No way

1.5K 68 1
                                        

Cekidot
.
.
🔜

Jangan pernah mengeluh dalam menjalani hari-harimu, bersyukurlah atas nafas yang Ia berikan Padamu. Karena ia yakin kamu akan mampu untuk berjuang dan bertahan. Selama kamu yakin, tak ada yg tak mungkin. Percaya lah bahwa kamu lebih hebat dari yg kamu pikirkan.

Pagi yang cerah di apartemen vino, Wilona Tengah bersiap untuk pergi bersama dengan Leon dan Feli. Setelah semua beres wilo segera turun ke lobby apartemennya, karena disana Leon sudah menunggu.

"pagi semua." sapa Wilona yang turun menghampiri Leon dan Feli.

"Pagi " jawab Leon dan Feli bersamaan.

"Cantik amat Bu."goda Leon.

"Pala lo peyang ya yon. Cantik dari mana huh? Udah deh jangan kambuh dulu." ucap Wilona sambil memutar bola matanya, sedangkan feli hanya cekikikan melihat Leon dan Wilona yang siap akan bertengkar.

" ucap Wilona sambil memutar bola matanya, sedangkan feli hanya cekikikan melihat Leon dan Wilona yang siap akan bertengkar

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Wilona menggenakan kaos dan celana jeans hitam,feli menggenakan dress tanpa lengan dan dibalut jaket tipis. Sedangkan leon ia menggenakan kemeja kotak-kotak merah hitam dengan celana hitam robek-robek.

"udah ah... Ayo berangkat." Ucap Leon.

Mereka pun akhirnya masuk ke mobil milik Leon dan meninggalkan apartemen vino.

"Oh iya Yon." Panggil Wilona yang duduk dibelakang.

"Hmm." Gumam Leon menjawab.

"Vino kok tahu lo ke sini?" ucap Wilona yang penasaran.

"Ya tahulah orang Dia yang nyuruh gue ke sini." ucapnya tanpa sadar.

"Apa !! Dia nyuruh lo ke sini?" Tanya wilo tak percaya.

"Iya. eh nggak sih. Dia nggak nyuruh gue ke sini kok." Bantah Leon.

"Heleh Ngaku aja deh" ucap Wilona.

"Suer gue beneran nggak disuruh vino." ucap Leon.

"bohong lo kelihatan orang vino bilang sendiri kok sama gue." ucap Wilona yang langsung membuat Leon terkejut.

"Apa lo bilang... vino ngomong sama lo?" Tanya leon. Wilona pun mengangguk membenarkan ucapan leon.

"Bener-bener Ya tuh anak."gumam Leon pelan.

Hampir satu jam perjalanan mereka tiba di sebuah Cafe yang letaknya di pesisir pantai.
Mereka pun segera turun dari mobilnya namun langkah mereka terhenti saat ponsel di celana Leon berbunyi.

"halo"

"Lo dimana si lama banget"

"Iya bawel, gue udah di depan."

"Buruan deh kesini"

"iya iya ya elah santai aja kali." Ucap leon kemudian memutuskan panggilan teleponnya.

VOUS ATTENDRE(END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang