Jungkook dan Eunha sedang berada di meja belajar. Eunha sedang menyalin tugas Jungkook dan Jungkook hanya memerhatikan Eunha dengan bertopang dagu.
"Na ...," panggil Jungkook.
"Hm."
"Selama hidup lo, lo pernah suka sama cowok nggak?"
Eunha menatap Jungkook, Jungkook menyodorkan keripik kentang ke mulut Eunha, Eunha memakannya sambil berpikir.
"Una nggak tau rasa suka itu yang gimana," jawab Eunha memiringkan kepala.
"Rasa suka itu saat di mana lo ngerasa nyaman sama cowok, saat cowok itu ada di deket lo, lo pasti ngerasa berdebar. Pengin cowok itu selalu ada di dekat lo dan nggak pengin cowok itu deket dengan yang lainnya."
Eunha berkedip beberapa kali.
"Una suka sama Kookie?"
Jungkook melepas topangan dagunya. "Cuma lo yang tau lo suka sama gue atau nggak?"
Eunha menyentuh dadanya dengan ke dua tangan.
"Kenapa?" tanya Jungkook yang memerhatikan.
Eunha terkekeh. "Una nggak suka sama Kookie, soalnya Una nggak lagi berdebar," jelasnya polos.
Jungkook mengulum senyum lalu menyubit pipi Eunha pelan.
"Kalau Kookie, pernah suka sama cewek lain?"
"Pernah dan sedang."
Eunha membulatkan matanya. "Wah, jadi pengin suka seseorang juga biar sama kayak Kookie."
Jungkook terkekeh, ucapan polos Eunha begitu menggemaskan baginya.
"Kookie lagi suka sama siapa?"
"Sama cewek mungil yang polos, tembem, punya gigi kelinci juga dan sukanya tidur."
Eunha mencoba berpikir. Ia meletakkan ujung pena yang ia pegang ke dagu.
"Guru Hwang!" tebak Eunha dengan mata berbinar.
Jungkook menepis senyumnya jauh-jauh. "Bu-bukan!"
"Kok bukan? Kan ciri-cirinya sama."
"Tapi bukan, Na."
"Jangan bohong." Eunha mulai menggoda. "Cie Kookie suka sama guru Hwang. Besok Una kasih tau temen-temen, deh."
"Buset, Na!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Si Pintar Dan Si Bodoh.
FanfictionJungkook si pintar yang berusaha melindungi Eunha si bodoh. Segalanya akan Jungkook berikan pada Eunha karena Eunha lebih dari segalanya bagi Jungkook. Begitu pun sebaliknya. Namun Eunha yang terlalu bodoh tidak pernah menyadari perasaannya atau pun...
