Bel
"Len kita masuk yuk nanti telat lagi "ajak zahra
"Cie yang udah gak sabar ketemu doi"goda bayu
"Apaan sih doi siapa?"tanya zahra bingung
Yah lagi-lagi sifat lelet berpikir zahra kembali lagi
"Oke dah kita pergi dulu ya"pamit lena karena tidak ingin menjelaskan panjang lebar kepada zahra
sedangkan bayu hanya menggaruk-garukan kepalanya sambil geleng-gelengyang tidak gatal melihat kepergian zahra dan lena
"Gak ngerti gue,tuh cewe gak peka amat ya"cibir bayu
"Lagian lo mah pake kode-kode an segala udah tau si zahra lelet mikirnya plus gak peka"ujar katrin sambil mendorong tubuh bayu sedikit kencang
"Weh biasa aja kali,gak usah dorong-dorong modus lo pengen pegang gue"sewot bayu yang tidak terima karena tubuhnya di dorong oleh katrin
"Ih najiss gue moduain loh"kesal katrin
"Yaelah bilang aja kali kalau lo suka sama gue,jaim banget sih lo"cibir bayu dengan sangat percaya diri dan muka yang so cool
"Ih kepedean banget sih lo"gidik katrin ngeri melihat tingkah bayu
"Siapa juga yang kepedean emang bener kali lo suka sama gue ya kan ?"tanya bayu sambil menaikan satu alisnya dengan sombong
"Ogah gue suka sama lo,eh mel kita pergi yuk ke kelas males gue ngeladenin orang yang gak waras"ajak katrin pada amel sambil menatap jijik bayu
"Iya ayo"jawab amel lalu mereka pun pergi dari kantin
"Eh bay lo suka ya sama si katrin ?"tanya dev menggoda
"Gue,ogah gue suka sama dia"tolak bayu mentah-mentah
"Masa,kok lo kaya yang suka ya"ilham ikut-ikutan menggoda
"Diem deh lo berdua,inget ya gue gak bakal suka sama dia"tegas bayu
"Masaaaaa"goda dev dan ilham sambil teriak dan lari kekelas mereka
"Ihhhh awasss aja ya kalian berdua abis lo ditangan gue"kesal bayu
"Bayu kenapa kamu masih disini ?"tanya pak deni (guru bk)
"Eh pak,ini saya juga mau kekelas kok pak heheh"cengir bayu lalu mencium punggung tangan pak deni
"Saya duluan yah pak,assalamualaikum"pamit bayu yang ketakutan lalu lari
*****
"Eh ra si iqbal ngeliatin lo aja tuh"ucap lena memberitahu
"Bodo amat"acuh zahra
"Ih ngapain coba gue harus ketemu cowo kaya dia "batin zahra
Lalu zahra dan lena duduk di bangkunya masing-masing dan pelajaranpun dimulai
*****
"Ra gue gak bisa pulang bareng lo ya soalnya dev udah nunggu "ucap lena sambil memasukan buku-bukunya kedalam tas
"Iya gpp "jawab zahra
"Gue duluan ya ra dah"pamit lena lalu pergi
"Lo pulang bareng gue"ajak iqbal dingin
"Gak,gue bisa pulang sendiri"tolak zahra
"Lo harus ngajarin gue"tegas iqbal
"Gak sekarang,gue males "jawab zahra lagi-lagi menolak karena hari ini hatinya sedang kesal karena iqbal dan dia tidak ingin memperburuk suasana hatinya dengan terus bersama iqbal
"Pokoknya lo duduk disini dan ajarin gue,gue gak mau tau"
"Maksa banget sih"
"Bodo"
"Amat ,gue mau pulang"ucap zahra sambil menggendong tasnya
Tapi tangan zahra ditahan lalu ditarik ke bangku oleh iqbal
"Cepet duduk dan ajarin gue,gue gak punya banyak waktu"
"Minta diajarin maksa banget"cibir zahra pelan
"Gue denger"
"Iya gue tau ,bahkan lo juga bisa denger pembicaraan semut kan"ketus zahra lalu mengeluarkan bukunya dan mulai mengajari iqbal
"Gue mau ke kantin dulu,lo mau apa ?"tanya iqbal dingin
"Engga usah"tolak zahra
"Lo gak budek kan gue nanya mau apa ?bukan mau atau engga "tegas iqbal
"Gue gak mau apa-apa"tolak zahra
"Gue cuma mau secepatnya pergi dari sini dan terbebas dari cowo ini"batin zahra kesal
"Jangan coba-coba kabur "ucap iqbal memberikan peringatan
"Iya,iya bawel banget sih,Kalau gue kabur juga lo pasti bakal nyuruh gue buat ngajarin lo "ketus zahra
Iqbal pergi dan tidak menghiraukan perkataan zahra sedikitpun
"Tadi dia yang bilang jangan buang-buang waktu eh malah dia sendiri yang buang-buang waktu dasar cowo aneh"gerutu zahra sambil mengeluarkan buku-bukunya dengan kesal
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA DALAM DIAM ( Complete)
Teen Fiction"Mungkin ini salahku mencintaimu dalam diam,tapi aku juga sadar jika aku hanya bisa menjadi pengagum rahasiamu saja yang terus mendukungmu didalam setiap langkah" ~Z~ "Maaf aku terlambat,jika bukan dia yang aku cintai tapi kamu,yah kamu yang selalu...
