Ditengah perjalanan meira berniat untuk memberikan bunga untuk rey beruntung kali ini jalanan sedang kosong tapi saat meira akan menepikan mobilnya tiba-tiba saja remnya tidak bisa berfungsi
Meira merasa sangat panik tapi dia berusaha tetap tenang media langsung berusaha mengendalikan mobilnya supaya tidak menabrak pengguna jalan yang lain
Media berusaha mengeluarkan ponselnya dan mengirim vn kepada rey
"Fer maafin aku,Aku gak bisa nempatin janji aku buat dateng ngeliat kamu tanding tapi aku yakin kok kamu pasti menang, fer aku mohon kamu harus kuat buat menghadapi cobaa-cobaan selanjutnya yang bakal kamu terima nanti kamu gak boleh sedih dan janji sama aku jangan pernah lupain aku
Muhammad reynand ferdian aku meira aprilia sangat......mencintaimu" sayangnya voice note itu belum terkirim dan masih ceklis satu
Lalu media teringat dengan adik satu-satunya dia pun bergegas mengirim vn kepada adiknya
"Hai adik kakak maafin kakak ya kalau selama ini maka belum bisa jadi kakak yang terbaik buat kamu maafin kakak kalau selama ini kaka suka cerewet sama kamu tapi kamu harus percaya sama kakak kalau kakak itu sangat sayang sama kamu,oh ya kakak pesan kamu setelah ini kamu gak boleh nangis ya kakak gak suka liat adik kakak yang ganteng ini nangis dan tolong jangan salahin pacar kaka itu ya kakak mau ngeliat adik kakak ini selalu bahagia maafin kakak yang ninggalin kamu sendirian
Bentar lagi kakak bakal kumpul lagi sama mamah papah kakak tunggu ya kedatangan kamu juga tapi jangan cepet-cepet soalnya kakak masih pengen jadi anak kesayangan papah mamah disana nanti kalau udah ada kamu kakak gak jadi anak kesayangan lagi dong
Kakak sayang sama kamu dek "ucap terakhir meira yang masih berusaha tenang meskipun hatinya sudah sangat tidak karuan dan setelah itu hanya gelap yang meira rasakan
*****
Saat sudah berganti pakaian rey langsung membuka handphonenya karena khawatir kepada meira yang tidak datang saat pertandingannya tadi dan rey sama sekali belum membukan handphone apalagi membuka data
Tapi rey berusaha berfikir positif mungkin saja meira terjebak macet dan datang terlambat tetapi,saat panggilan telpon rey tidak diangkat perasaannya sangat khawatir
Dan ketiak dia membuka data ada voice note dari meira dan rey bisa bernapas lega sambil tersenyum,rey pun langsung bergegas membuka voice note yang dikirim meira tetapi ketika rey sudah membuka voice note tersebut tubuhnya terasa kaku dan seperti ada sesuatu yang menghantam hatinya hingga hancur berkeping-keping entah kenapa rey merasa sebentar lagi dia akan kehilangan kekasihnya itu
"Meira"lirih rey dan setelah itu air matanya pun tumpah iqbal dan anita (mamah iqbal) yang kebetulan tadi menonton pertandingan rey langsung menghampiri rey yang sudah terduduk lemas dengan air mata yang terus mengalir dipipinya
"Eh bang kenapa ?"tanya iqbal yang saat itu masih kelas 8 smp sedangkan rey sudah kelas 12 sma
"Mah,meira mah meira "ucap rey lirih
"Kenapa meira sayang ? Pacar kamu itu kenapa hah ?"tanya anita lembut sambil memeluk putranya yang untuk pertama kalinya sangat terpuruk
"Meira, mah aku harus ketemu dia sekarang mah"ucap rey yang sudah tidak bisa mengontrol dirinya yang benar-benar seperti orang linglung
"Sabar sayang sabar kamu mau ketemu meira iya ? Ayo mamah antar"saat mereka akan pergi tiba-tiba saja handphone rey berdering diapun langsung mengangkat telponnya lagi-lagi pernyataan seseorang disebrang sana membuat rey terduduk lemas untuk saja saat ini ada iqbal dan anita yang menopang tubuhnya
"Sayang kenapa ?"tanya anita khawatir
"Meira kecelakaan mah "ucap rey lemah dia pun langsung menghapus air matanya dan bergegas menuju rumah sakit tempat meira berada sekarang bahkan luka bekas pertandingannya tadi pun tidak dia hiraukan
Sedangkan iqbal dan anita hanya bisa mengikuti rey dari belakang karena mereka takut jika pria itu akan lepas kendali
*****
"Dok,dimana meira dok DIMANA MEIRA ?"teriak rey frustasi sedangkan dokter yang menangani media hanya bisa menepuk pundak rey karena ikut sedih terhadap apa yang dia alami
"Yang sabar ya nak,tuhan lebih sayang dia"
"APA MAKSUD DOKTER HAH ? "teriak rey lagi kini sambil mencengkeram kerah baju dokter itu
"Pasien tidak bisa diselamatkan "jawab dokter itu menunduk
"BACOT LO"rey hendak memukul dokter itu tapi untung saja iqbal sudah terlebih dahulu menghalanginya
"Bang,lo sadar dong woy TENANG kak meira gak bakal suka liat lo emosional kaya gini"nasehat iqbal, rey tidak menghiraukan nasehat iqbal dia langsung bergegas masuk kedalam ruangan meira disana sudah ada meira yang ditutupi dengan kain
"Mei bangun mei aku gak bisa hadapi masalah ini tanpa ada kamu mei bangun"mohon rey sambil berusaha menggoyangkan tubuh meira
"Mei aku janji aku gak akan berantem lagi,aku akan turuti semua kemauan kamu mei,aku janji asal kamu bangun mei udah cukup tidurnya sekarang waktunya bangun mei please bangun"tapi tetap saja meira tidak bereaksi apa-apa
"MEIRA BANGUN MEIRA GUE CINTA SAMA LO BANGUN MEIRA....."teriak rey lalu anita langsung mendekap putranya yang terlihat sangat rapuh itu dan berusaha menenangkannya
*****
"Gue janji mei gue gak akan ngelupain lo untuk selamanya "ucap rey yang kini sedang ada dimakam gadis yang dia cintai itu tapi saat rey hendak berisi pergi dari sana tiba-tiba saja ada yang memukulnya
"BANGSAT LO ANJING"
"LO UDAH BIKIN KAKA GUE MENINGGAL,HARUSNYA LO YANG MATI BANGSAT"ucap pria itu sambil terus memukul rey yang sudah tidak berdaya yah pria itu adalah vero adik dari kekasihnya
"LO HARUS MATI ANJING"geram vero dan terus saja memukuli rey hingga akhirnya rey jatuh tidak sadarkan diri karena sama sekali tidak melawan serangan vero sedangkan vero hanya meninggalkannya sendirian disana
Yeay akhirnya selesai part tentang rey-meira ya gimana seru gak sih jadi saat itu vero belum baca voice note dari kakaknya ya dan baru buka saat dia minta maaf ke iqbal
Maaf ya kalau masih ada typo
Dan maaf juga updatenya ngaret tadinya aku tuh mau update pas malam minggu eh ternyata kuota aku abis jadinya pas malamnya padahal siang sampai sore masih ada gagal deh
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
2 PART LAGI NIH GUYS ENDING YUHU
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA DALAM DIAM ( Complete)
Fiksi Remaja"Mungkin ini salahku mencintaimu dalam diam,tapi aku juga sadar jika aku hanya bisa menjadi pengagum rahasiamu saja yang terus mendukungmu didalam setiap langkah" ~Z~ "Maaf aku terlambat,jika bukan dia yang aku cintai tapi kamu,yah kamu yang selalu...
