#Ending

8.1K 230 10
                                        


Waktu tetap akan berjalan,apapun yang terjadi.dan kini seorang gadis sedang memakai gaun pengantin yang sangat indah melekat ditubuh nya.

Siapa lagi jika bukan Mirellia,dia hari ini akan menikah. Namun apa penyebab gadis itu murung? Padahal ini hari bahagia nya.

"Entah bagaimana aku bisa membahagiakan Alarick,jika aku saja masih mencintai pria lain" gumam Mirell sendu.

Jelas jelas Mirell masih mencintai Haiden,Boss yang menyebalkan,mesum,tapi ganteng itu berhasil memikat hati Mirellia.

Jujur saja,Mirellia berharap Haiden menculik nya,gila bukan? Disaat saat pernikahan nya ia malah berharap dibawa pergi oleh pria lain.

Tok tok tok!!

"Pria mu sudah datang,bisa kah kami masuk untuk menjemputmu?" suara tersebut adalah milik Mrs Rhea,ia datang bersama suami nya Mr Freyno,kerabat dekat Daddy.

"Ya,masuklah" sahut Mirellia.

dua orang itupun muncul dari balik pintu kayu berwarna putih dengan ukiran indah itu.

"Bagaimana, sudah siap?" tanya Mr Freyno.aku mengangguk ragu.

"Mari" ajak mereka berdua.

Mirell pun keluar dari kamar yang sudah dipersiapkan gedung Hotel tempat ia menikah.

Gadis itu terus saja menunduk tanpa mau menatap sekeliling orang yang hampir semua menatap takjub pada diri nya.Mirell menunduk,bukan karena malu grogi atau tak biasa ditatap ramai,tapi karena ia menyembunyikan raut ragu nya.

Ia terus menunduk melihat kaki nya menuruni anak tangga satu persatu.

Akhirnya tibalah Mirell pada anak tangga terakhir,ada sebuah uluran tangan yang menyodor untuk nya.

"Angkatlah wajahmu,ada sebuah kejutan" bisik Rhea dengan senyuman nya

Rhea menatap suami nya lalu tersenyum penuh arti juga.Freyno dan Rhea sangat senang dan berbahagia bisa mendampingi Mirellia mengantarkan nya pada calon suami Mirell.dengan keadaan yang belum dikaruniai sebuah anak,hal ini sangat membuat Freyno dan Rhea begitu bahagia,usia mereka sudah kepala empat.

Mirell pelan pelan mengangkat wajahnya,ia harus menerima apa yang akan terjadi hari ini,termasuk menjadi istri orang yang tidak ia cintai sama sekali.ia harus percaya pada takdir,bahwa takdir akan membawa nya kepada kebahagiaan.

Deg!!

Wajah pertama yang ia lihat bukanlah pria yang akan menikah dengan nya,dimana Alarick?

Mirell sangat terkejut dengan keberadaan pria dengan jas hitam dan celana senada di depan nya ini,bagaimana bisa?

Banyak sekali pertanyaan yang ada dibenak Mirell,tapi ia harus menyimpan nya dulu karena Haiden menggerakan tangan nya lagi,demi apapun Mirell tak mengerti dengan semua ini.

Ya,yang berada didepan Mirell bukanlah Alarick,melainkan Haiden yang tidak ada sangkut paut dengan pernikahan nya.mau tak mau Mirell mengembangkan senyum nya lalu menatap kearah samping kanan nya.

Rhea masih menggandeng nya dengan senyuman manis sejak tadi,Mirell mengangkat satu alis nya bertanya ia harus apa.

Rhea mengangguk,Mirell kembali menengok kearah kiri yang sudah ada Freyno dengan senyum memamerkan deretan gigi nya,Freyno juga mengangguk.

Tiba akhirnya Mirell membalas uluran tangan Haiden.Haiden menggenggam tangan Mirell sangat tak ingin melepas nya lagi.ia menuntun gadis nya menuju altar.

Begitupun Mirell juga sangat tidak ingin jauh lagi dengan Haiden,ia mengeratkan tubuhnya memeluk lengan Haiden.

Setelah mengucap janji,dan memakaikan cincin di jari satu sama lain,Haiden mengecup kening Mirell dan berujung dibibir Cherry nya.

"Maaf sebelum nya aku telah merebut firstkiss mu" ucap Haiden dengan desahan tertahan.

"Kau memang mesum" balas Mirell dengan membisikan tepat di telinga Haiden.

Haiden mendesah pelan karena merasakan deru nafas Mirell di lehernya.

"Shitt!!"

Haiden menggendong Mirell ala bridal style menuju kamar hotel yang telah Haiden pesan khusus untuk nya dan Mirell.

Banyak riuh piuh tepuk tangan akibat ulah Haiden yang memperlihatkan ketidak sabaran nya dengan membawa Mirell sebelum acara selesai.

Mirell dibawa masuk kesebuah kamar yang sangat luas,disana hanya ada satu ranjang yang sudah ada taburan  bunga mawar diatas nya.dan beberapa lilin yang melingkari ranjang tersebut.

Haiden langsung membanting Mirell keatas ranjang,pria itu membuka jas dan kemeja nya dengan kasar,membuang nya kesembarang arah.

Mirell sedikit terkejut melihat Haiden yang tertutupi oleh nafsu,buktinya telinga Haiden memerah dan Mirell melihat sebuah tonjolan dibalik celana pria yang baru beberapa menit menjadi suami nya itu.

Haiden mulai menerkam Mirell dan menindihnya.memagut bibir Mirell,memberi ciuman yang begitu dalam.Mirell hanya terpejam dan menikmati semua perlakuan Haiden.

Dan setelah itu Haiden membukakan resleting gaun Mirell.entah apa yang terjadi setelah itu....

Percayalah tuhan akan adil dengan semua ciptaan nya,ia tidak akan memberikan sebuah kebahagiaan sebelum kau merasakan liku nya hidup mu terlebih dahulu,agar kau belajar dari liku tersebut untuk membuka kunci kebahagiaan selanjutnya...
__________

Di tulis : 10 August 2019.

Jangan lupa tinggalkan jejak.

Sorry kalau endingnya nggak asik,makasih buat coment dan vote kalian yang pernah berkenan mampir baca cerita gaje dan aneh ini atau jelek ini:(

Aku seneng berhasil nulis cerita ini sampai complite walau up nya molor terus,karena aku selalu curi curi waktu buat nulis ini disela tugas yang seabrak ini.jadi aku makasih lagi buat kalian yang masih ngehargain aku dan menyemangati akuILY 5000 buat kalian,biar genap😘😘😘

I hate my JERK boss!! (Completed)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang