Meet up

4.8K 529 23
                                        

Seorang anak laki - laki bersurai blonde baru saja keluar dari gedung teater. Ia merapatkan jaketnya dan sedikit membenahi letak syalnya.

Tangannya merogoh saku jaket untuk mengambil ponselnya, dengan lincah jarinya mencari nomor seseorang lalu menghubunginya.

"Halo sayang, ada apa?" suara baritone dari seberang membuatnya tersenyum tanpa sadar.

"Kak changbin jangan tidur malem - malem. Jangan lupa pake jaket, udara lagi dingin." ucap felix sambil berjalan pulang.

Felix mempunyai seorang kekasih bernama changbin, mereka kenal lewat aplikasi tinder. Mereka hanya berbeda kota, namun belum pernah bertemu sama sekali karena kesibukan masing - masing.

"Udah tau diluar dingin, ngapain kamu masih keluar."

felix meringis pelan, "Aku baru pulang kerja kelompok."

sosok di seberang telefon berdecak kesal.

"Gak usah boong. Orang kamu abis nonton teater."

Langkah felix berhenti seketika, darimana kekasihnya itu tau? ia mengedarkan pandangannya menyapu kesegala sudut tergelap jalanan sekalipun, untuk mencari seseorang yang terlihat sedang bertelefon.

"Nyariin apa? celingukan gitu."

Beberapa orang yang melewati trotoar tempat felix berdiri itu menatapnya heran. Felix kembali berjalan sambil sesekali menengok ke sekelilingnya.

"Kakak dimana?" tanyanya yang dijawab kekehan ringan oleh changbin.

"Satu langkah memutar di belakangmu."

Felix segera membalikkan badannya dan di kejutkan oleh sosok yang ia yakini tak lebih tinggi darinya itu berdiri tepat di hadapannya.

Sosok itu mengenakan pakaian serba hitam dari ujung kaki hingga kepala.

Changbin membuka masker hitamnya, lalu menyodorkan setangkai bunga mawar merah.

"Finally, kita meet up." ucapnya, felix langsung menerjang tubuh changbin dan menenggelamkan wajahnya ke ceruk leher yang lebih tua.

"Kirain kakak bercanda minggu lalu pas bilang mau kesini." gumam felix masih dalam pelukan changbin.

"Kakak serius, apalagi buat ini." changbin mengeluarkan kotak beludru dari saku jaketnya dan membukanya. ia mengambil cincin yang ada di dalamnya lalu memasangkan nya di jari manis felix.

Dan di detik selanjutnya felix kembali menubruk badan changbin dan memeluknya lebih erat.

" i love you kak changbin."

"Love you too mrs. seo."




Fin.

sweet things [straykids]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang