Setelah perlombaan masak tadi para siswa dipersilahkan untuk istirahat kembali atau menikmati api unggun dan kelas zahra berhasil meraih juara 4 memasak karena makanannya sedikit asin karena asep malah menambahkan banyak garam kedalam masakannya tapi ini bukan seutuhnya karena asep karena tadi saat masakan sudah matang asep menyuruh axel untuk mencicipinya
"Xel cobain nih"ucap axel sambil memberikan sendok yang berisi nasi goreng
Axelpun memakan nasi goreng utu layaknya chef
"Kurang garam nih "ucap axel berlagak seperti chef yang ada di tv
"Ah masa"ucap asep lalu mengambil sendok lain dan mencicipinya
"Teu oge lah"ucap asep
"Ih seriusan gue mah,lidah lo tuh kali bermasalah udah cepet tambahin garemnya lagi mau menang gak lo ?"tanya axel
"He'eh lah "ucap asep pasrah
Dan terjadilah nasi gorengnya keasinan tapi mereka tidak menyalahkan satu sama lain atau berantem karena hal seperti ini
"Yah padahal kalau gak keasinan kelas kita juara 1 kali"ucap sherli kesal
"Sorry temen-temen"ucap zahra bersalah
"Ini bukan salah loh kok ra,si axelnya aja noh pengen cepet kawin "ucap daffa
"Yehh apaan sorry ya lidah pak anwar sama bu gitanya aja kali yang bermasalah"ucap axel masih membela diri walaupun kenyataannya dia mengaku salah
"Serah lo deh xel asalkan kau bahagia"ucap rini
"Udah ah yuk kita masuk ke tenda udah cape nih gue"ucap lena
"Ya udah yah gue sama lena ke tenda dulu ya daaahhh"pamit zahra lalu pergi bersama lena ketenda mereka sementara yang lainnya masih ada yang bermain-main atau sekedar memandangi pemandangan malam ada juga yang istirahat seperti zahra dan lena karena kecapean
*****
"Aduh ra sumpah gue cape banget,mana tidurnya gak dikasur aduh encok semua deh nih tulang gue"keluh lena lalu berbaring
"Yaelah len sabar aja lusa juga kita pulang"ucap zahra lalu ikut berbaring disamping lena
"Eh ra tadi gue liat lo sama si iqbal pas loba masak tadi so sweet lo kalian"ucap lena menggoda
"Apaan dih len biasa juga ah"ucap zahra santai
"Ih seriusan baru pertama kali gue liat dia senyum tau gak abis si iqbal iketin rambut lo terus lo pergi dia senyum tau sambil natap kearah lo dan lo tau pas difoto sore itu si iqbal ngeliatin lo terus lo "ucap lena panjang lebar
"Yah mungkin dia tebar pesona kali"ucap zahra enteng
"Ih apaan tebar pesona orang keliatannya tulus,oh ya teris pas si iqbal kena cipratan minyak itu lo keliatan khawatir banget lo"ucap lena dan setelah lena mengucapkan itu zahra baru ingat jika iqbal belum sempat diobati karena tangannya yang tadi terkena cipratan minyak dan sedikit melepuh
"Ya ampun gue lupa"ucap zahra bangun sambil menepuk jidatnya lalu membuka tasnya dan mengeluarkan kotak obat dan pergi keluar
"Kenapa sih tuh anak,aneh banget lupa apaan coba"ucap lena heran
*****
Zahra pergi ketenda iqbal tapi iqbal tidak ada disana diapun terus mencari iqbal dan akhirnya menemuinya ada dipinggir api unggun sambil menatap api unggun dengan tatapan yang entahlah sulit dibaca iqbal memang misterius banyak hal yang tidak orang lain ketahui
"Ehem"deheman zahra berhasil membuat iqbal menolehkan mukanya kearah zahra tapi setelah beberapa detik kembali menatap kearah api unggun zahrapun duduk disamping iqbal dan langsung memegang tangan iqbal yang tadi terkena cipratan minyak tadi
"Eh"ucap iqbal kaget karena zahra tiba-tiba memegang tangannya
"Luka lo belum diobatin"ucap zahra sambil serius mengobati luka iqbal,sedangkan iqbal malah terus menatap zahra secara terang-terangan dan sedikit mendekatkan wajahnya kepada zahra untuk bisa melihat wajah zahra secara jelas dan saat zahra selesai mengobati luka iqbal dia terkejut karena saat ini wajahnya dan wajah iqbal sangat dekat karena menyadari ini iqbal dan zahra sama-sama mwnjauhakan wajah mereka dan menatap kearah lain
Canggung sekitar 30 menit sampai iqbal memecahkan keheningannya dengan kalimat yang singkat
"Makasih"
"Iya sama-sama"ucap zahra saat zahra hendak pergi tangannya dipegang oleh iqbal
"Udah ngantuk ? Temenin gue"tanya iqbal sambil memohon dan akhirnya zahra menuruti maunya iqbal dan kembali duduk disamping iqbal dan tiba-tiba handphone iqbal berbunyi ada sebuah pesan masuk dan saat iqbal membacanya terlihat sekali perubahan drastis wajahnya antara sedih,senang,khawatir,takut dan karena melihat perubahan drastis itu zahra memberanikan diri untuk bertanya
"Kenapa ??"tanya zahra
Iqbal menghela nafas berat dan melihat kesekitarnya yang sudah mulai sepi tinggal tersisa dia dan iqbal yah tentu saja ini sudah mau hampir jam setengah satu malam
"Gak ini udah malem,lo tidur aja"ucap iqbal
"Gue belum ngantuk,lo kalau ada masalah cerita aja gue gak bakal comel kok"ucap zahra yang sudah mulai kepo menurutnya iqbal adalah cowo yang penuh misteri
Lagi-lagi iqbal menghela nafasnya
"Boleh gue meluk lo ?"tanya iqbal entah kenapa tiba-tiba dia malah melontarkan
Pertanyaan ini karena saat ini iqbal sedang membutuhkan tempat untuk menenangkan hatinya
Dan entah juga karena kasian atau apa zahra malah mengangguk dan tentu saja iqbal langsung memeluk zahra dan zahra melihat bahu iqbal sedikit bergetar
Apakah cowo ini menangis ??
Dan saat iqbal melepaskan pelukan itu memang matanya berkaca-kaca tapi tidak ada tetesan air mata yang mengalir di pipinya karena sudah dihapus olehnya
"Menangis bukan berarti lo lemah,menangis artinya lo kuat lo siap buat menghadapi hal sesulit apapun itu "ucap zahra berusaha memberi semangat kepada iqbal sementara iqbal hanya mengangguk saja
"Lo mau cerita ??"tanya zahra
Setelah menarik nafas dalam-dalam akhirnya iqbal mulai menceritakan kepada zahra sedikit tentang kehidupannya bukan seluruhnya
"Abang gue bakal pulang dari australi dan akan tinggal disini"ucap iqbal berusaha kuat
"Bagus dong,kenapa lo sedih ??"tanya zahra
"Gue takut kalau abang gue bakal disakiti kalau tinggal disini"ucap iqbal
"Disakiti siapa ?"tanya zahra tapi iqbal malah diam dan setelah beberapa menit zahra baru menyadari mungkin belum saatnya iqbal mau menceritakan semuanya kepada zahra
"Ya udah lo istirahat sana jangan begadang nanti sakit,besok lo masih harus berpetualang kan ditengah hutan"perintah zahra dibalas dengan anggukan iqbal
"Makasih,lo juga istirahat"ucap iqbal lalu pergi bersama zahra ketenda mereka masing-masing
Hello everybabeh baru update lagi gimana ? Tambah gaje gak sih
Apa perasaan kalian pas udah baca part ini ?
Maaf ya kalau masih banyak typo
Please coment dong biar mangatse🙂
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA DALAM DIAM ( Complete)
Teen Fiction"Mungkin ini salahku mencintaimu dalam diam,tapi aku juga sadar jika aku hanya bisa menjadi pengagum rahasiamu saja yang terus mendukungmu didalam setiap langkah" ~Z~ "Maaf aku terlambat,jika bukan dia yang aku cintai tapi kamu,yah kamu yang selalu...
