CH 18 - Semakin Jauh

2.2K 262 113
                                        

🎵 Getsunova- ไกลแค่ไหน คือใกล้ / Glai Kae Nai Keu Glai(How Far is Near???) 🎵

Keesokan harinya, Singto tampak tak bersemangat. Padahal ia ada jadwal pemotretan di GMM sekarang. Semalam ia pulang ke apartemennya dan tidak ada Krist disana. Gunsmile mengatakan jika Krist pulang kerumah orang tuanya. Ia juga sudah menghubungi Krist berkali – kali namun tak diangkat oleh Krist. Hal itulah yang membuat Singto tampak tak bersemangat.

Hal itu tidak luput dari pandangan Vin selaku partner kerja Singto. Gadis itu menghela nafasnya melihat Singto yang tampak tak fokus seperti itu.

"Sing, jangan seperti itu. Ayolah, kau harus semangat. Sebentar lagi kau bertemu dengannya kan? Kau tidak mau kan dia semakin kesal padamu jika bertemu denganmu yang tak semangat begini" Hibur Vin.

"Entahlah Ai'Vin, perasaanku dari kemarin tidak enak" Ujar Singto.

"Itu hanya karena Krist tidak pulang saja, kau...merindukannya mungkin" Ucap Vin lirih diakhir kalimat.

"Mungkin saja.." Gumam Singto.

Setelahnya mereka mengangkut barang – barang yang diperlukan untuk pemotretan kedalam mobil. Vin dan Singto berpamitan pada Gunsmile, mereka pun menuju gedung GMM seperti yang telah dijadwalkan.

_____

Di gedung GMM tampak Mook mondar – mandir sembari memegangi ponselnya. Fah, selaku assisten Mook pun menatapnya jengah. Sesekali Mook menengokkan kepalanya kearah pintu.

"Kau cari apa sih?" Tanya Fah pada Mook.

"Kenapa dia belum datang juga sih?" Keluh Mook.

"Fotografer pesananmu itu?" Tebak Fah.

"Bukan..." Jawab Mook sembari menggelengkan kepalanya.

"Lalu?"

"Aku menunggu P'Krist dari tadi belum datang juga"

Fah mengangguk mengerti.

"Kau menyukainya ya?" Tanya Fah penasaran.

"Semua orang juga menyukainya kan?" Tanya balik Mook.

Fah menaikkan sebelah alisnya sembari menatap Mook. Sedangkan yang ditatap jadi salah tingkah dengan menghindari kontak mata Fah.

"Ya ya ya, aku mengerti" Ucap Fah.

Beberapa saat kemudian orang yang ditunggu datang juga. Mook tersenyum lebar melihatnya. Ia segera menghampiri Krist dan melingkarkan lengannya pada lengan Krist. Mook bergelayut manja pada Krist. Sedangkan Krist biasa saja karena Mook memang seperti ini selama ia mengenalnya.

"Aku dari tadi menunggumu P'.." Ucap Mook manja.

"Kenapa menungguku? Tidak biasanya" Tanya Krist.

"Kita sekarang kan sepasang kekasih, kau lupa?" Ingatkan Mook.

Krist mendengus mendengarnya. Gadis ini benar – benar memainkan perannya sebagai kekasih Krist dengan sangat baik bahkan tidak ada awak media pun tetap memerankannya. Totalitas sekali Mook ini.

"Bisa kau lepaskan tanganmu Nong? Para crew mulai berbisik membicarakan kita sepertinya" Bisik Krist sembari menatap sekeliling. Terlihat beberapa orang disana menatap mereka sembari berbisik.

Mook menggeleng kuat dengan mengerucutkan bibirnya. Krist pun akhirnya hanya pasrah. Mereka memasuki ruangan pemotretan, hanya ada beberapa orang saja disana.

In Between [Singto X Krist - Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang