Saat itu zahra kebetulan melewati sebuah Caffe, di sana nampak cuni yang tengah asik dengan kertas-kertas ditangannya. Awalnya zahra tak peduli, tapi saat ia ingat bahwa farun adalah suaminya, ia pun bergegas mndekati cuni.
"Ah, tunggu," ucapnya saat meningat sesuatu
Ia pun menyimpan hp nya di sala satu jaketnya, agar bisa merekam segalanya. Setalah itu ia pun mendekati cuni dan berbincang-bincang.
~~~~~>>>>
"Dari mana kau tau?" ulang zahra pada cuni yang masih tersenyum
"Kami ini sudah ahli, jadi tidak usah bingung seperti itu" jawabnya lalu mengembalikan hp pada zahra.
"Kau bener, kalian ini penjahat tingkat atas kan?" tanya zahra dengan nada bercanda.
Cuni hanya tersenyum sambil mengangguk, " tapi aku mau tanya, cowok yang ada di hp kmu itu siapa? Pacarmu?"
"Oh.. Ini kaka aku, nama nya ali"
"Oh... Aku pikir pacarmu"
"Gk lah, aku gk punya pacar. Ya udh deh, aku pergi dulu yah cun, dah..."
"Dah" balas cuni sambil melambaikan tangan.
.....
.........
"Mas kapan pulang?"tanya karin pada seseorang di telepon
"Ko minggu depan? Ultahnya arif kan minggu ini?"
Sosok arif yang berada di belakang pintu hanya menyimak percakapan sang ibu.
"Benarkah?" tanya karin agak cemas.
Arif yang melihat ekspreksi sang ibu langsung mendekat.
"Ada apa mah?" tanya nya
"Ya udh mas hati-hati" jawabnya lalu menutup telepon " rif, ayah kmu kayanya dalam masalah"
"Masalah apa sih mah?"tanya arif namun, karin malah terdiam.
.....
........
Dua Sosok pria itu kini tengah terdiam menatap seseorang, nampaknya ia begtu pokus memperhatikan objeknya.
"Dia sudah menikah rupanya"
"Lalu? Apa yang jadi penghalang?, istrinya pun terlibat dalam hal ini"
"Kau benar, tapi tetap, hukuman bagi wanita tidak akan sama dengan seorang pria . Itu tidak adil"
"Lalu sekarang apa?"
"Kita lapor dlu pada komandan"
"Baiklah"
........
............
1 minggu kemudian...
Pagi itu, disala satu bandara nampak seorang pria paruh baya tengah terburu-buru.
"Iyh-iyh, saya akan mengirim email nya nanti!" ucap seorang pria paruh baya dengan koper besar ditangannya.
'Bruk...'
"Astaghfurullah.." ucapnya saat menabrak seorang wanita.
"Kalau jalan pake mata dong!" teriak orang itu
"Maaf nona, saya sedang buru-buru" balasnya lalu pergi
"Woy...!" teriaknya yang dihiraukan, "kenapa yh? Bapak itu kaya yang gue kenal?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketika Cinta Bertasbih
Romance"Cinta adalah Anugrah dari Tuhan yang harus kita jaga" "Aku mencintai Nya atas izin Mu ya Allah" "Izinkan pula Aku selalu bersama Nya , baik di Dunia maupun di Akhirat"
