Happy reading
.
.
.
Pria dewasa dengan pakaian khas kantornya itu menuntun lengan seorang bocah. Kaki-kakinya membawa mereka ke sebuah tempat. "Kita mau kemana?" tanya bocah yang umurnya baru menginjak angka 5. Dia terlihat antusias.
"Ke tempat Makan. Daddy sangat bosan makan makanan di kantor. Tidak apa 'kan?"
Keduanya duduk berhadapan di salah satu meja paling dekat dengan kaca besar restoran. Posisi makan menghadap indahnya kelap-kelip lampu jalan seperti ini memang favoritnya Daddy beranak satu itu.
Seorang pelayan menghampiri meja mereka tak lupa bersama daftar menu dan buku kecilnya.
"Selamat malam, Tuan."
Pasangan ayah dan anak ini mempunyai selera yang hampir sama dalam segala hal. Maka dari itu ketika pelayan tersebut mencatat pesanannya, Chanyeol tidak perlu menunggu anaknya untuk memilih menu, toh apa yang dirinya pesan putri kecilnya itu pasti akan mengikut.
Setelah yakin tidak ada tambahan dalam pemesanan menu, pelayan tersebut undur diri dan meminta pelanggannya untuk menunggu. Sambil menunggu pesanan datang, Chanyeol membuka tabletnya yang kedapatan beberapa notifikasi masuk. Matanya juga sesekali melirik putrinya yang ternyata tengah sibuk memandangi setiap sudut seperti mencari seseorang.
Dia mengulurkan tangan dan mengusap kepala putrinya.
"Mencari siapa, hm?"
Bocah itu menoleh pada sang ayah dan berujar antusias. "Mencari Bunda cantik."
Bunda cantik?
□ □ 💫 □ □
Selama di perjalanan pulang, Chanyeol terus memikirkan seseorang yang dimaksud Bunda Cantik itu. Kenapa putrinya mengatakan 'mencari Bunda cantik?' Bukankah berarti mereka sering bertemu? Tapi kenapa dia tidak pernah mengetahuinya?
Dia penasaran dan ingin menanyakan hal tersebut pada putrinya. Namun untuk saat ini dirinya urungkan. Menurutnya akan lebih mudah dan jelas jika membahasnya di rumah saja.
Tidak memakan waktu banyak untuk sampai di kediamannya, dia mengarahkan kemudinya menuju garasi yang nampak luas itu. Dia memarkirkan mobil lalu melepas sabuk pengaman yang melekat pada putrinya.
Chanyeol terkekeh melihat putri kecilnya itu sudah tertidur pulas di sampingnya. Tidak seperti biasanya anak ini akan tertidur sebelum benar-benar sampai di kamarnya. Katanya, AC mobil itu sangat menusuk dan hal tersebut membuat Nayeon tidak bisa tidur. Tetapi sepertinya tidak berlaku untuk malam ini.
Karena tidak tega mengusik ketenangan putrinya, dia mengangkat Nayeon kecil itu dan membawanya ke dalam rumah.
"Sepertinya besok saja aku membahas hal ini," dia membaringkan tubuh mungil tersebut di atas ranjang miliknya. Setelah membersihkan diri, dia bergabung di sampingnya. Namun belum lama dia memejamkan mata, suara isak tangis tiba-tiba saja memenuhi ruangan. Hal itu membuatnya terjaga kembali.
Chanyeol mengubah posisinya menjadi duduk. Dia memindahkan Nayeon ke atas pangkuannya lalu memeluknya erat.
"Putri Daddy kenapa menangis, sayang?"
"Hiks, Bunda Cantik dibunuh,"
Chanyeol menjadi semakin penasaran dengan kisah Bunda Cantik. Kenapa hal tersebut bisa memengaruhi putrinya?
"Siapa yang membunuhnya?" katanya memilih menanggapi. Dia masih berusaha terlihat biasa saja karena mungkin putrinya itu hanya bermimpi.
"Nayeon sangat takut, Daddy..."
Chanyeol memeluknya semakin erat. Mendengar tangisan putrinya membuatnya selalu teringat dengan mantan istrinya yang sudah lama tidak ada kabar. Hal yang menyakitinya ketika istrinya itu ingin berpisah dan dia tidak mampu terus menahannya.
Chanyeol berperan sebagai ayah sekaligus ibu bagi Nayeon. Sering kali gadis kecil itu menangis diam-diam merindukan Ibunya. Dia hanya bisa berdo'a dan memenangkannya, karena pada dasarnya dia pun sama merindukannya seperti Nayeon.
"Jika Mommy berada di sini dan mengetahuinya, Mommy pasti akan sedih juga."
Chanyeol tersenyum tipis. Tangannya menarik laci nakas lalu mengeluarkan sebuah foto berukuran kecil. Senyumnya kian lebar mengingat memori-memorinya kembali teringat jika sudah menatap foto tersebut.
Nayeon menatap Ayahnya.
"Itu siapa?"
Chanyeol memperlihatkan foto tersebut pada Nayeon. Namun entah kenapa putrinya itu tiba-tiba berteriak.
"BUNDA CANTIK!"
Tbc
.
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
Stories [ Wenyeol ]
Fanfiction[ FANFICTION ] Hiatus Short story yang isinya tentang Wendy & Chanyeol. Suka tinggal baca, kalo ga suka ya gak usah baca. Bakal update kalo memang lagi ada ide. © 2018 Cover by canva
![Stories [ Wenyeol ]](https://img.wattpad.com/cover/167030072-64-k26446.jpg)