🌙 - day.9

174 51 13
                                        


day 9
Friday
19 June

07.00

"Renjun!"

Kali ini, senyuman Nayoung terukir, Renjun telah kembali, Renjun yang dulu.

Renjun melambaikan tangannya ke Nayoung, kemudian tersenyum manis.

"Kok balik?" tanya Nayoung, saat Renjun berjalan ke arahnya.

"balik apa?" tanya Renjun balik.

"kemaren kenapa? Kok ngejauh? Marah ya?" tanya Nayoung lagi.

"ooh" jawab Renjun pendek. Mukanya santai, biasa saja. Namun padahal dalam hatinya ia was-was, sedang mencari sejuta alasan.

"badmood terus, berantem sama mama" ceplos Renjun akhirnya, disertai anggukan oleh Nayoung.

🌙

10.00

"Nayoung!" seru Renjun, membuat Nayoung yang sedang menghabiskan bekalnya terkejut.

"Apa?"

"Mabal, yuk?" tanya Renjun sembari menunjukkan gingsulnya.

"H-hah?" Nayoung heran, Renjun habis makan apa?

"R-Renjun? Tadi lu makan apa?" Nayoung terlihat takut ke Renjun yang tiba tiba terlihat seperti berandalan.

Renjun berdecak.

"pengen ngerasain aja, mabal terus cari makanan deh diluar. Mau gak? Kalo mau ayo, tas-nya nanti titipin ke Jaemin" ajak Renjun.

Nayoung menganggap itu ancaman bunuh diri. Tidak tidak, ia ingin menjadi murid baik baik disini.

"nggak! Sana sendiri aja!" tolak Nayoung.

"ayolaah, Riyeon gamasuk kan? daripada lu ngga ada temen?" tawar Renjun lagi. Tapi tetap dibalas gelengan kepala oleh Nayoung.

"emang kenapa harus gua? Kenapa ngga sama cowok aja?" tanya Nayoung heran.

Renjun menelan ludah mencari alasan.

karena cuma lu target gua, Nay.

"ya.. pengen aja" Renjun berbicara seadanya.

"ada-ada aja, nggak! Sana sendiri aja!" Tolak Nayoung lagi.

"Yaudah, nanti pulang sekolah aja ya" seru Renjun, kemudian berbalik ke tempat duduknya.

Tanpa disadari Nayoung kalau daritadi tangan Renjun menggenggam pisau silver.

🌙

Bel pulang sekolah berdering di setiap gedung sekolah, disusul murid murid yang keluar memakai tas meninggalkan sekolah.

"Renjun?" seru Nayoung, menoleh ke arah tempat duduk Renjun.

"Iya? Jadi kan? Ayo! Gua mau ngajak lu ke taman kota loh" seru Renjun bersemangat.

"Sorry, gua mau jenguk Riyeon nih. Besok aja ya? Besok kan Sabtu tuh" Nayoung tampak tidak enak.

Muka Renjun blank, berusaha mencerna kata kata Nayoung kembali.

"nggak jadi?"

"Sorry Jun, besok aja ya" Nayoung pun pergi meninggalkan kelas.

Renjun hanya diam, meratapi apa yang akan terjadi padanya dirumah nanti. Apa yang dikatakan mamanya jika jadinya begini?

Tanpa disadari teman temannya, Renjun membanting pisaunya ke lantai kelas tanpa suara.

🌙

aku mau dabel apdet, kayanya kependekan:')

[✅] 15 days, renjun Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang