11

1K 135 2
                                        

Selamat Membaca!

.
.
.
.
.

Kelas 11 IPS 2

Sudah jam 7.15, bell masuk sudah berbunyi sekitar 15 menit yang lalu. Tapi belum ada guru yang mengisi kelas.

Suasana kelas berisik, entah kenapa Felix merasa mendapat tatapan mengintimidasi dari teman temannya. Padahal seingatnya, dia tidak melakukan hal apapun.

"Seungmin, kok aku ngerasa dilihatin sama temen temen sekelas ya" adu Felix ke Seungmin yang sedari tadi sedang fokus membaca novel.

Seungmin langsung mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru kelas. Memang banyak anak anak yang sedang membentuk geng kecil dan mengarahkan pandangannya secara terang terangan ke arah Felix dan Seungmin.

"Iyaya Lix, tapi kenapa ya ... " Seungmin pun bingung. Ia segera menutup novel yang sedari tadi ia baca dan menaruhnya kembali ke tas sekolahnya.

"Aku gatau juga Min, aku risih nih. " Jujur Felix, karena bukan hanya tatapan tatapan sinis yang dilontarkan ke Felix, tapi mereka juga menunjuk nunjukan jarinya kearah Felix sambil berbisik ke teman temannya yang lain.

"Ck, ini kenapa lagi sih-- ehh, tapi kok Jisung gaada dikelas ya. Aneh" Seungmin mulai curiga

"Ya terus kenapa sih Min kalau dia gaada dikelas? Bagus dong kita gausah ketemu dia jadinya. " balas Felix

"Kamu ga ngerasa aneh apa Lix? Guru belum dateng, Jisung gaada, kamu disinisin. Pasti ada yang gabener deh! "

"Gabener gimana Min? " Felix mengernyit. Ia jadi bingung dengan perkataan Seungmin tadi.

"Iya gabener. Biasanya kalau ada kasus yang penting disekolah pasti kayak gini nih. Liat aja, masa kelas yang kosong kelas kita doang. Sedangkan aku tadi pagi liat kok kalau guru pelajaran pertama ada diruang guru. " Jelas Seungmin panjang kali lebar.

"K-kasus? Maksud kamu apasih? Kasus apa? Terus apa hubungannya sama Jisung yang gaada dikelas sama aku yang disinisin satu kelas? " tanya Felix dengan raut wajah yang mulai cemas.

Seungmin menghela nafas, "aku takut kalau Jisung bikin cerita yang aneh aneh Lix, aku takut kita difitnah atau semacemnya lah sama dia. Ya kan kali aja dia masih belum puas sama kejadian yang kemarin. "

Pikiran Felix menjadi kalut. Ia takut terkena masalah, ya masa anak baru udah kena masalah aja.

Felix takut ngerepotin keluarganya kalau sampai ada apa apa disekolahnya. Dia takut ngecewain.

Saat Felix fokus dengan pikirannya sendiri, tiba tiba wali kelas mereka datang.

"Selamat pagi anak anak. Maaf Miss telat, hari ini jam pelajaran Miss akan kosong. Miss sedang mengurus sesuatu. Jadi kalian silahkan lanjutkan tugas yang Miss kasih kemarin ya. "

"Iya Miss. " koor anak anak didalam kelas tersebut.

Wali kelas mereka terlihat seperti sedang mencari seseorang. Dan pandangannya pun jatuh kepada Felix dan Seungmin.

"Felix, Seungmin. Ikut saya keruang guru" ucap wali kelas mereka. Setelah itu wali kelas mereka langsung melenggang keluar kelas tanpa memberikan waktu untuk Seungmin dan Felix bertanya.

"S-seungmin i-ini kenapa ya? " Felix sangat cemas. Bahkan bicaranya sudah mulai tergagap gagap menahan tangis.

"Udah Lix tenang aja dulu. Kita ke ruang guru yuk sekarang. Kan kita ga salah apa apa, jadi kamu gausah cemas gitu ya. " Seungmin mengelus punggung Felix berusaha menenangkan pemuda berfreckles itu.

Felix mengusap matanya yang berkaca kaca dan menarik nafas panjang. Kemudian ia langsung berdiri diikuti Seungmin yang meyakinkan jika tidak akan ada sesuatu buruk yang akan terjadi pada mereka.

Mereka pun langsung berjalan ke ruang guru sesuai apa yang diminta walikelas nya tadi.

Sepeninggalan mereka, suasana kelas menjadi rusuh kembali. Anak anak kelas mulai mengumpul kembali dan membicarakan entah tentang apa.

.
.
.
.
.

Tbc.

Ada yang nungguin ga? Gaada ya wkwkwk. Vote dan comment nya jangan lupa bebs ~

[DISCONTINUED] Miracles 🔹Changlix - HyunminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang