🌙 - day.5 (2/2)

185 49 7
                                        


Renjun mendongakkan kepalanya kesana kemari, mencari sosok yang memintanya kesini, gudang selatan sekolah.

Gerbang selatan sekolah sangat tidak terurus, sangat sepi, biasanya menjadi jalan keluar bagi murid murid yang telat. berbagai mitos tersebar di seluruh penjuru sekolah, namun Renjun tidak takut, ia tidak percaya hal hal seperti itu.

“Hai”

Renjun tersentak, kemudian tersenyum. Menemukan Nayoung sedang berdiri bersandar di sebuah tiang.

“Hai, mau ngapain disini?” tanya Renjun lembut.

“mau ngomong” jawab Nayoung singkat, senyuman misteriusnya membuat Renjun curiga.

“ngomong apa? Kalo ngomong bisa dikelas kan?” Renjun semakin curiga.

“itu.. lu.. mau.. gak?” Nayoung terbata-bata, ia masih belum sadar juga.

Renjun memiringkan kepalanya, seolah berkata “apa?”.

Nayoung yang belum sepenuhnya sadar, merasa terlalu pusing. Efek obat bunda Yoona terlalu ampuh.

Tanpa sadar, Nayoung mengeluarkan pisau yang diberi bunda Yoona tadi pagi, membuat Renjun tersentak.

“He-hei.. Nayoung” Renjun mundur beberapa langkah.

“mau gak.. jadi..?” Nayoung berkata sembari mendekati Renjun yang menjauh, masih dengan pisau di tangan kanannya.

“ja-jadi apa?!” Renjun panik sendiri

“jadi..” Nayoung belum sepenuhnya sadar, masih berjalan gontai dengan tangan kanannya menggenggam erat pisau.

Terpaksa, Renjun menggapai tangan Nayoung, lalu mengambil alih pisau tersebut.

“lu gila, hah?!” seru Renjun, kemudian memukul pipi Nayoung, mencoba menyadarkan Nayoung.

“HAH?!”

Nayoung melebarkan matanya, kemudian memundurkan badannya yang benar benar dekat dengan Renjun.

“Gua.. ngapain?!”

Nayoung kebingungan sendiri, ia tambah kaget saat pisau dari bunda-nya sudah ada di tangan Renjun.

gawat!

“jadi apa sih?” tanya Renjun, kebingungan.

“ja-jadi..”

“jadi..”

“guru!” entah ide darimana, Nayoung langsung menyebutkan cita citanya saat masih sekolah dasar.

“guru?” Renjun mengerutkan keningnya.

Keajaiban, Otak Nayoung bekerja sangat cepat, sehingga Nayoung juga bisa menjawab pertanyaan Renjun tanpa terbata bata.

“Guru masak!”

“guru masak?” Renjun masih bingung sendiri, tiba tiba Nayoung berubah 180 derajat.

“iya..” lirih Nayoung.

Renjun menggelengkan kepalanya, lalu tertawa.

“ngapain harus jadi creepy, sih?” seru Renjun, sambil mengacak rambut Nayoung.

“m-mabok mungkin? haha kemarin gua habis disogok cola sama Riyeon, mungkin efeknya gitu”

ugh, alasan macem apa sih?!

Bodohnya, Renjun percaya dengan alasan Nayoung.

“yaudah besok kan libur, mau latihan di rumah gua?” ajak Renjun.

“y-yaudah..”

🌙


kaku sekali, aku gely~~

[✅] 15 days, renjun Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang