i'm lost

3K 337 12
                                        

'Sekarang aku harus apa?'

   Itulah yang ada di pikiran Hinata setelah mendengar cerita Sakura.

   Sekarang semuanya masuk akal,semua hal yang terjadi selama 4 tahun ini menjadi lebih masuk akal.

   Mengapa dari awal Naruto tau soal Kiba?mengapa Naruto tau soal dirinya?Mulai dari lampu penyebrangan yang menyala lebih cepat hingga kasus-kasus yang terlalu mudah untuk diselesaikan dan segala kemudahan yang dia dapatkan di hidupnya..itu semua karena Naruto..Naruto menjaganya selama 4 tahun ini.

   Ketika Hinata berpikir bahwa Naruto sedang bersenang-senang melupakanya dan menikmati hidupnya di Amerika,pria itu tepat berada di dekatnya,melindunginya dan memastikan tak ada hal buruk terjadi padanya...tanpa dia sadari.

   Dan sekarang Hinata merasa dia telah melakukan kesalahan fatal,ribuan emosi berkecamuk dalam dirinya dan dia benar-benar putus asa.

   "Kenapa aku harus mengetahui semua ini sekarang?"tanya Hinata bergumam.

   Hinata merasa benar-benar tersesat tanpa jalan keluar.begitu dia melihat Naruto lagi, Hinata mengerahkan segala usahanya untuk tidak memeluk pria itu dan menangis di rumah orang lain.

   "Bagaimana aku bisa kembali dengan tanpa memikirkan kenyataan bahwa kau mencariku selama 4 tahun??"tanya Hinata akhirnya setelah yakin mereka sudah cukup jauh dari rumah Sakura.

   Naruto mematung menyimak perkataan Hinata,hingga kemudian dia sadar "Sakura memberi tau semuanya??".

       "Dasar brengsek,kau selama ini memperhatikanku selama 4 tahun tapi tak pernah menemuiku?"tanya Hinata sambil terus memukul Naruto pelan,air mata sudah mengalir di pipi gadis itu.

      Naruto menahan kedua tangan Hinata lalu menariknya dan mempertemukan bibir mereka untuk beberapa detik.
     Hinata tidak memberontak,tapi dia juga tidak membalas.demi tuhan dia sama sekali tidak tau dia harus bersikap seperti apa sekarang.

     Naruto melepaskan ciuman singkat itu lalu menempelkan keningnya pada Hinata yang menatapnya dengan tatapan memohon agar diberi jawaban.

      "Lalu apa?kita ini sebenarnya apa?memangnya kau sanggup menjadi gadis jahat yang meninggalkan tunanganya?"tanya Naruto mengulang perkataan yang Hinata ucapkan padanya dulu.

'Aku tidak tau'

     Naruto mengangkat kepalanya dari kening Hinata "Apa kau sanggup hidup sepertiku?diburu orang setiap saat,berkutat dengan kematian..dan.. apabila suatu saat aku mati,apa kau bisa menerimanya?".

'Aku tidak tau Naruto,Aku tidak tau!!berhentilah bertanya kau membuatku bingung!'jerit Hinata dalam hati.

      Dengan jarinya Naruto menyeka air mata Hinata.

    'Kenapa kau melakukan ini padaku?kenapa kau tidak melupakanku saja dan hidup selayaknya Uzumaki Naruto dulu?'

   
     "Kadang-kadang kau harus menerima kenyataan bahwa sesuatu tidak diciptakan untuk bersama.."bisik Naruto tajam.

    'Kau menyiksaku dengan cara termanis,Uzumaki'

       "Kau tak akan pernah aman bersamaku,Hinata..percayalah ini jalan yang terbaik".

        Hinata marah,lalu mendorong Hinata "terbaik apanya?!janga terus mencoba melindungi nyawaku lindungi perasaanku juga!"teriaknya.

       Hinata berjongkok lalu menangis sejadi-jadinya dengan membenamkan kepalanya pada lututnya "Kenapa kau hidup seperti itu untuku?".

      "Kau harusnya tetap menjadi Naruto yang kukenal..memacari banyak gadis dan selalu bersenang-senang"isak Hinata "Kenapa kau melakukan ini padaku huh?kenapa?"

Toxic//naruhina(completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang