Cekidot
21+
Ingat khusus yang sudah menikah yah ckckck
.
.
🔜
"Ra" panggil vino lembut setelah mereka duduk di sofa gantung yang berada di balkon apartemen vino.
"Hm" gumam wilona.
"Selama 5 tahun ini kamu ngapain aja?" Tanya vino yang mencairkan suasana hening.
"Aku. Ya biasalah kerja, kuliah, ngurus ayah ya gitu terus tiap harinya." Jawab wilona.
"Terus masalah beasiswa itu kamu bohong kan?" Ucap vino.
Wilon menatap manik-manik mata vino. "Maaf tapi saat itu ayah di vonis gagal ginjal. Aku lebih milih bersama ayah vin. Aku relain beasiswa ku dan kamu. Maaf vin." ucap wilona penuh sesal.
"Ya udah lah yang jelas aku tepati janjiku, aku datang disaat yang sudah tepat kan." ucap vino lalu memeluk erat wilona dari belakang.
"Vin" panggil wilona.
"Hm" gumam vino menjawab panggilan wilona.
Dagu vino disandarkan dibahu wilona ia memiringkan sedikit kepalanya, vino menghirum harum tubuh wilona yang sangat manis menurut vino.
"Gak jadi ah." Ucap wilona mengurungkan niatnya.
"Kenapa hm?" Tanya vino sedikit menjauhkan wajahnya dan menatap wilona.
"Gak jadi vin." Ucap wilona.
"Bilang ra!" Ucap vino tegas.
"Huft. Oke.." wilona menarik nafas dalam-dalam secara perlahan.
"Selama kita pisah 5 tahun apa kamu pernah itu sama wanita lain." Ucap wilona menundukan wajahnya yang sudah seperti kepiting rebus.
"Itu maksudnya?" Tanya vino menyelidik.
"Mmm... berhubungan itu vin." Ucap wilona sambil mencubit pinggang vino.
"Aaaaww... ampun.. yak!!" Pekik vino.
"Jawab vin" ucap wilona gemas.
"Gak pernah. Puas" ucap vino kesal.
"Serius? Boong ah." Ucap wilona tak percaya.
"Lo gak percaya?" Tanya vino.
"Gak. Secara ya seorang ALVINO BRAMA ADIJAYA gak berhubungan itu. Gak banget. Gak inget kelakuan SMA Dulu gimana?" Ucap wilona terkekeh.
"Oh jadi kamu remehin aku. Hmm." Ucap vino dengan seringainya.
"Mang kenyataannya kan" ucap wilona dengan senyum sinisnya.
Dengan cepat vino pun menggelitiki perut wilona. "Aaa ampun vin" pekik wilona terkejut.
"Masih mau remehin hm" ucap vino dalam aksinya.
"Gak vin.... ampun yah... ampun..."mohon wilona yang sangat merasa geli.
Dengan sigap vino menghentikan aksinya lalu menangkup rahang wilona dan menciumnya bibir mungil wilona dengan lembut. Kedua bola mata wilona terbelalak lalu meredup pelan, ikut larut dalam irama alunan gelora hasrat yang mulai terbersit dalam dirinya. Kini kedua bibir mereka bertautan erat, saling melumat dan mengulum, membangkitkan hangatnya bara asmara dalam kebersamaan.
" Mmmfhh...."desah wilona perlahan.
Lidah vino kini mencoba lebih intens, menyelusup melalui ke dua bibir lembut milik wilona. Kemudan mengait lidah lancip wilona mengajaknya bercengkrama dalam kelembutan basah mulutnya. Wilona pun tak kalah hangatnya membalas. Lidah mereka saling berpalun, saling membelit dengan panasnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
VOUS ATTENDRE(END)
RomanceAkan lebih baik gagal dalam suatu tujuan yang pada akhirnya akan membuahkan hasil, daripada berhasil dalam suatu tujuan namun gagal pada akhirnya. (●>∪<●)Laras Ayunda Wilona Saat senyuman berubah jadi kagum, saat gelak tawa berubah menjadi sayang, s...
