#14

6.3K 214 10
                                        


Mansion Alexy,

di ruang makan.Haiden, Alexsano,Alexy,serta tuan Davidson sedang menikmati menu penutup sarapan pagi nya.

Setiap setelah kepulangan Xaviero,ayah Haiden dan Alexsano,serta suami Alexy,dari berjelajah ke berbagai belahan dunia untuk mengurus perusahaan nya satu persatu.mereka pasti akan meluangkan waktu nya sebentar untuk berkumpul,entah itu makan malam,sarapan bahkan menonton tv bersama.

Di sela mengunyah jelly nya,Xaviero bertanya kepada putra bungsu nya Haiden. "Bagaimana kabar kantormu?" tanya nya sambil menatap Haiden.

Haiden menyunggingkan satu sudut bibirnya, "jadi kurang berapa banyak lagi informasi dari anak buahmu sehingga kau bertanya padaku lagi?" balas Haiden sengit.

"Lalu berapa banyak lagi gadis yang ingin kau rusak?" balas Xaviero lagi.

ayah dan anak tersebut saling menimpali dengan perkataan yang sedikit tidak pantas,namun itulah yang membuat mereka terlihat dekat.Xaviero tau semua hal tentang putra nya,urusan kantor,asmara,semua hal ia tau,termasuk mengenai Mirellia.

Satu yang Haiden tidak tau,mengenai masalalu ayah nya.

"Kalian ini apa apaan,sejak dulu tidak pernah berubah" lerai Alexy,seorang wanita yang paling disayangi ditengah tiga pria itu.

"Kau tidak tau saja pap,putra bungsu mu ini sedang patah hati" timpal Alexsano.

"Oh ya? Ternyata putra ku bisa patah hati juga" balas Xaviero dengan raut mengejek.

Haiden yang terlanjur membayangkan kepergian Mirell pun merasa tersinggung,ia kembali merasakan rasa bersalah itu,rasa yang seakan sedang mencekik nya.

Ia membanting sendok dan garpu yang semula digenggamnya,sehingga menimbulkan suara dentingan yang keras.lalu pergi menuju kamarnya.

"Tuh kan,putra ku pasti tersinggung" Alexy merasa kasihan melihat Haiden yang terburu buru menaiki tangga.

"Tenang saja,mereka akan segera bersatu,tuhan pasti memihak mereka" ucap Xaviero menatap lurus tangga menuju kamar putra nya.

"Dari mana kau tau,pap?" tanya Alexsano.

Xaviero hanya menyunggingkan senyum misterius nya, "apa yang tidak diketahui oleh ayahmu ini?"

"Seperti nya ayahku bertalenta menjadi seorang mafia" gumam Alexsano.

___________

Di rumah Mirellia.

Hari ini adalah hari minggu,gadis itu libur.dan entah sosok apa yang merasuki nya sehingga membuat Mirell melamun seperti barang mati.

Ya,fikiran dan hati nya sedang bergelut,berebut agar dipilih oleh sang pemilik tubuh.

Fikiran: Haiden tidak mungkin datang untukmu,dia sangat membencimu,sekarang fokuslah kepada orang yang sedang berusaha sabar mencintaimu,yaitu Alarick,dia pria baik yang akan mencintai dan mengayomi mu.

Mirellia menggeleng.

Hati: bagaimana kamu bisa fokus kepada Alarick,disini yang paling dalam jelas jelas perasaaan mu masih untuk Haiden, jangan bohongi dirimu,kamu masih berharap dia datang,kesabaran mu masih luas untuknya.

Mirell lelah,dan akhirnya meneteslah bulir airmata nya.benar kata hati nya,ia masih berharap kepada Haiden.

"Tapi bagaimana ini,pernikahanku dengan Alarick semakin dekat,aku tidak mau terlalu jauh untuk menyakiti nya" lirih Mirell.

Flashback on..

"Milelia,mau kan nikah cama Al?" tanya Alarick kecil sambil berlutut didepan Mirellia kecil.

I hate my JERK boss!! (Completed)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang