23. Tentang peringkat.

1.4K 185 0
                                        

Nilai peringkat pada semester pertengahan kali ini telah diumumkan. Jungkook dan Eunha mendatangi mading dan melihat hasilnya.

Masih sama seperti sebelumnya.

Jungkook peringkat pertama dan Eunha peringkat terakhir.

"Gimana sih rasanya jadi peringkat pertama?" tanya Eunha penasaran saat menoleh pada Jungkook yang di sampingnya.

Jungkook menoleh dan tersenyum. "Sama kok rasanya kayak lo peringkat terakhir."

"Tapi ... kenapa semua orang ngerebutin peringkat pertama?"

"Orang bego nggak usah nanya. Karena mau dijelasin mau gimana pun, tetap nggak akan ngerti." Entah sejak kapan Jimin muncul di belakang mereka berdua.

Jungkook dan Eunha menoleh pada Jimin.

"Emang Jimin tau jawabannya?" Eunha beralih pada Jimin.

"Gini ya, Eunha sayang yang polosnya gue nggak tau sampai mana. Nggak ada di dunia ini pelajar yang pengin bodoh. Yang namanya sekolah itu mau bikin pengetahuan lo bertambah. Nah, semakin naik peringkat seseorang, itu artinya pengetahuannya semakin berkembang pesat. Ya tentu dong pelajar pengin hal itu." Jimin menjelaskan dengan satu tarikan napas. "Ngerti nggak lo?"

Eunha menggeleng cepat.

Jimin hampir saja meninju wajah tembem itu.

"Nggak usah dengerin Jimin, Na. Semua orang juga tau dia itu lebay. Intinya, mau berapa pun peringkat lo, gue ngehargain itu kok."

Eunha tersenyum lebar menepuk pundak Jimin sambil berkata,"Jimin jangan jadi bego karena lebay. Mending kayak Una aja, santai ...," jelas Eunha tak berdosanya.

"Nah, denger tuh," sambung Jungkook. Kemudian mereka berdua berjalan meninggalkan Jimin seorang dengan mulutnya yang tak bisa berkata-kata lagi.

"Gue karungin juga lo tengah malam, Na."

Si Pintar Dan Si Bodoh.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang