Eh tanggal merah ❤
---
Felix mencebikkan bibirnya sebal. "Ih serius Kak! "
Changbin tersenyum jahil. "Gue juga lagi serius Lix. "
Mereka berdua sudah berada diapartemen Felix. Duduk disofa ruang tamu dengan TV yang menampilkan kartun spongebob.
Namun tayangan di TV sudah bukanlah fokus mereka.
Keduanya sedang sibuk berbincang-bincang. Lebih tepatnya seperti Felix yang sedang menginterogasi Changbin dan Changbin hanya menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan Felix.
"Cepetan Kak siapa yang suka ngasih Felix barang-barang itu! " rengek Felix.
Changbin menatap Felix. "Kan gue udah bilang itu semua gue yang ngasih. "
"Kak! " Felix merengek sambil mengguncang-guncangkan tubuh Changbin.
"Lix! " Changbin berusaha menirukan nada bicara Felix.
"Ih kesel! Kakak tukang bohong! "
"Eh enak aja. Bohong dari mana? Gue udah jujur ya, Lo nya aja yang nggak percaya. "
"Kakak bohong! " tuduh Felix, lagi.
"Nggak! "
"Bohong! "
"Nggak Lix! "
"Coba emangnya Kakak tau barang-barang yang Felix mau dari mana? Kakak tau aku butuh apa dari mana? " tanya Felix mencoba mengulik kebenarannya.
"Tau dong, gue kan cenayang. "
"Tuh kan Kakak mah! " Felix semakin kesal. Bibirnya makin mengerucut.
Changbin tertawa gemas. "Iya-iya maaf, gue nggak bercanda lagi deh ini. "
"Yaudah, tau dari mana? " tanya Felix dengan nada jutek.
"Kadang-kadang Kakak tau karena yang bikin Lo butuh sesuatu itu, gue sendiri. " Changbin mulai bercerita. Sedangkan Felix menaikkan alisnya sebelah menandakan ia tak paham.
"Misalnya, waktu lo dikerjain terus baju lo basah, sebelum gue ngerjain lo, gue udah siapin apa aja yang lo butuhin. " Felix mengangguk paham dengan wajah yang sedikit terkejut.
"Kadang gue nggak sengaja lihat aja pas lo lagi butuh sesuatu. Dan kalo gue bisa bantu, kenapa nggak. "
"Tapi kalau barang yang lo mau, mungkin itu cuma, kebetulan? "
Felix mengernyit. "Kebetulan? "
"Iya. " Changbin mengangguk.
"Tapi, waktu yang sweater, aku mau nya kemarin, kok besokannya udah ada? " tanya Felix yang masih belum percaya dengan perkataan Changbin.
Takut ujung-ujungnya dibilang, April Mop!
"Itu gue udah beli beberapa hari sebelumnya. Gue aja nggak tau kalau lu mau itu. Gue cuma milih-milih sendiri aja mana yang kira-kira lo suka. "
Felix tertawa memikirkannya. "Kakak konyol ya. "
Changbin ikutan tertawa, merasa betapa pengecutnya ia dan betapa bodohnya ia. "Iya, gue emang konyol Lix. Demi lo. "
Felix tersenyum malu-malu. "Apaan sih! "
Sedangkan Changbin hanya terkekeh gemas.
💄
Tok! Tok!
Seungmin mengernyit bingung. Siapa yang malam-malam begini bertamu.
KAMU SEDANG MEMBACA
[DISCONTINUED] Miracles 🔹Changlix - Hyunmin
Fanfiction[ON GOING] Keseharian Lee Felix, siswa baru pindahan Australia yang dibully dan dikucilkan teman temannya dan Sang anon penyemangat, yang selalu mencoba menghibur Felix dengan segala cara. ⚠ Homophobic menjauh ! BxB ! Top - Changbin ! Bot - Felix ...
![[DISCONTINUED] Miracles 🔹Changlix - Hyunmin](https://img.wattpad.com/cover/164728609-64-k12843.jpg)