~♥~
Singto terbangun dari tidurnya ia sedikit menguap dan mengucek matanya. Kemudian ia menoleh kesamping. Ia tidak menemukan Krist disana, melainkan menemukan sebuah sticky note yang ditempel diatas bantal Krist. Singto mengambil sticky note itu dan dibacanya.
Selamat pagi kesayangan, cepat mandi setelah itu sarapan
Singto tersenyum mellihat sticky note itu. akhir – akhir ini Krist melakukan hal seperti ini semenjak dirinya mulai sibuk syuting drama series lagi. Krist akan berangkat pagi – pagi sekali dan pulang malam. Intensitas bertemu dengan Krist jadi menipis.
Singto turun dari ranjangnya dan beranjak mandi. Setelah itu ia ganti baju, setelah dirasa rapi ia turun kebawah. Lebih tepatnya ke meja makan. Disana ia menemukan lagi sebuah sticky note diatas sebuah tudung saji. Diambilnya sticky note itu.
Selamat menikmati hidangan, menu sarapan kali ini coklat panas dan pad thai. Semoga kau suka...
Lagi – lagi Singto tersenyum saat membacanya. Ia membuka tudung saji tersebut. Ada segelas coklat panas dan sepiring pad thai. Ia meraih secangkir coklat panas itu yang sudah tidak panas lagi sebenarnya dan menyesapnya.
"Jam berapa dia membuatnya? Bahkan ini sudah hampir dingin.." Gumam Singto.
Ia duduk dan mulai menyantap menu sarapan yang telah dibuatkan oleh kekasihnya. Setelah sarapan ia berjalan kearah kulkas, lagi – lagi ia menemukan sticky note tertempel disana.
Jangan lupa minum air putih yang banyak!
Ia heran, setiap hari ada saja sticky note yang ia temui dengan kata – kata berbeda namun dengan inti yang sama. Singto membuka pintu kulkas dan mengambil sebotol air mineral, ia mengambil gelas menuangkan airnya disana. Rasa segar mengalir ke tenggorokannya ketika ia meminum air mineral dingin tersebut.
Setelahnya ia meraih jaket, tas dan kunci motornya. Ia melajukan motornya menuju studio foto miliknya. Saat diperempatan lampu merah matanya melihat sebuah baliho iklan terpampang besar dipinggir jalan. Fokus matanya bukan pada iklan baliho tersebut namun pada ikon gambar pada baliho tersebut, gambar Krist.
Singto tersenyum lirih menatap gambar Krist yang menjadi brand ambassador iklan tersebut. Kekasihnya kini semakin berada dipuncak ketenaran, siapa yang tak bangga dengan hal itu?
Krist yang dulunya suka merengek padanya, mengikutinya bekerja dengan rela berpanasan dan kehujanan kini menjadi seorang idol yang banyak penggemarnya dan dielu – elukan oleh para anak ABG hingga orang tua.
Semua mengenal siapa Krist, tapi mereka tidak tahu siapa sebenarnya Krist. Kekasih dari seorang Singto Peachaya yang manja dan keras kepala. Terkadang Singto ingin sekali menyerukan kepada semua orang bahwa Krist Perawat adalah tunangannya, calon suami (istri)nya.
Lampu hijau pun menyala, Singto melajukan kembali motornya. Sesampainya didepan studio miliknya ia memakirkan motornya dihalaman depan studio.
"Boo!!"
Singto terkejut saat seseorang menepuk pundaknya dari belakang dengan keras. Singto menoleh dan ia memutar bola matanya bosan saat melihat siapa pelaku yang mengejutkannya. Sedangkan si pelaku tersebut tengah terkikik.
"Ai'Vin, kau ini masih pagi sudah membuat orang jantungan saja sih..!" Omel Singto.
"Hihihi...maaf Sing, anggap saja itu tadi latihan jantung dipagi hari" Ucap Vin dengan santai tanpa rasa bersalah.
"Kau ingin kupukul atau kutendang?!" Sungut Singto.
"Hey Sing, tidak baik melakukan kekerasan terhadap seorang wanita. Kau akan dikenai sangsi oleh komisi perlindungan anak dan wanita" Tutur Vin.
KAMU SEDANG MEMBACA
In Between [Singto X Krist - Completed]
Fanfiction~PERAYA FANFICTION~ Kisah tentang Krist yang seorang idol dan Singto yang seorang fotografer. SingtoXKrist BLB DLDR Cover by me
![In Between [Singto X Krist - Completed]](https://img.wattpad.com/cover/138342623-64-k732966.jpg)