Sore telah tiba dengan langit senja yang mulai mengisi seluruh semesta.
Keyra dan Kirana bersiap kembali ke sekolah untuk membalaskan dendamnya kepada Kev dan Ken.
Mereka sengaja datang saat sore hari, karena mereka tahu bahwa Kev dan Ken akan pulang sore sebab ada kegiatan ekstrakurikuler.
Kebetulan suasana sekolah sudah mulai sepi dan jarang ada siswa yang masih berada di area sekolah.
Keyra sudah siap dengan pisau kecil yang digenggamnya.
Tidak lama kemudian terlihat Kev dan Ken baru saja keluar dari ruangan ekskulnya.
Dengan cepat Keyra dan Kirana melemparkan batu yang berukuran besar dan tepat mengenai kepala Kev dan Ken. Alhasil darah mulai mengalir dari kening mereka dan mereka pun jatuh pingsan.
Kirana mencoba menghampiri Kev dan Ken yang sudah tergeletak di depan ruangan tersebut untuk mengecek keadaannya.
"Gimana, Kir?" Bisik Keyra dari kejauhan
"Ok." Jawab Kirana dengan suara yang pelan
"Terus mau dibawa kemana ni anak?" Tanya Keyra menghampiri Kirana
"Emm, bawa ke gubuk belakang sekolah aja!"
"Emang ada? Kok gua gak tau?"
"Ah bodo amat lah, ya udah ayo bawa kesana!"Kirana dan Keyra segera bergegas membawa Ken dan Kev ke gubuk kecil yang berada di belakang sekolah mereka.
Memang belum pernah ada yang tau tentang keberadaan gubuk tersebut. Karena gubuk itu terletak lumayan jauh dari belakang toilet sekolah dan terlihat sudah lama tidak digunakan. Banyak pepohonan rimbun di depannya yang menutupi gubuk tersebut.
Dengan kondisi tempat yang tersembunyi seperti itu, Kirana sangat yakin untuk membawa Kev dan Ken kesana.
Setelah sampai di gubuk tersebut, Keyra dan Kirana langsung menggeletakkan Kev dan Ken.
Keyra mengikat tangan Kev dan Ken dengan posisi tergantung di sebuah dinding yang terdapat banyak paku menancap di belakangnya.
Sembari menunggu Kevin dan Kenzo terbangun, Kirana menyiapkan air panas yang sengaja ia dibawa dari rumah dan ditambahkan perasan jeruk nipis.
Tidak lama kemudian Kevin dan Kenzo tersadar dari pingsannya.
Mereka sangat terkejut ketika melihat kondisi tubuhnya yang sudah terikat dengan tali dan di belakang tubuh mereka terdapat banyak paku yang tajam.
Dan yang lebih membuat mereka terkejut adalah saat mereka melihat dua orang gadis yang sangat tidak asing dipenglihatannya.
Yapp, itu adalah Keyra dan Kirana."Lu ngapain ngikat badan gua dan Kevin?! Apa maksud lu berdua hah?!" Bentak Kenzo
"Owh, lu mau bales dendam sama kita berdua karena ulah kita tadi? Iya? Gak akan bisa sayang." Ujar Kevin dengan santai
"Jangan terlalu meremehkan kita berdua. Lu berdua pasti bakal diam kalau sudah melihat koleksi kami." Ucap Kirana
"Koleksi? Cuih, paling cuma boneka atau barbie doang kan?" Ejek Kenzo
Kev dan Ken selalu memandang remeh Keyra dan Kirana bahkan sampai tertawa terbahak bahak.
Hingga mereka pun seketika terdiam saat Keyra menunjukan koleksinya yang ia maksud.
"I-i-iitu a-apa key?" Tanya Kevin gugup dan panik
"Hati sama mata manusia lah. Dan lu berdua bakal jadi koleksi kita yang selanjutnya!" Jawab Keyra dengan tegas
"Emm, mungkin lu mau ngucapin kata-kata terakhir di dunia ini?" Tanya Kirana tersenyum miring
"Key, Kir gua sama Kev minta maaf. Gua gak ada maksud buat nuduh kalian kok." Ucap Kenzo memohon
"Hah? Apa? BULLSHIT! Kenapa lu baru minta maaf sekarang? Lu gak tau betapa malunya gua sama sahabat gua tadi hah?! Najis tau gak gua ngambil uang lu berdua!"
"Bagi gua ngambil uang orang lain itu gak penting! CAMKAN!" Ucap Keyra kesal dan mengancam Kev dan Ken dengan pisau kecilnya.
"Oke oke, sekarang maafin kita yah, gua mohon. Dan gua sama Ken janji gak bakal nuduh atau ngebully lu lagi." Ucap Kevin
"Iya Kir, Key tolong lepasin kita." Ucap Kenzo
"Lepasin? Kalo kita lepasin lu berdua, kalian pasti bakal lapor ke polisi, dan itu pasti! Mending lu berduan MATI." Ucap Kirana
"Kan bagus tuh, jadi kalian berdua bisa cepat ke surga hihi." Ejek Keyra
Karena panik, Kev dan Ken mencoba menggerakan tubuhnya agar bisa lepas dari ikatan tersebut.
Akan tetapi nihil, punggung belakang mereka malah tersayat paku paku yang ada dibelakangnya.
Darah kembali mengalir disekujur tubuh mereka.
Keyra dan Kirana mengambil air panas yang sudah bercampur dengan perasan jeruk nipis tadi kemudian di siramkan ke badan Kev dan Ken secara bersamaan.
(Kalian tau lah yah jeruk nipis itu asem banget, terus ditambah sama air panas yg mendidih, terus disiram ke luka kalian yang masih berdarah. Pasti rasanya perih banget kan yah)
Kev dan Ken merintih kesakitan karena badanya yang sudah tersayat paku dan ditambah dengan air tersebut membuatnya merasakan perih yang luar biasa.
"AAKHH! Sakit anjir." Teriak Kev dan Ken bersamaan
"Masa sakit sih? Kayanya engga deh." Ucap Kirana
"Terus kalo yang ini sakit gak?" Tanya Keyra sambil menyayat lengan Kev dan Ken dengan pisau kecilnya.
"SSH AKHH!" Lagi-lagi berteriak
Tiba-tiba keyra mendengar suara bunyi langkah kaki dari kejauhan yang menuju gubuk.
Saat Keyra ingin mengecek keadaan diluar, tiba tiba...
BBRRRAAAK!!!
Bersambung
Maaf ya readers
Author jarang update nih, tapi kita bakal usahain buat sering update kok.
Yang penting jangan lupa
Follow, vote dan commentnya.
Itu sangat berarti lho guys ❤

KAMU SEDANG MEMBACA
TWO PSYCHOPATH GIRL
Misterio / Suspensodarah yang bercucuran, bau amis darah dimana mana, dan berbagai macam koleksi organ tubuh manusia tersusun rapi. : : #2 psycogirl ↪ Jumat, 28 Juni 2019