Meet

2.4K 101 3
                                        

Cekidott

Cusss

"Mampus telat gue" gumam wilo saat masuk kedalam perusahaan tempat wilo bekerja.

Ting

Aku keluar dari lift menuju mejaku yang berada diujung. "Loh wil tumben telat." Ucap dara pelan.

"Iya tadi perut mules biasa PMS." Jawab wilo.

"Ohiya wil lo tadi ditanyain mr.vino mending lo masuk gih." Ucap dara.

"What?" Ucap wilo panik.

Dengan tergesa wilo pun berjalan mendekati pintu Mr. Vino berulang kali wilo menghela nafasnya pelan sangat pelan hingga menjadi teratur.

Tok tok tok

"Masuk" perintahnya.

Wilo pun masuk sedikit menunduk, ia sangat gugup sekarang namun hening tak ada yang berbicara. Wilo pun memberanikan diri menatap Mr. Vino selaku atasannya. Terlihat Mr. Vino membelakangi wilo dan menatap kearah jendela.

"Maaf Mr.-" ucapan wilo terpotong.

"Terlambat 5 menit" ucapnya datar tanpa menoleh.

Deg, jantung wilona berdetak kencang suara ini. "Gak, pasti hanya kebetulan suaranya mirip." Batin wilo.

"Maaf Mr. Tadi-" lagi-lagi ucapan wilona terpotong.

"Bacakan jadwal saya hari ini." Ucapnya datar dan tanpa menoleh.

Wilo pun membaca jadwal Mr. Vino hari ini walaupun sedikit canggung dan gemetar karena ini baru pertama mereka bertemu.

"Keluar" ucapnya tanpa menoleh.

"Saya permisi Mr." Ucap wilona dengan suara tenang.

Wilona pun meninggalkan ruangan Mr. Vino kemudian menuju mejanya, dara yang melihat pun mengernyitkan dahinya. "Ada apa?" Ucap dara tanpa suara saat pandangan mereka bertemu.

"Bad" jawab wilo tanpa suara.

"Sabar ya" ucap dara lagi.

Kemudian mereka pun larut dalam pekerjaan masing-masing. Saat waktu makan siang pun tiba namun wilona harus menemai Mr. Vino untuk bertemu klien. Wilo tengah menyiapkan berkas-berkas yang akan dibawa. Pintu ruangan mr. Vino terbuka, mr. Vino berjalan menuju wilo yang masih tertunduk mengambil berkas yang jatuh.

"Ehm." Dehem mr. Vino.

Membuat wilona langsung menegakkan tubuhnya namun sayang kepalanya terbentur sisi mejanya.

"Aduh" ringkis wilo sambil memegang kepalanya.

"Ceroboh." Gumam mr. Vino tanpa ekspresi.

Wilo pun menatap mr. Vino pandangan mata mereka bertemu. Tubuh mereka menegang detak jantung wilona berkerja 2 kali saat menatap Mr. Vino. "Tidakk" batin wilo berteriak.

 "Tidakk" batin wilo berteriak

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
VOUS ATTENDRE(END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang