Eunha memasuki kelasnya dengan larian kecil dan langsung menghampiri Yerin. "Rin, Yerin tau? Kookie suka sama guru Hwang!" Eunha menejelaskan dengan wajah semangat,
Yerin yang tiba-tiba mendapat sambutan seperti itu merasa bingung. Apa maksudnya?
"Sejak kapan Jungkook suka sama guru Hwang, Na?" tanya Yerin dengan aneh. "Ngaco lo, ah."
"Ih, Yerin nggak percayaan amat. Semalam Kookie yang ngomong sendiri ciri-ciri cewek yang Kookie suka."
Jungkook yang baru sampai langsung mengernyit saat Eunha sudah lebih dulu mengaco pada Yerin.
"Rin, sebaiknya lo jangan percaya," jelas Jungkook.
Tentu saja. Kenapa Yerin harus percaya?
"Emang ciri-cirinya gimana?"
"Kookie bilang suka sama cewek mungil yang polos, tembem, punya gigi kelinci juga dan sukanya tidur. Guru Hwang, kan?"
Yerin menepuk jidatnya. "Ampun deh gue temenan sama lo. Otak lo jangan dipajang mulu napa, Na. Dipake! Pake!!" Yerin tampak frustasi.
"Ada apa ini? Ada apa?" Jimin tiba-tiba menghampiri.
"Kookie suka sama guru Hwang," jawab Eunha pada Jimin.
"Serius?" Mata Jimin berbinar. Ia mengangkat ke dua tangannya sambil berucap, "terimakasih ya Tuhan kau telah membuka kata hati sahabat hamba untuk menyukai seseorang yang benar dan bukan lagi pada cewek yang sukanya ngelendot tak berdaya. Semoga hubungannya dengan guru Hwang berjalan lancar dan tak lupa ia memberikan pajak jadian kepada hamba kalau mereka pacaran. Amin."
Dan kali ini Yerin menepuk jidatnya lagi untuk teman satunya ini. Ditambah juga dengan Jungkook yang geleng-geleng kepala.
Cobaan apa ini Tuhan?
KAMU SEDANG MEMBACA
Si Pintar Dan Si Bodoh.
FanfictionJungkook si pintar yang berusaha melindungi Eunha si bodoh. Segalanya akan Jungkook berikan pada Eunha karena Eunha lebih dari segalanya bagi Jungkook. Begitu pun sebaliknya. Namun Eunha yang terlalu bodoh tidak pernah menyadari perasaannya atau pun...
