Biarlah aku menjadi orang yang paling menyebalkan disetiap hari-harimu yang nantinya akan kamu rindukan.
-Rizky Pramayudha-
***
”Mau nyusul mereka bertiga, atau mau tau keadaan Lina huh?” ucap Dimas menggoda.
”Kepo lu”
“Jujur aja napa Ki, mumpung kita berdua doang nih! Lo suka kan sama Lina?” ucap Dimas menaik-turunkan alisnya.
Mendengar ucapan Dimas, Rizky langsung berhenti dan seketika membuat Dimas yang berjalan di belakangnya terjatuh karena bertubrukan dengan tubuhnya akibat dirinya yang berhenti mendadak.
“Anjirr lo Ki”
“Hahaha, lo kenapa Dim? ngapain pake duduk di lantai segala?”
“Ini gara-gara lo anjirr, kalo berhenti bilang-bilang kek. Pantat gue sakit nih nyium lantai, mending nyium cewek gue mah” kesal Dimas.
Rizky yang melihat Dimas terjatuh tertawa terbahak-bahak.
“Bantuin kek, malah ketawa lo di atas penderitaan temen sendiri” Rizky pun membantu Dimas berdiri. “Lagian ngapain sih lo pake berhenti segala, katanya nyusulin tiga curut ke UKS” ucap Dimas sambil memegangi pantatnya yang masih sakit.
“Gue cuma mau bilang sama lo, kalo gue nggak suka sama si Lina-Lina itu, kayak yang lo bilang. Gue cuma jadiin dia target gue, nggak lebih.” ucap Rizky. Langsung meninggalkan Dimas yang masih setia berdiri di tempatnya.
“Eh Ki..Ki, tungguin kek. Ki..Ki woy tungguin.” teriak Dimas sambil mengejar Rizky. Namun yang di panggil, tetap tidak menyahut dan terus melanjutkan langkahnya.
***
Lina membuka matanya perlahan, sama-samar ia melihat banyak orang yang mengelilingi-nya. Lina berfikir mungkin ini hanya halusinasi-nya saja. Namun, saat matanya terbuka sempurna Lina menyadari ternyata benar di sekelilingnya adalah teman-teman kelasnya. Banyak pertanyaan yang ingin Lina tanyakan tentang ‘Mengapa banyak orang mengelilinginya? apa yang terjadi dengan dirinya? dan dimana dia berada.
Mereka yang melihat sedikit demi sedikit mata Lina mulai terbuka dan berusaha menyesuikan penglihatannya merasa lega, karena sudah hampir satu jam Lina tidak sadarkan diri.
“Linaaa gimana keadaan lo? sebelah mana yang sakit? kasi tau gue” ucap Karin panik.
“Lo buat kita panik tau nggak. Lo baik-baik aja kan sekarang?” timpal Salsabila.
“Siapa sih yang ngelakuin ini ke lo Lin?”
“Tau tuh, jahat banget”
“Buang aja tu orang ke laut”
“Kebun binatang aja lebih cocok”
“Kalian semua diem nggak! Lina lagi sakit kalian malah ribut!” ucap Fadli. Yang mulai jengah mendengar perdebatan teman-temannya.
Ceklekk
Suara pintu terbuka dan semua orang yang ada disana mengalihkan perhatiannya ke arah pintu. Ternyata itu adalah Winda yang baru saja datang dari kantin.
“Linaaa lo udah sadar?” teriak Winda kegirangan melihat Lina sudah terbangun dan langsung menghampiri Lina. “Gimana keadaan lo? sebelah mana yang sakit huh?” tanya Winda sambil memeriksa badan Lina.
YOU ARE READING
Complicated LOVE
Fiksi Remaja( Cover by @Retno_apriani) Dua orang remaja berlainan jenis itu sedang asik duduk di sebuah bangku taman. Menikmati kesejukan dan melihat anak-anak kecil bermain dengan riang tanpa beban. Dan kedua remaja itu pun juga berpikir lebih enak menjadi se...
