album baru zico yang berisi salah satu lagu kolaborasi dengan woojin rilis september itu, mengingat betapa populernya penyanyi senior itu, tidak perlu waktu lama bagi fanbase zico untuk mendengarkan lagu yang ada. beberapa dari mereka mengakui jika kolaborasi kali ini sangat bagus, namun seperti biasanya netizen lain tidak akan pernah puas mau seberapa keras pun artisnya berusaha. mereka akan dengan mudah menembakkan kritik kejam jika mereka menemukan celah dan kelemahan artis tersebut.
"hyung, apakah kita ada job lain akhir tahun ini?"
minkyu mengecek ponselnya, menggeser layar untuk mengecek jadwal dari artis yang dibimbingnya ini sebelum menyebutkan deretan pekerjaan seperti penampilan di Gayo Daejun dan acara akhir tahun lainnya. woojin mencoba mengingat jadwal yang ada sebelum bertanya lagi,
"bagaimana dengan awal desember?"
"awal desember sepertinya tidak ada jadwal, woojin-ah. kenapa memangnya?"
"aku mau datang ke wisuda salah satu temanku."
minkyu mengerutkan keningnya, "bang chan?"
woojin mengangguk, sedikit mempertanyakan kenapa manajernya mengingat chan ketika bahkan minkyu tidak mengingat nama temannya yang lain. mungkin karena ia dan chan dekat, begitu pikir woojin. pemuda itu masih menunggu afirmasi dari manajernya, kakinya sedikit mengetuk lantai sambil berharap-harap cemas.
minkyu menghela napas, "baiklah, tapi gunakan penyamaran. aku tidak mau mendengar ada kerusuhan atau berita jika kau terluka, oke? berikan kontakku pada bang chan supaya jika ada apa-apa dia bisa menghubungiku."
"terima kasih, hyung!" ucap woojin sambil tersenyum lebar.
minkyu sedikit banyak berpikir jika sesuatu akan terjadi desember esok dan ia berharap sesuatu itu bukanlah hal yang buruk.
ʕ'•ᴥ•'ʔ
chan membereskan berkasnya yang harus ia lengkapi untuk mengikuti wisuda desember esok, ia berjalan menuju ruang administrasi sambil mengecek e-mail nya. chan berhenti mendadak, mulutnya membulat, di e-mail nya ia melihat sebuah surat... surat penerimaan internship di Starship Entertainment. chan hampir berteriak keras jika saja ia tidak ingat di mana ia berada, ia hanya bisa memeluk berkas dan ponselnya, melompat-lompat tanpa suara.
beberapa orang melewati chan dengan pandangan heran, mempertanyakan kenapa pemuda itu melakukan selebrasi di depan ruang adminitrasi fakultas. tapi mereka hanya menggelengkan kepala, tidak menghiraukan kelakukan pemuda itu. memang mahasiswa seni sepertinya tidak ada yang benar kelakuannya, jadi hal seperti itu adalah sebagian hal yang biasa dilihat oleh mahasiswa seni.
"bear!" teriak chan begitu woojin mengangkat teleponnya.
"ada apa, channie? kamu nggak papa? kamu di mana?"
chan terkekeh mendengar nada suara woojin yang terdengar khawatir, ia paham jika woojin pasti merasa seperti itu karena ia memulai panggilan dengan teriakan, "nggak, aku nggak papa. aku mau ngasih kabar baik!"
"apa?"
"jadi..."
"chan, jangan membuatku mati penasaran, umurku masih panjang," chan tahu woojin pasti sedang memutar bola matanya malas.
"aku diterima di Starship Entertainment!"
ada hening sesaat di telepon sebelum terdengar bunyi teriakan yang tidak kalah kerasnya dengan teriakan chan di awal telepon. chan bisa mendengar suara lompatan yang cukup keras dari ujung telepon, membuatnya terkekeh karena ia bisa membayangkan bagaimana bentuk woojin saat ini. samar-samar ia bisa mendengar suara manajer woojin yang memintanya untuk duduk dengan tenang, membuat tawanya semakin keras.

KAMU SEDANG MEMBACA
This Love [ B. Chan x K. Woojin ]
Fanfictioninspired by mikitoP's Sarishinohara, Yonjuunana, and Akaito; Little Mix's Secret Love Song [ "they say the more tears you shed, the stronger you become. but that's wrong, you only break apart."] --- ["I am right here for you"] Stray Kids AU bxb lowe...