Kita sesederhana malam dan siang, pagi dan sore. Kita ada di semesta dengan kisah yang sama, tetapi tidak untuk berada dalam babak yang sama. Kita terlampau berbeda arah dan tujuan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sebuah Penyesalan
RomantikaAkulah Si pecundang itu, yang melukaimu begitu tega.
