Light Innocence 21 : murid baru ( bagian 4)

25 2 1
                                        

Bel untuk jam istirahat telah berbunyi dan waktunya para murid untuk istirahat , ada beberapa murid yang membawa bekal dan makan bersama dengan teman temannya dan ada juga yang pergi ke kantin , aku yang sedang berjalan untuk pergi kekantin tapi sebelum itu aku akan pergi kekelas Alfi terlebih dahulu untuk makan bersama karna dia yang memintanya semalam .

Dengan perasaan senang aku menuju kelasnya Alfi namun perasaan tersebut hilang setelah sampai dikelasnya aku melihat dia sedang berduaan dengan murid baru sekaligus dia juga adalah orang yang kutemui di supermarket semalam dan makan siang berdua , mereka tampak senang dengan raut wajah sedih aku pergi dari kelas nya .

" ehm.. Baik..lah.. Jika memang Mereka sedang makan .. Aku akan pergi .. " gumamku sambil membalik arah dan pergi menuju kantin .

Saat tengah berjalan aku bertemu dengan Riski yang sedang memejapkan matanya sambil bersandar didinding layaknya seorang preman . lalu ia berbicara kepadaku .

" jangan menyerah begitu saja ... Bisa saja mereka hanya teman biasa.. , jadi kamu tidak perlu khawatir." ucap Riski .

" T-Tapi !? Mereka sangat dekat !.. " ucap ku sambil mengepalkan tangan kebawah .

" kamu cemburu kan... Aku tahu itu , sebelum ada bukti kita harus cari bukti apa sebenarnya hubungan mereka ..! " ucap Riski sambil menghampiriku .

" Aku tau ... Kalo aku sebenarnya selama ini aku hanya berjuang sendiri ! .. " ucapku sambil berlari meninggalkan Riski .

Aku pun berlari meninggalkan Riski sendirian lalu saat tengah berlari aku menabrak sesorang yaitu Firra yang sedang membawa buku .

" Aduh ! ... Maaf yah Sher .. " ucap Firra .

" Ehh harus nya aku yang minta maaf Fir .. " ucapku

" Ehh ..? Sher kamu kenapa nangis.. !? Siapa yang bikin kamu nangis ?! Ayo cepat bilang aku , biar aku penggal kepalanya!??.. " ucap Firra dengan khawatir .

" hemm gapapa kok Fir yaudah aku duluan yah .. "

Aku langsung mengambil buku - buku firra yang terjatuh dibawa lalu pergi meninggalkannya .

" ehh.. Sherly??!?? Tunggu !?.. " ucap Firra

--------0-------

" hah ? Sherly barusan kesini ?... , oh iyah aku ada janji makan siang sama dia " ucap Alfi sambil menepuk jidat nya .

" agh ... Gimana sih kamu Fii !! Dia sedih banget tau .. " ucap Riski

" memang nya ada apa Alfi ..?? " ucap Cherra .

" maaf Cherra aku pergi dulu .. ! " ucap Alfi sambil berlari .

Saat Alfi pergi yang tersisa di kelas hanyalah Riski dan Cherra lalu mereka berbincang bincang , yang ternyata telah saling mengenal .

" siapa ku sangka kita bisa ketemu lagi mbak Black Cherry " ucap Riski sambil tersenyum kecil .

Black Cherry adalah julukan untuk Cherra yang Riski berikan kepadanya saat SMP dulu , walaupun sering dipanggil begitu Cherra sangat membenci julukan tersebut , karna memiliki wajah yang manis dan sikapnya yang misterius Riski memberikan julukan itu dan Cherra juga terkenal karna hobi nya yang suka bikin baper
Para lelaki dan membuat hubungan seseorang rusak karna dia .

" cih.. Udah berapa kali lu gua bilang gak usah manggil gue gitu.. " ucap Cherra sambil mengepalkan tangannya dan mengarahkannya ke Riski .

Namun Riski dengan mudah nya menghindari serangan dari Cherra lalu menangkis dan memutar tangannya setengah .

" seperti biasanya .. Gerakan mu masih bisa di baca dengan mudah . " ucap Riski sambil melepaskan genggamannya .

" dasar ! Lihat saja nanti.. Mungkin aku kalah dalam bela diri namun masalah lain aku akan menghancurkanmu! .. " ujar Cherra sambil memegang tangannya yang barusan Riski putar , dengan ekspresi kesakitan namun seketika menjadi senyuman licik .

" apa yang bakal kamu rencana in sekarang ?! Jangan pernah membuat hubungan seseorang rusak karna keinginan mu sendiri !. " ucap Riski.

Cherra pun tertawa kecil lalu pergi namun sebelum pergi ia mengatakan sesuatu.

" lihat saja nanti .. Ini akan menjadi drama yang terbaik " . ucap Cherra yang pergi dari ruangan tersebut .

Light InnocenceCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang