#5

8.2K 255 7
                                        

Di sebuah toko perbelanjaan,bisa disebut tempat itu mall.Mirellia dan Cellya sahabatnya,sedang beradu mulut,sedikit berdebat karena selera mereka yang berbeda.

"Cell,aku akan berhadapan dengan ibu nya Haiden,tidak mungkin aku memakai pakaian seperti ini" tentang Mirell.

"Tidak apa Mir,ini akan bagus jika dipakai dirimu,lihatlah ini sangat mewah" balas Cellya menatap takjub dress yang dipegangnya.

"Cellya,aku tidak akan pergi ke acara pesta siapapun" ucap Mirell lagi dengan menyentuh keningnya,pusing dengan selera sahabatnya yang suka dengan kemewahan.

Cellya mengerucutkan bibirnya sebal,karena saran nya ditolak oleh Mirellia.

"Kau suka?" tanya Mirell mengangkat sebelah alis.Cellnya mengangguk kuat berkali kali.

"Ambilah,Haidej sedang berbaik hati,jadi manfaatkan kesempatan dengan baik okay?" ujar Mirellia menyeringai.

Sahabatnya itu loncat loncat kegirangan dan memeluk erat Mirellia saking senangnya.

Mirellia kembali melihat lihat dress yang ada disana.akhirnya ia menemukan dress yang cocok untuk dirinya.

"Ah ini sangat elegan,cocok untukku" ucapnya.

"Cell,bagaimana jika ini?" tanya Mirell sambil menunjukan dress pilihan nya.

"Terserah kau,yang penting mari ke kasir sekarang" ajak Cellya tak sabar dan tidak memperdulikan pilihan Mirell.

Mirell menggelengkan kepala heran,karena Cellya sudah lebih dulu melenggang kearah kasir tanpa menungguinya.

Mirell menyerahkan Black card milik Haiden yang diberikan pria itu untuknya.urusan pembayaran sudah selesai,dua gadis itu keluar dari Mall dan tepat di halaman Mall terdapat Limousine mewah.

Seseorang menghampirinya.

"Nona,saya diutus Boss untuk menjemput anda,mari" ujarnya.

"Boss? Siapa? Apakah Haiden?" tanya Mirell.

"Benar nona,silahkan"

Mirellia benar benar tak menyangka,Haiden sampai menyediakan Limousine yang mewah ini untuk menjemput dirinya.

"Mir? Kita naik Limousine? Ahh aku seperti sedang bermimpii" pekik Cellya senang.

"Maaf nona,tetapi Limousine ini hanya untuk Nona Mirellia,itu perintah Boss" seketika Cellya menurunkan pundaknya lesuh.tetapi gadis itu kembali tersenyum.

"Tapi tak apalah,yang penting ini" ucap Cellya memperlihatkan tentengan nya,bingkisan berisi dress mewah.gadis itu memeluk Mirellia sekilas.
"Sampaikan terimakasihku kepada Boss mu yang tampan itu" tambahnya,lalu melenggang pergi untuk mencari taksi.

Setelah kepergian Cellya, Mirellia baru ingat bahwa dia belum sempat membeli tas branded keluaran baru,dia sangat mengidam idamkan tas tersebut.mungkin harga nya berkali kali lipat dari gaji nya.

Akhirnya gadis itu kembali masuk Mall sendirian.

"Sumpah,ini jauh lebih indah dari foto nya,hmmm 178 juta?" gumam Mirell berfikir sejenak.

"Tak apa,Haiden tidak mungkin jatuh miskin setelah ini" ucap Mirell santai.

Setelah antre di kasir yang cukup lama,Mirellia keluar dari Mall dan masih menemukan Limousine yang sedari tadi setia menunggunya.

"Antarkan aku pulang ya pak" ucap Mirell.

"Baiklah"
_______

Besok nya,

#Mirellia Pov

Huh! tidak tau kenapa jadi grogi begini,ini kan hanya pura pura.oh Mirell,santai saja okay.
Ini cat kuku milikku kemana sih,padahal baru beli kemarin.kenapa semua mendadak rumit seperti ini?

I hate my JERK boss!! (Completed)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang