CH 4 - Terbawa Perasaan

2.5K 292 34
                                        

-----

Krist melangkahkan kakinya masuk kedalam gedung GMM. Seperti biasa, Krist menyapa siapa saja yang berpapasan dengannya termasuk seorang office boy sekalipun. Krist orang yang begitu ramah pada siapa saja. Pantas saja banyak yang menyukai sifatnya yang ini.

Krist memasuki ruangan briefing, pagi ini dia ada briefing dengan crew dan pemain lainnya. Didalam sana sudah ada beberapa crew dan pemain lainnya bahkan Yui sudah ada disana. Krist menyapa mereka semua dan duduk disebelah Yui.

"Hai, nong apa kabar? Diantar kekasihmu lagi euh?"

Krist mengerutkan dahinya mendengar perkataan Yui. Krist memandangi Yui yang tersenyum menggodanya. Krist merasa Yui menyindirnya. Ketika hendak membalas perkataan Yui, namun sutradara mereka sudah membuka pembicaraan yang berarti briefing telah dimulai. Krist mengurungkan niatnya dan fokus pada briefingnya.

Setelah briefing selesai, Krist mengajak Yui berbicara empat mata. Kini Krist mengajak Yui ke kafetaria sekalian makan siang.

"Maksud P'Yui tadi pagi apa?" Tanya Krist.

"Aku tidak ada maksud apa – apa nong.." Jawab Yui.

Krist mendengus sebal mendengar jawaban Yui. Jelas – jelas manajernya itu menyindirnya.

"Kau menyindirku kan P'? " Tebak Krist.

"Au, kau merasa tersindir nong? Padahal tadi pagi aku asal bicara" Balas Yui.

Krist tak habis pikir dengan manajernya ini. Asal bicara tapi tepat sasaran. Melihat Krist yang tiba – tiba diam dan cemberut, membuat Yui menahan tawanya. Astaga artisnya ini sungguh imut jika sedang cemberut.

"Aku tau nong, dia memang kekasihmu kan?"

Krist memandang Yui penuh selidik. Ia merasa takut sekarang, Yui pasti mencari tahu tentangnya dan menemukan fakta bahwa kekasihnya gay lalu Yui akan memintanya untuk memutuskan hubungannya dengan Singto karena Yui tidak ingin artisnya tercoreng namanya. Bisa saja kan itu terjadi?

"Nong, kau tidak apa – apa? Kenapa diam saja? kau malu? Apa takut? Tenang saja, jika memang pria itu kekasihmu aku bisa jaga rahasia kok" Ucap Yui dengan senyum lembut.

"P'Yui tidak jijik dengan hubungan kami?" Tanya Krist ragu.

Yui menggeleng. Krist mendesah lega. Ia sudah mengira Yui akan jijik dengan hubungannya.

"Tidak nong, aku terbuka dengan hubungan seperti itu. bukankah di negara kita sudah banyak? Kau lihat Off dan Gun? Mereka lengket seperti gay." Ujar Yui.

"Tapi mereka bukan gay hanya peran mereka saja yang gay" Sanggah Krist.

Yui tersenyum, ia tahu ketakutan Krist. Sebagai seorang public figure walaupun Krist belum memulai debutnya, pasti akan aneh jika terlibat skandal hubungan sesama jenis. Apa kata fans dan netizen lainnya nanti. Bisa – bisa dibully dan itu akan menjadi sang artis tertekan.

"Apa pihak agensi tahu?" Tanya Yui.

"Tidak. Mereka hanya tahu aku memiliki kekasih. Itu saja" Jawab Krist.

"Mereka pasti memintamu menyembunyikannya kan?" Krist mengangguk. "Krist, menjadi seorang public figure itu memang tidak mudah, rasanya hidupmu dipenuhi dengan kebohongan. Ketika kau menangis sedih kau harus memasang topeng wajah senyum bahagia untuk menyenangkan fansmu. Terkadang tidak semua hal harus kau paparkan, ada beberapa hal yang harus kau sembunyikan. Kau harus hati – hati dalam melangkah, netizen itu kejam. Mereka tidak segan – segan membullymu ketika kau berulah sedikit saja. menarik perhatian fans juga begitu, kau harus menunjukkan prestasimu jika kau terlalu banyak terlibat skandal, aku tak yakin jika fansmu tetap stay denganmu." Tutur Yui.

In Between [Singto X Krist - Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang