Pagi-pagi zahra sudah siap untuk sekolah entah kenapa semenjak mengetahui jika iqbal kepo kepada seorang perempuan yang katanya akan menjadi murid baru dikelasnya zahra merasa ingin cepat-cepat sampai sekolah dan melihat siapa yang membuat seorang iqbal begitu penasaran
"Arka....."panggil zahra dari ruang makan
"Eh sayang jangan teriak-teriak malu tuh ada om richard"tegur bella (mamah zahra)
"Hehehe maaf "cengir zahra
"Lagian kamu itu zahra,anak perempuan gak baik teriak-teriak kaya gitu malu kan nanti kalau punya pacar "nasehat tante ghina
"Iya tante maaf"ucap zahra sambil mengercutkan bibirnya tidak lama kemudian arka turun dari tangga dan langsung memakan sarapannya dengan cepat
"Eh arka pelan-pelan dong makannya "tegur tante ghina
"Maaf tante arka buru-buru,kak maaf ya gue gak bisa anter lo dulu hari ini gue udah janjian sama temen "ucap arka lalu langsung mencium tangan mamahnya,tante ghina dan juga om richard setelah itu keluar dari rumah
"Ish si arka nyebelin banget sih,gue udah nunggu lama eh dianya malah duluan"kesal zahra sambil melipatkan tangannya didepan dada
"Udah sayang sabar,biar mamah aja yang anter ya"ucap bella
"Tapi emangnya mamah gak bakal telat ?"tanya zahra
"Biar saya yang antar "usul om richard
"Iya kak,biar richard aja yang antar zahra nanti kakak telat lagi ke kantor"ucap tante ghina setuju
"Ya udah makasih ya richard,kalau begitu kakak pergi kekantor dulu ya,sayang maafin mamah ya untuk kali ini mamah gak bisa anter kamu tapi mamah janji deh lain kali mamah bakal anter kamu ke sekolah ya"ucap bella dengan lembut
"Iya mah gpp udah jangan khawatir sama zahra"ucap zahra sambil tersenyum lalu mengambil punggung tangan mamahnya dan menciumnya
"Kakak titip rumah ya ghin"setelah itu bella pergi
"Ya sudah ayo kita berangkat"ajak richard
"Tante zahra berangkat sekolah dulu ya"ucap zahra lalu mencium punggung tangan tantenya
"Iya sayang,hati-hati ya belajar yang rajin"nasehat tante ghina
"Ayo om"ajak zahra tersenyum
"Semoga dengan kehadiran seorang laki-laki dirumah ini kamu bisa segera melupakan kenangan pahit di masa lalu"lirih tante ghina sambil menatap kepergian keponakannya itu
*****
"Udah om berhenti disini aja"pinta zahra saat mobil yang dikendarai om richard sudah sampai didepan gerbang sekolahnya
"Ya sudah kamu belajar yang rajin ya"nasehat om richard lalu mengelus rambut zahra setelah itu zahra langsung mencium tangan pria yang sebentar lagi akan menjadi om nya itu
"Ra"panggil ilham
"Eh hai"sapa zahra
"Tumben gak dianter adik lo ?"tanya ilham karena tau jika setiap hari zahra selalu diantar oleh adiknya itu
"Engga dia lagi ada urusan gitu jadi yah begitulah"jawab zahra
"Mau langsung ke kelas ?"tanya ilham lagi
"Emm...iya emang kenapa ?"tanya zahra
"Temenin gue yuk ke kantin,gue belum sarapan kan gak enak kalau gue ke kantin sendirian aja gue traktir kok tenang aja "pinta ilham
"Emm gak usah deh gue udah sarapan tapi...gue temenin lo aja ya sarapan "ucap zahra ragu-ragu
"Oke ayo"ajak ilham lalu mengambil tangan zahra menariknya ke kantin
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA DALAM DIAM ( Complete)
Roman pour Adolescents"Mungkin ini salahku mencintaimu dalam diam,tapi aku juga sadar jika aku hanya bisa menjadi pengagum rahasiamu saja yang terus mendukungmu didalam setiap langkah" ~Z~ "Maaf aku terlambat,jika bukan dia yang aku cintai tapi kamu,yah kamu yang selalu...
