"Mirell,apa agenda saya hari ini" tanya Haiden didalam mobil,mereka sedang perjalanan kembali ke kantor setelah meeting diluar kantor.
"Hari ini anda ada penerbangan ke bali untuk meeting bersama JF.corp,Boss" jawab Mirell formal,entah sejak kapan dimulai.
"Shit! Kenapa mendadak sekali" kaget Haiden.
"Waktu dan tempat adalah anda sendiri yang menentukan,boss" ujar Mirellia datar.
"Ya sudah,mari ke apartemen ku" Mirellia menautkan alis,ada siksaan apa lagi yang menungguinya hari ini.
"Untuk apa boss?" tanya Mirell malas.Haiden tidak menjawab pertanyaan Mirell.
Singkat waktu,Mirell dan Haiden sudah berada didalam apartemen milik pria itu.
"Nih,bersihkan dulu,lalu kemaskan segala keperluanku untuk pergi ke bali" Mirell memasang muka jengah.jika sudah berhubungan dengan tempat tinggal pasti dirinya akan di beri tugas layaknya seorang pembantu.
"Cepat,jangan jadi Sekretaris yang malas." peringat Haiden,Mirell tak menggubris lalu segera membersihkan kapal pecah milik Bossnya.
Humor sekali,bahkan bossnya lebih malas dari sekretarisnya yang rajin/batin Mirellia.
"Itu lemari ku,kemaskan segala keperluanku" lagi lagi Mirell dibuat kesal dengan tingkah Haiden yang sangat Bossy.
Mirell membuka lemari baju yang terdiri dari beberapa pintu dan laci.Mirell mengambil 2 jas dan 3 kemeja yang tergantung disana.
Mirell iseng ingin melihat isi di dalam laci.dan saat gadis itu membuka laci,sontak Mirell merasa mual dan jijik.disana terdapat banyak sekali majalah dewasa yang covernya menampilkan banyak sekali wanita wanita yang hanya mengenakan bikini atau baju baju sexy,mereka terlihat Hot.
Dan yang lebih menjijikan lagi,Mirell juga menemukan alat pengaman seks,yang masih terbungkus maupun yang sudah kelihatan pernah digunakan.membuat Mirell bergidik.
"Shit! Dia sudah tahu" gumam Haiden yang bersandar dikepala ranjang.
"Huek! Huek!" Mirell tiba tiba berlari ke toilet sambil membungkam mulutnya.
sedangkan Haiden menepuk jidatnya,teledor sekali dia sampai mengizinkan orang lain menggeledah isi lemari nya,dasar bodoh!! Haiden merutuki dirinya.
Mirell tidak yakin,setelah ini apakah ia masih memiliki selera makan,setelah melihat barang barang menjijikan yang ia temukan di dalam lemari Bossnya.
Selain menyebalkan,ternyata Haiden juga... Oh god ini lebih menjijikan dari apapun yang menjijikan di dunia ini.
Mirell keluar dari toilet,namun seseorang mencekal nya,dengan rakus pria itu menciumi bibir cherry milik Mirellia.
Ya,Haiden menciumi sekretarisnya.dengan segala usaha akhirnya Mirell terlepas dari Haiden.segera Mirell menampar rahang Haiden.pria itu hanya mendengus sambil mengelus rahang nya yang terasa panas.
"Damn it! Kau sudah tau sisi lain dari diriku,bahkan yang selama ini selalu aku sembunyikan!" kata Haiden serak,yang terdengar sexy.
"Kau!!! Tidak hanya brengsek,mesum pula! Lengkap sudah!" cibir Mirell kesal.
"Kau sendiri,kenapa harus membuka laci hum?"
"Siapa tau ada barang yang kau butuhkan disana!" jawab Mirell gugup.
Haiden tersenyum tipis,melihat raut Mirell yang kikuk pada saat menjawab.tapi yang jelas,ada rasa lega dalam lubuk hati nya,Mirell seperti nya tidak terlalu mempermasalahkan.
Ponsel Mirellia berdering,Haiden mendongak sedikit penasaran.
"Ada apa mom?"
"Maksudmu?"
"Apa? Kenapa kalian semudah itu?"
"Kumohon tarik keputusan kalian,demi aku mom!" Mirell terisak.semakin membuat Haiden penasaran.
Air mata Mirell langsung saja melolos.gadis itu terjatuh dilantai.menyedihkan sekali.ada apa?
"Hey! Ada apa?!" tanya Haiden cemas.pria itu ikut terduduk.Mirell tak menjawab.
Haiden membopong Mirell keatas ranjang,membiarkan Mirell tenang dulu.
Entah setan sebaik apa yang merasuki Haiden hingga pria itu membawakan segelas air kepada Mirell,dan menaruhnya diatas nakas.
Haiden duduk dipinggiran ranjang.
"Ada apa,hum?" tanya Haiden dengan nada selembut sutra.Mirell masih terpaku dan menatap kedepan dengan tatapan kosong.
"Mereka berpisah" jawab Mirell datar.
"Siapa?"
"Mommy daddy" Mirell kembali terisak pelan.Haiden membawa Mirell ke pelukan nya.
"Apa semudah itu ekonomi membuat Mommy daddy jadi berpisah?" Tanya Mirell lalu tersenyum miris.
"Itu artinya,Kau yang harus kuat!" ucap Haiden,mengelus pundak Mirell.segera Mirell hempaskan.
"Aissh,jangan coba coba mengambil kesempatan dariku!" Haiden melongos,Mirell tetaplah Mirell.gadis baik,hanya saja sedikit boros.
"Haiden,bisakah kau carikan aku Apartemen kecil kecilan? Aku belum siap pulang kerumah" ujar Mirell.
"Tidak,tapi kau bisa tinggal disini untuk sementara" Mirell menatap Haiden tak percaya.bisa bisa ia dijadikan wanita kasur oleh Haiden yang mesum itu.
"Tenang saja,aku tidak akan menyentuhmu" tambah Haiden.
"Mungkin aku hanya meminta ciuman dari mu sebagai imbalan" tambahnya lagi,Mirell menyentil kening boss nya.pria itu kelihatan kesakitan.
"Aku mau ke apartemen Cellya saja!" putus Mirell.mengambil tas branded nya lalu melangkah keluar.
"Yakin tidak mau diantar?" tawar Haiden.Mirell menghentikan langkahnya.
"Tidak" lalu melanjutkan langkah nya,semakin cepat.
Tiba tiba tubuhnya terhuyung.what!! Haiden menggendongnya ala bridal style!!
"Turunkan aku Jerk!!!" ronta Mirell.namun Haiden tetap melanjutkan jalan nya hingga sampai mobil,dan mengantar Gadis itu ke apartemen teman nya.
____________
KAMU SEDANG MEMBACA
I hate my JERK boss!! (Completed)
RomanceBerprofesi sebagai sekretaris seorang CEO yang tampan tapi tengil dan mesum,sebuah derita bagi Mirellia. bahkan setelah tau CEO nya ternyata pria yang terlibat dalam masalah nya,benar benar membuat kehidupan nya terhenti seketika. Haiden, begitu sen...
