10

4.2K 321 53
                                    

"Kau punya camilan tidak sajangnim?" si manis Jinhwan tiba - tiba menghampiri Taeyong yang sedang asyik memencet layar hp.

"Kau itu kecil - kecil tak ada kenyangnya," jawab Taeyong agak kesal pasalnya uke kebanggaannya itu tak ada habisnya jika tentang makanan.

"Aku lapar dan malah lupa membawa camilan, besok aku akan menggantinya oke?" mohon Jinhwan sambil melebarkan matanya sehingga imut seperti anak anjing.

"Oke oke, janji besok diganti?" tegas Taeyong sambil beranjak mengambil camilan yang ada di tasnya.

"Iya iya, sajangnim jangan pelit - pelit. Jika bukan karena aku, film - film itu tidak akan sukses," balas Jinhwan menyombongkan diri.

"Aku tidak pelit, iya - iya Jinhwan - ssi," dan Taeyongpun menyerahkan sebungkus potato rasa balado kepada Jinhwan.

"Gomapta, sajangnim," Jinhwan menerimanya dengan senang dan langsung beranjak ke tempat tidurnya, tepatnya ruangannya. Sebenarnya ada dua kamar yang seharusnya masing - masing ditempati oleh Taeyong dan Ten namun karena kedua makhluk itu memaksa nya jadi mereka tidur sekamar. Sedangkan Jinhwan sendiri sekamar dengan Jaehyun.













"Ten kau sudah tidur?" tanya Taeyong dengan suara lembut nan sexynya.

"Belum, aku tidak bisa tidur," jawab Ten sambil membalik badannya menghadap Taeyong.

"Bagaimana kalau kita bermain sebelum tidur," ajak Taeyong tanpa menimbulkan kecurigaan sedikitpun, walaupun begitu kalian pasti tahu permainan seorang Taeyong.

"Bermain apa?" tanya Ten polos.

"Bagaimana kalau TOD?" saran Taeyong.

"Asyik juga, tapi kita juga bisa ajak Jaehyun dan Jinhwan agar tambah seru," tambah Ten.

"Tapi bagaimana kalau mereka sudah tidur?" bagaiamanapun juga Taeyong hanya mau bermain dengan Ten.

"Aku cek saja dulu," dan Tenpun segera beranjak meninggalkan Taeyong yang masih terduduk diujung ranjang.

Tap tap!

Suara langkah kecil Ten menuju kamar Jaehyun dan Jinhwan terdengar keras. Ditambah lagi deritan beberapa kayu disela - sela langkah Ten.

"Jaehyun, Jinhwan - ssi, " panggil Ten kecil dan langsung mendapat respon dari sang pemilik kamar.

"Ne!" jawab sebuah suara lembut dan itu suara Jinhwan.

"Ehmm, apakah kalian sudah mengantuk?" tanya Ten agak tidak enak.

"Tidak juga, memangnya ada apa?"

"Kalian mau bermain TOD bersamaku dan Taeyong tidak?" ucap Ten yang didengar oleh Jaehyun.

"Aku mau!" seru Jaehyun semangat, ini sebuah kesempatannya.

"Bagaimana denganmu Jin?" tanya Ten lagi yang belum menjawab.

"Why not," jawab Jinhwan dengan senang hati dan merekapun langsung menghampiri Taeyong.

"Taeyong, we're back!" ucap Ten semangat tapi tidak dengan Taeyong. Apakah kejadian tadi sore yang masih terasa menyebalkan. Tetapi untungnya dewi Fortuna sedang berpihak padanya sehingga membuat Jaehyun pergi.

"Hm," Taeyong hanya membalas Ten dengan deheman kecil, mungkin karena sebal.

"Jadi kita akan menggunakan botol ini sebagai pengundi," ucap Ten sambil menunjukkan botol yang sudah ada di genggaman tangannya.

"Oke, sekarang kita duduk mengelilinginya," tambah Jinhwan dan diikuti oleh tiga anak lainnya.

"Siapa yang akan memutar nya?" tanya Ten dan memandangi mereka satu persatu satu.

사랑을했다 «Love Scenario»📝 •TAETEN•Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang