____
Krist duduk didepan meja kaca tempat make up artis sambil memijit pelipisnya. Ia menunggu Yui yang sedang menerima telpon. Disana juga ada Jane duduk disebelahnya. Mereka baru saja selesai take di acara live talkshow.
"P' sepertinya lelah" Ucap Jane.
"Hmm.."
"Mmm...apa setelah ini P' ada jadwal lagi?" Tanya Jane.
"Ya kurasa begitu"
Jane mengangguk. Dia menatap Krist yang kini memejamkan matanya tampak lelah. Jane menepuk paha Krist.
"P' walaupun lelah kau harus tetap semangat. Aku rasa P'Krist saat ini sedang banyak pikiran, apa itu karena pertanyaan cincin itu?" Tanya Jane dengan hati – hati.
Krist membuka matanya. Ia menatap cincin yang melingkar indah dijari manisnya.
"Hahh..pasti sebentar lagi banyak yang menanyakan cincin itu" Kata Jane. Krist tidak menanggapi ia masih saja menatap cincin pertunangannya itu.
"Tapi P' kalau aku boleh tau....itu memang benar hanya cincin aksesoris saja?" Tanya Jane penasaran.
"Ya, seperti yang kau lihat. Ini hanya aksesoris. Mereka pasti akan melebih – lebihkan" Jawab Krist.
"Kau benar, pasti sekarang banyak yang membicarakan cincin itu" Gumam Jane.
Krist menatap miris pada cincinnya. Dia berfikir, harus ya ini – cincin yang ia pakai- dibahas sedetail itu hingga harus dibicarakan dan menjadi trending topic diluar sana. Ini privasinya, mau dia pakai atau tidak pun bukan urusan mereka sebenarnya. Apa ini karena dia seorang idol?
"N'Krist, kita harus bersiap – siap menuju ke lokasi selanjutnya. Kau masih ada wawancara dan pemotretan di Kazz Magazine" Ucap Yui yang sudah memasuki ruang make up.
Krist mengangguk. Setelahnya ia bangkit dan pamit pada Jane. Ia mengikuti Yui yang berjalan menduhuluinya menuju mobil yang akan membawa mereka ke tempat selanjutnya.
"N'Krist, kau tak apa?" Tanya Yui saat mereka sudah duduk didalam mobil.
"Aku tak apa P'.." Jawab Krist sembari tersenyum.
Kini Krist melakukan pemotretan. Tampak dia sudah berganti penampilan dan berpose didepan fotografer majalah tersebut. Setelahnya dia melakukan wawancara seputar profilenya.
Yui menunggunya sambil sibuk dengan ponselnya. Sesekali dahinya berkerut menatap layar ponsel tersebut.
"P'Yui aku sudah selesai" Ucap Krist.
"Ah, iya Krist.." Balas Yui yang tampak tak fokus.
"Kau kenapa P'?" Tanya Krist.
"N'Krist aku butuh bicara denganmu.." Kata Yui.
Mereka pun berpamitan dengan crew majalah tersebut. Yui dan Krist kembali ke agensi, karena jadwal Krist sudah selesai. Yui mengajak krist keruangan kosong yang biasa digunakan untuk briefing. Yui menutup pintunya rapat.
Krist duduk dan menatap manajernya heran.
"Ada apa P'?" Tanya Yui.
"Kau tau, aku mendapat banyak mention dari penggemarmu bahkan sepertinya para pencari gosip itu juga bertanya padaku" Keluh Yui yang kini sudah duduk didepan Krist.
"Lantas kenapa? Bukankah itu sudah biasa untuk P'?" Tanya Krist.
"Tapi ini berbeda nong, mereka menanyakan tentang cincinmu padaku"
"P' tinggal bilang saja pada mereka jika itu memang aksesoris. Bukankah aku sudah menjelaskan di talkshow tadi?"
"Kau pikir mereka percaya begitu saja huh? Mereka itu ganas dan detail nong. Mereka menyadari jika selama ini kau selalu memakai cincin itu sejak pertama kali kau tampil dilayar TV"
KAMU SEDANG MEMBACA
In Between [Singto X Krist - Completed]
Fanfiction~PERAYA FANFICTION~ Kisah tentang Krist yang seorang idol dan Singto yang seorang fotografer. SingtoXKrist BLB DLDR Cover by me
![In Between [Singto X Krist - Completed]](https://img.wattpad.com/cover/138342623-64-k732966.jpg)