Fate(short chapter)

2.8K 327 14
                                        

   "Apa?!"tanya Hinata "itu tidak mungkin,dia bersamaku beberapa jam yang lalu..dia bersamaku sepanjang minggu ini!" tegas Hinata.

   "Maaf nona Hyuga,tapi kami tak bisa memproses kasus ini jika kau tidak memberi pernyataan yang valid"ujar polisi itu.

   "Nona,anda menghilang selama beberapa hari..lalu kembali secara misterius..selama anda diculik,mungkinkah penculiknya memberimu sesuatu?seperti bentuk makanan atau sesuatu?"tanyanya lagi.

   Hinata menghela nafas tak percaya "Kau curiga aku berhalusinasi huh?"tanya Hinata.

  "Bukan,hanya saja kami sering menemukan hal-hal seperti ini..biasanya mereka diberi minuman yang akan membuat pikiran mereka kacau agar identitas si pelaku tidak di keta--".

   " Aku sudah tau itu!aku bekerja di tim penyelidikan kau tak harus menjelaskanya!!"teriak Hinata lalu menggebrak meja di depanya sampai barang-barang diatasnya berjatuhan "Dengar,aku tak ingin nama hukum tercoreng karena kami menangkap orang yang salah apa yang ingin aku katakan adalah--"

   Kata-kata Hinata tak sempat di teruskan ketika Kiba menarik tanganya dan menyeretnya keluar dari kantor polisi.

  "Apa-apaan ini?"tanya Hinata bingung sekaligus kesal karena terganggu.

  "Benar,apa-apaan tadi itu?"tanya Kiba membalik pertanyaanya dapat terlihat amarah diwajahnya "Kau..kau diculik?dan kau tak memberitahuku apapun soal itu?"tanya Kiba.

  Hinata menatap Kiba agak merasa bersalah,memang harusnya Kiba lah yang harus dia beritahu pertama kalinya "Aku tak punya cukup waktu".

  "Sebenarnya apa yang kau pikirkan??kembali kesini dan memberitahu semua omong kosong itu pada polisi?!"tanya Kiba.

  Hinata membeku "Bahkan kau tak percaya padaku?"tanyanya lirih.

  Kiba menghela nafas "ini rumit,pertama ayo pulang dulu..akan kujelaskan nanti".

--

   "Kau sudah menyelidiki siapa pria yang mengancam kita kemarin-kemarin?"tanya Naruto pada Jiraiya.saat ini mereka ada di jepang,disalah satu markas cabang mereka.

   "Ya,dia seorang mantan pasukan khusus jepang yang meninggal setelah dikabarkan mengkhianati negaranya,sekarang dia menjadi penjual senjata ilegal dan penjual informasi rahasia negara"jawab Jiraiya "Sejujurnya aku belum yakin apa yang harus aku lakukan padanya".


   Naruto hendak menjawab tapi ponselnya berdering,dia menatap atasanya itu minta izin.


"Jawab saja"ujar Jiraiya.


Naruto menekan tombol menerima panggilan dari nomor tak dikenal itu,pertama yang dia dengar adalah suara berderit tak jelas yang lalu disusul dari suara seorang pria yang familiar.


  "Bukankah sudah kubilang padamu untuk menjaga gadis itu?".



--

    "Kau tak mempercayaiku?serius?kenapa kau tak bicara!katakan sesuatu!"teriak Hinata marah ketika Kiba hanya memencet tombol password apartemenya tanpa menghiraukan Hinata.


    Begitu pintu itu terbuka,tanpa mengatakan apapun Kiba menarik Hinata masuk dan sebelum Hinata mengatakan sesuatu lagi Kiba membekap mulut gadis itu.


   "Jangan teriak seseorang mungkin mengikuti kita"bisik Kiba.


    Hinata terbelalak lalu menepis tangan Kiba dari bibirnya "Jadi kau percaya padaku?"tanya Hinata.


Toxic//naruhina(completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang