Tanpa menghiraukan perkataan Jinhwan, Jaehyun langsung menarik Ten pergi. Jinhwan tidak dapat menahannya."Lepaskan aku!!! Sardarlah!!!!!" teriak Ten keras yang menjadikannya sebagai pusat perhatian.
Jaehyun berhenti dan diam, menatap Ten sendu.
"Maaf," ucapnya sambil melepas cengkramannya."Aku sering hilang kendali, terimakasih telah mengingatkanku," tambahnya lagi.
"Untung kau segera sadar!!" Jinhwan yang baru saja sampai langsung menghela napas lega.
"Sisi liarku sering tiba - tiba muncul jika terangsang," Jaehyun menggaruk - garuk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.
"Maka dari itu kau harus coba mengendalikan nafsumu!" nasehat Jinhwan layaknya seorang ibu yang menasehati anaknya.
"Kalian juga harus jauh - jauh dari hal yang merangsang," timpal Jaehyun.
"Kau itu yang gampang terangsang sih!" salah Ten pada Jaehyun.
"Bukan aku, tapi hyung yang terlalu menggoda,"
"Sudahlah lupakan, kita lanjutkan tur kita disini," Jinhwan langsung menarik kedua orang yang lebih tinggi darinya itu.
-
Mereka menikmati semua yang ada di Sanrio ini seperti berfoto bersama, naik wahana serba Hello Kitty yang sangat menyenangkan hati. Disana mereka juga berfoto dengan anak - anak yang sedang bertamasya. Tak jarang juga ibu - ibu yang memuji ketampanan mereka. Mereka juga lebih suka dipuji dengan perkataan 'tampan' dibanding 'cantik' seperti yang sering diucapkan oleh seme mereka.
"Aku lapar, bagimana kalau kita membeli takoyaki?" ucap Jaehyun saat melihat mini restoran yang menjual takoyaki yang tentunya serba Hello Kitty.
"Tentu saja, aku belum pernah mencobanya," Ten langsung menyetujui pendapat Jaehyun. Merekapun segera mendatangi restoran mini itu.
Saat sampai di restoran tersebut, mereka langsung mencari tempat duduk yang kosong. Jaehyun langsung memesan pesanan, sedangkan dua uke manis itu tinggal menunggu pesananannya saja.
"Ten, mengapa Taeyong tidak ikut?" tanya Jinhwan kepada Ten.
"Dia tadi ada urusan mendadak katanya," jawab Ten jujur.
"Ohh, tapi ngomong - ngomong kau curiga tidak sih dengan Yuta?" tiba - tiba perkataan Jinhwan menjadi serius.
"Curiga? Memang nya ada apa dengan Yuta hyung?" tanya Ten dengan polos.
"Sepertinya dia menyukai sajangnim," bisiknya.
"Aahhhhhh.....aninde! Tidak boleh, Taeyong hanya milikku,"
"Kau ingat saat dia meracau kan?"
"Iya, iya dia mengatakan ini itu tentang Taeyong yang tentunya saja membuatku panas, huh menyebalkan sekali,"
"Itu sih hanya menurutku saja, tapi entahlah,"
Ten terus terbayang - bayang perkataan Jinhwan.
-
Tak terasa mereka telah menghabiskan waktu untuk mengitari seluruh Sanrio. Badan mereka juga sudah lelah, jadi ini waktunya untuk berpisah dengan surga Hello Kitty ini.
"Aku lelah sekali, ayo kita kembali ke vila. Taeyong pasti sudah menunggu," ucap Ten, dalam lubuk hatinya ia sudah sangat merindukan sosok pangerannya itu.
"Hm, aku juga sudah lelah," ternyata Jinhwan tak jauh beda dari Ten.
Akhirnya mereka keluar dari Sanrio dan menaiki taksi, setelah itu menuju ke stasiun dan menaiki kereta untuk kembali ke vila.

KAMU SEDANG MEMBACA
사랑을했다 «Love Scenario»📝 •TAETEN•
Fanfiction🔞Warning🔞 Hidup Ten benar - benar hancur hingga ia memutuskan akan bunuh diri. Namun, semua itu berubah ketika seorang pria super tampan bernama Lee Taeyong yang menawarinya untuk menjadi bintang film pornonya. «Start from 12일 1월 2019년»