Part 18

1.1K 52 3
                                    

"TOLONGGGG TOLONGGGGG TOLONGIN GUA SIAPAPUN YANG ADA DISANAAAA!!"
.

.

.

Lettha P.O.V

"Hah? Vel lu denger suara orang minta tolong gak?" Tanya gua terkejut.

"Ehh iya gua denger, keluar yuk buruan!" Ajak Velcyn sambil menarik tangan gua

Apa? Gak ada orang? Terus siapa yang tadi teriak minta tolong?

Hanya itu yang ada di fikiran gua. Akhh mungkin orang iseng, gua dan Velcyn pun akhirnya masuk kembali ke dalam kelas.

"TOOOLLOONGGG!! TOLONGIN GUA!"

Suara itu lagi, kali ini gua bener bener penasaran sama suara itu, dan gua narik Velcyn buat ngikutin arah sumber suara teriakan itu.

Gua dan Velcyn mengikuti suara itu semakin dekat semakin nyaring suara itu, lalu...

BRUAKKKKKKK

Penglihatan ku pudar, velcyn sudah tergeletak, gelap~
.
.
.
.
.

Author P.O.V

BRUAKKKKKKK

Satu hantaman balok berukuran besar mengenai dahi beserta pundak Lettha dan Velcyn.

Yap, seseorang telah memukul Lettha dan Velcyn dari belakang. Alhasil, mereka pingsan.

Orang itu menggeret Velcyn dan Lettha dengan cara yang tak layak ke arah gudang, dan mengikat mereka dengan erat disebuah kursi yang tua.

Lima menit kemudian Velcyn tersadar dari pingsannya.

"Duh, awh sakit," Keluh Velcyn kesakitan.

Ia mencoba bergerak dan berdiri dari duduknya, tapi ia baru menyadari dengan kondisi badan dan tangannya yang terikat disebuah kursi.

"SSHHH SIAPA YANG IKAT GUA DISINI?!" Teriak Velcyn

Velcyn menolehkan kepalanya ke kiri  dan melihat ada Lettha yang masih pingsan disampingnya.

"LETTHA! BANGUN PLEASE!" Lagi-lagi velcyn berteriak membangunkan Lettha

Tidak ada jawaban sama sekali dari Lettha.

Tiba-tiba sebuah pisau berada tepat di depan wajahnya dan membuat Ia spontan terkejut.

"LU SIAPA HAH!? APA MAKSUD LU NGIKAT GUA SAMA SAHABAT GUA?!!!!" Velcyn marah.

"Ooowh jadi lu nantang kita berdua Vel?" Ucap seorang gadis yang membuka maskernya

"Hah? Lu Lisa? Lina?"
"KENAPA LU NGIKAT GUA SAMA LETTHA?" Tanya Velcyn dengan air matanya yang mulai terjatuh.

Ia sangat syok ketika melihat kedua gadis kembar itu.

"Iya ini gua. Kenapa? gua benci sama kalian berempat. Lu, Lettha, Kirana dan Keyra" ujar Lina.

TWO PSYCHOPATH GIRLTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang