"Sajangnim rapat akan segera dimulai," ucap Rose pada Chanyeol yang sedang berdiri menatap lurus ke arah kaca yang memperlihatkan pemandangan indah.
"Apa semua materinya sudah kau siapkan?" tanya Chanyeol sembari berjalan menuju ke arah Rose.
"Su-Astaga. Aku lupa membuat bagian penutupnya," Rose panik lalu berlari menuju meja kerjanya.
"Ya ampun, Roseanne Kim. Bagaimana bisa kau lupa membuatnya? Bukannya sudah ku bilang selesaikan semuanya terlebih dahulu baru kau boleh pulang?"
"Bisakah kau tidak menggomeliku dan segera membantuku," ucap Rose jengkel. Melihat ekspresi wajah Chanyeol, Rose tersadar. "Ah maafkan saya sajangnim," lanjut Rose lalu segera membuat secepat mungkin. Ia di bantu dengan Chanyeol. Setelah selesai ia dan Chanyeol berlari menuju ruang rapat.
"Maaf kami terlambat," ucap Rose lalu membungkuk di depan semua anggota rapat.
"Apa yang kau lakukan. Kenapa meminta maaf?"
"Kita kan sudah datang terlambat, jadi sudah sepatut nya kita meminta maaf," bisik Rose karena ia takut menyinggung CEO CN ent.
"Tidak perlu meminta maaf. Untuk CEO Park, kami akan selalu setia menunggu, kapanpun CEO mau datang," ujar CEO CN ent genit. Ya CEO CN ent ini adalah seorang yeoja yang memang merupakan salah satu penggemar Chanyeol.
Mereka langsung saja memulai rapatnya. Kali ini Rose sudah tidak tertidur karena ia cukup tidur semalam. Tapi ia jujur sangat bosan. Beberapa kali ia terlihat menguap. Ia mencoba menghilangkan rasa bosannya. Satu-satunya cara menghilangkan rasa bosan Rose saat ini adalah melihat wajah tampan sajangnim.
Rose beberapa kali memikirkan betapa tampannya sajangnim-nya. Jika saja kelakuannya baik, Rose pasti akan jatuh cinta padanya. Tapi sikapnya membuat dia masuk dalam list merah Rose. Tapi saat ini, Rose bisa melihat betapa seriusnya Chanyeol. Ia tau bahwa dulu Chanyeol tidak seperti ini. Penyebabnya karena wanita itu.
Rose sebenarnya sudah tau semuanya dari Jisoo. Jisoo adalah saudara sepupu Chanyeol dan Jisoo yang menceritakan semua kisah Chanyeol. Rose prihatin dengan betapa rumitnya jalan percintaan Chanyeol. Ia tau di balik wajah datarnya, ia menyembunyikan banyak kesedihan. Rose terkadang berpikir bahwa ia ingin menjadi orang yang bisa mengembalikan Chanyeol seperti dulu. Kembali menjadi seseorang yang ceria.
~~~
"Terima kasih atas kerjasama nya, CEO Park. Jika tidak karena fashion mu, mungkin grup idol perusahaan kami tidak dapat bersaing dengan group dari KS ent," ujar CEO CN ent dengan manja. Ia mengelus tangan Chanyeol pelan.
"Ehm tolong jangan seperti itu. Sekarang aku harus pergi karena aku masih ada rapat lagi," tolak Chanyeol sambil menepis tangan yeoja itu. Ia segera pergi diikuti Rose dari belakang.
"Egghh menyebalkan," geram yeoja itu.
~~~
"Sajangnim, apa anda akan langsung ke KS ent?" tanya Rose saat mereka berjalan keluar ruangan rapat.
"Ya, hubungi mereka dan bilang kita akan segera pergi ke sana."
"Baiklah sajangnim."
"Ah Rose-ssi, ehm aku ingin kau ikut makan malam bersama KS ent dan SH company," ajak Chanyeol dengan ragu-ragu.
"Ne? Saya?"
"Memangnya siapa lagi yang bernama Rose disini? Lagian kau tidak akan sendiri disana karena mereka akan mengajak teman temanmu juga," ucapan Chanyeol membuat Rose bingung.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Cold Boss || Chanrose {End}
Fanfiction"Berhenti berkata kau mencintaiku. Berhenti melakukan hal romantis padaku. Berhenti membuat aku berharap. Jika kau memang masih mencintainya, jangan datang padaku" Roseanne Kim "Percayalah padaku. Apa aku orang yang sulit dipercayai? Jangan memperca...
