Sedari tadi salma tidak berhenti menangis dan membuat iqbal kebingungan
"Udahlah sal gak usah nangis terus gak kasian apa sama mata lo udah bengkak gitu "ucap iqbal
"Hiks hiks hiks apa gue salah bal mencintai kak rey hah ?"tanya salma masih dengan sisa tangisannya
"Gak sal"yang salah itu gue yang terlalu cinta sama lo sampai ngebut abang gue jadi gitu sama lo
"Bal gue salah apa hah sampai kak ery gak mau mencintai gue juga hah"
"Udah sal lo tau kan bang rey emang gitu orangnya Udahlah nanti juga dia baik lagi"ucap iqbal sambil menatap lurus kedepan dan tiba-tiba saja salma mengencerkan kepalanya dibahu iqbal
"Hiks hiks tapi bal sebegitu bencinya dia sama gue hiks hiks"ucap salma karena tidak tahan lagi melihat salma bersedih iqbal langsung memeluknya memberikan kekuatan
Kenapa sih sal lo gak bisa liat ke arah gue,gue mencintai lo dengan tulus bukan bang rey ,gue yang selalu ada saat lo membutuhkan sandaran sal bukan bang rey batin iqbal berteriak
"Udah ya lo jangan nangis lagi,ayo gue anter lo pulang"ajak iqbal sambil menghapus air mata salma dan hanya dibalas anggukan oleh salma
*****
Selama diperjalanan tidak ada pembicaraan sama sekali mereka sibuk dengan pikirannya masing-masing sampai iqbal berhenti tepat dirumah salma
"Makasih ya bal"ucap salma sambil berusaha tersenyum
"Iya sama-sama lo masuk gih,istirahat yang cukup muka lo pucat banget tau"sindir iqbal
"Iya,iya"kesal salma sambil mengerutkan bibirnya
"Ya udah gue pulang dulu ya,titip salam buat om sama tante "ucap iqbal
"Iya ,bal besok....gue boleh kan jenguk kak rey lagi ?"tanya salma sambil memilih ujung baju nya
Iqbal terlihat berpikir sebentar
"Kalau gue bilang engga pun lo pasti bakal jenguk kan "ucap iqbal pasrah karena tau sikap keras kepala salma
"Jadi boleh kan ?"tanya salma antusias
"Hm"
"Yeay makasih ya bal,semoga aja besok kak rey gak kaya tadi"mohon salma
Dan iqbal hanya bisa tersenyum mendengar permohonan salma itu ternyata benar kata orang jika kita sudah mencintai seseorang kita tidak akan peduli seberapa banyak sakit yang akan kita terima untuk mencintai orang itu dan apakah itu juga berlaku kepada salma ?
Dan bagaimana dengan dirinya sendiri apakah iqbal juga rela menyakiti hatinya sendiri demi orang yang dia cintai
"Ya udah sana gih pulang hush"usir salma lalu langsung pergi kedalam rumahnya dengan senyum yang terus mengembang padahal baru saja tadi dia menangis-nangis karena kelakuan abangnya dan iqbal hanya bisa fake smile melihat itu semua
*****
Setelah beberapa menit akhirnya iqbal sampai dirumah sakit tempat abangnya dirawat saat memasuki kamar rawat abangnya ternyata abangnya itu sedang asik memainkan handphonenya sepertinya sedang chat-an dengan seseorang
Karena bosan diacuhkan oleh abangnya akhirnya iqbal berdehem untuk mengalihkan perhatian abangnya dari hape yang sedari tadi membuat abangnya sampai tertawa ngakak
"Eh bal kapan lo disini ?"tanya rey yang sudah menyimpan handphonenya di samping brankarnya
"Dari zaman negara api menyerang"ketus iqbal
"Hahaha ternyata lo punya selera humor juga ya"ucap rey sambil menepuk pundak iqbal
"Selera humor lo aja yang receh"cibir iqbal
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA DALAM DIAM ( Complete)
Roman pour Adolescents"Mungkin ini salahku mencintaimu dalam diam,tapi aku juga sadar jika aku hanya bisa menjadi pengagum rahasiamu saja yang terus mendukungmu didalam setiap langkah" ~Z~ "Maaf aku terlambat,jika bukan dia yang aku cintai tapi kamu,yah kamu yang selalu...
