2.

1.5K 188 9
                                        

Happy Reading!

---

"Permisi anak anak! " sapa Pak Jaebum dengan ceria sambil melenggang masuk ke kelas.

"Lah pak? Kok Bapak sih? Kan ini pelajarannya bu sunmi!" Protes salah satu murid dikelas.

"Astaga kamu ini protes aja. Saya belum selesai ngomong nih. "

"Yaudah ah Pak cepetan kalo mau ngomong! "

"Jadi hari ini bu sunmi tidak masuk, jadi kalian kerjakan tugas saja ya, " ujar Pak Jaebum sambil menuliskan tugas yang harus dikerjakan dipapan tulis.

"Dikumpul ya anak anak. Selamat pagi! " Sehabis itu pak Jaebum pun langsung melenggang keluar dari kelas.

"Halaman 114?kan udah pernah dikerjain. " gumam Seungmin kecil, tapi masih cukup keras untuk Felix mendengarnya.

"Ehh, nama kamu Seungmin kan? " sapa Felix basa-basi.

Yang ditanya hanya melirik Felix sebentar lalu menganggukkan kepalanya. "Kim Seungmin. "

"Ah, aku Felix! " ujarnya semangat karena pertanyaannya ditanggapi.

Seungmin hanya berdehem, lalu menjawab. "Udah tau. "

Felix yang tadinya semangat menjadi sedikit kecewa karena ditanggapi dengan dingin.

"Eh, kamu udah kerjain tugas nya? Bantuin dong. Aku kan murid baru disini, jadi nggak ngerti gimana ngerjainnya" ujar Felix dengan senyuman bodohnya.

Seungmin menghela nafasnya. "Yaudah, kamu salin aja dulu nanti aku jelasin. "

Senyuman tercetak diwajah Felix. "Oke deh! "

🔹

Kringgg









Bell istirahat berbunyi, namun Seungmin belum menunjukkan tanda-tanda akan beranjak dari tempat duduknya.

"Seungmin, kamu ga ke kantin?" tanya Felix.

"Nggak. "

"Kenapa? "

Seungmin mengeluarkan senuah kotak yang berisikan makanannya. "Bawa bekal. "

Felix terlihat sedikit kecewa. "Ah, temani aku dongg min aku ga bawa bekal, terus aku gatau kantin dimana juga. " lirih Felix

Seungmin menggeser kotak bekalnya yang berisikan dua potong roti ke arah Felix.

"Ambil aja, aku ada lebih kok. "

"Seriusan min? Wah! " kata Felix sambil melihat makanan Seungmin dengan mata berbinar.

Yang ditanya hanya berdehem sambil menganggukkan kepalanya.

Akhirnya mereka berakhir dengan makan berdua dikelas. Mereka sebenarnya tidak diperbolehkan makan dikelas, tapi apa daya Seungmin tidak ingin kekantin.

"Felix, kenapa kau ingin berteman dengan ku? " tanya Seungmin tiba tiba

"Hm? Memang nya ada yang salah dengan berteman dengan mu? "

"Y-ya, aku ini orang nya membosankan, gaya bicaraku sangat baku, dan kau bisa saja ikut dijauhi teman teman yang lain. "

"Hm? Tapi aku tidak merasa keberatan dengan itu. Lagian, gaya bicara kita tidak jauh beda kok, " jawab Felix dengan yakin.

Seungmin menghela nafas. "Tapi kau itu terlihat sangat ceria dan mudah sekali bergaul, berpotensi punya banyak teman. Tidak sepertiku. " Lirih Seungmin.

Felix terkekeh. "Buat apa banyak teman tapi fake semua? Teman sih banyak min, tapi ya mereka dateng nya pas lagi butuh doang. Jadi kamu nggak usah sedih kalau punya sedikit teman.  " Curhat Felix.

"Ya jadi ga masalah kalo emang mereka jauhin Felix, asalkan masih bisa saling sapa aja sih. " Sambungnya.

Seungmin yang sedari tadi diam mendengarkan celotehan Felix hanya bisa tersenyum membalasnya.

"Min, jalan jalan yuk keliling sekolah" ajak Felix

"Ah nggak ah lix, males. "

"Ah ga seru, nanti kalau kamu ga masuk terus aku jalan jalan disekitar sekolah abis itu nyasar gimana? " ujar Felix dengan bibir yang mengerucut.

"Ya kan bisa nanya sama orang sekitar. "

"Ah kamu mah, masa aku gatau lingkungan sekolah sendiri. "

"Ehm, Felix ya? " tanya seseorang yang tiba-tiba muncul, entah dari mana.

"Iya, siapa ya? " Felix bertanya balik.

Seungmin yang mendengar percakapan tersebut hanya bisa menatap tajam orang yang mengajak Felix bicara.

"Gue Lee Minho, kelas 12 IPS 1. "

"Oh, kakak kelas toh. "

"Iya, btw ... Mau keliling sekolah bareng gue nggak? Gue lagi gabut nih." Minho menawarkan diri untuk menjadi tour guide Felix.

"Eh? Serius kak? Tapikan bentar lagi masuk. "

"Tenang aja, abis ini kamu Matematika kan? Tadi gue liat bu jennie ga masuk kok. "

Tanpa pikir panjang, Felix menjawab. "Ah, kalo gitu mau dong kak! "

"Ga! felix gaboleh kemana mana sama Lo! " ujar Seungmin sambil menatap Minho tajam.

"Apaan sih Min, dia kan cuma mau ngajak Felix keliling sekolah!" bentak Felix dengan nada yang sedikit ditinggikan.

"Ya tapi ga sama dia juga! Dia tuh orang jahat Lix! " seru Seungmin yang lebih seperti tuduhan bagi Felix, ya karena Felix belum tau siapa Minho.

"Jahat? Kamu kali yang jahat, gamau liat aku temenan sama oranglain! " seru Felix dengan kesal.

"Ga gitu lix! " bentak Seungmin balik, namun ada kekecewaan dimatanya.

"Udah lix, mending kita keluar dari sini aja,  " ujar Minho sambil menarik Felix keluar dari kelas.

Seungmin tau minho punya niat jahat ke Felix, makanya Seungmin coba buat nahan Felix biar ga pergi bareng Minho.

Tapi Seungmin ga bisa ngungkapinnya dengan baik, dia malah bentak bentak Felix karena dia emang udah panik.

Dia mau minta tolong, tapi gatau bakal minta tolong ke siapa. Akhirnya dia ngikutin felix dan minho dari belakang.





Tbc .

[DISCONTINUED] Miracles 🔹Changlix - HyunminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang