keren deh pokoknya eh maaf saya malah curhat, he he"
Dara berfikir "Siapa mba?"
"Ituloh yang pas waktu itu pernah mba Dara bayarin"
"Oh Dave"
"Nah iya kali itu mba, masa dia nyariin mba tadi"
"Trus kamu jawab apa?"
"Ya saya jawab gini 'Maaf saya nggak tau, kemarin si ada tapi dia cuman kerja sehari, yaudah biar saya buatkan pesanannya', saya jawabnya salah nggak?"
Dara tertawa.
"Loh kok malah ketawa"
"Lucu aja gitu mba, iya mba nggak apa apa jawab kayak gitu asal jangan kasih tau aja kalau saya pemilik cafe ini"
Sandra mengangguk "Saya mau ngambil pesanan yang tadi dia pesan sepertinya sudah matang"
' Duh dadaku sakit, jangan sesak jangan sesak' batin Dara sembari memegang dadanya .
KAMU SEDANG MEMBACA
NA (Ms.Nerd & Mr.Arrogant)
Roman pour AdolescentsBagaimana jadinya jika seorang pria Arrogant bertemu dengan seorang wanita Nerd? Dara yang menjadi fake nerd ini berbeda dari cewek cewek nerd lainnya, cewek nerd yang satu ini berani melawan orang yang tidak suka kepadanya, dia juga pintar ya walau...
