Lisa melihat jungkook yang sedang berada di kantin tepatnya diujung kantin, tetapi ia sedikit menyipitkan matanya karena melihat keanehan yang ada disana, "WHAT!" ia mengumpat kasar karena baru mendapatkan sesuatu yang membuatnya sangat sakit.
Bagaimana tidak? Jika kekasihnya sedang berpegangan tangan dengan wanita lain. lisa tahu jika itu bukan tzuyu, tapi itu eunha, adik kelasnya yang sangat ia kagumi sebagai salah satu siswa terpintar dikelasnya.
Tapi sekarang nyatanya ia buang jauh jauh kekaguman itu. Cih, dasar penggoda batinnya, sudah jelas jelas jika Jungkook hanya miliknya. Dan kenapa dia berani sekali menggodanya.
Amarahnya sudah sangat meledak ketika melihat eunha berusaha menggapai pipi mulus milik lelaki itu. Ia sedikit berpikir kenapa jungkook tidak berusaha menolak perlakuan yang diberikan oleh gadis penggoda itu.
"ARGGHH!!" lisa berjalan cepat menuju ujung kantin dengan empat kursi dan satu meja disana tidak terkecuali dua sejoli yang sedang bermesraan.
Tidak banyak siswa yang melihatnya berhubung ini belum jam istirahat, tetapi lisa ke kantin untuk membeli minum karena jisoo merasa haus dan ia sedang sakit perut, jadi ia yang harus membelikannya karena jennie dan rose pun sedang mengerjakan tugas yang diberikan oleh pak bambam karena guru laki lakinya itu tidak masuk dengan alasan ada urusan penting.
Tetapi niatnya sekarang sudah berubah karena kedua bola matanya menangkap kedua sosok yang sangat ia kenal sedang berduaan disana.
Langkahnya ia hentak hentakan, setelah berhasil sampai tujuannya, ia segera menarik tangan kanan eunha yang tadinya berusaha mengelus permukaan pipi milik lelakinya itu.
Kemudian mengibaskannya dengan kasar yang membuat keduanya terlonjak kaget, "sedang apa?" ia berusaha tenang dalam kalimatnya walaupun dalam hatinya sudah ingin sekali menampar kedua manusia yang ada dihadapannya itu.
Jungkook berdiri, dan meraih tangan eunha, "apa terluka?" lisa membolakan matanya, ia nampak berfikir apa yang sedang terjadi didepannya ini, jungkook membela gadis ini?.
Dasar laki laki sialan
Kemudian matanya beralih pada kedua manik mata milik jungkook, lisa seolah bertanya dengannya, jungkook memutuskan kontak matanya dan melihat eunha yang sedang mengusap lengannya.
"Kau ini kenapa!!" jungkook berteriak membuat seisi kantin menjadikan mereka pusat perhatian, dan lisa? Mungkin sekarang dia sudah kehilangan nafasnya. Oh tidak, lisa tidak selemah itu.
"bukankah aku yang harus mengatakan itu?!" matanya sudah berkaca kaca, tidak bisa menahan rasa sesak yang teramat dalam dengan kenyataan bahwa jungkook lebih membela eunha darinya.
Jungkook tersenyum simpul, memperhatikan lisa dari ujung kaki sampai kepala, "kau ini siapa? Berani beraninya kau berbuat seenaknya dengannya"
Lisa diam tak menjawab, melainkan bergelut dengan pikirannya sendiri, apakah jungkook sedang ingin bermain dengannya, ataukah jungkook tiba tiba amnesia karena terbentur sesuatu, semua pikiran itu terus berteriak didalam kepalanya.
"kau bertanya siapa aku?" sampai cairan bening berhasil lolos dari pelupuk matanya, isakannya ia tahan agar lelaki brengsek dihadapannya ini tidak mendengarnya.
"sudahlah, aku tidak mau mambuang waktu." jungkook menatap eunha, "kita lanjutkan di kelasku saja, disini banyak pengganggu"
Lisa menangis disana sambil memperhatikan keduanya yang mulai menghilang dari kantin, "apa ini? Apakah ini sebuah mimpi?"
Lisa masuk ke kelasnya tanpa dengan tangan kosong, tidak membawa minuman apapun yang jisoo nanti.
Sedangkan jisoo yang sedari tadi sudah menanti nanti kedatangannya langsung melihat kearah lisa kemudian memperhatikan tangan milim gadis itu, "hei! Dimana air untukku"
KAMU SEDANG MEMBACA
Revolution | liskook✔[END]
Teen Fiction[COMPLETE] Waktu bisa mendatangkan perasaan yang tidak ada menjadi ada, begitupun sebaliknya
![Revolution | liskook✔[END]](https://img.wattpad.com/cover/152434941-64-k973605.jpg)