Kisah ini berlanjut panjang... Tak hanya usai dimalam tadi. Paginya seisi kampus geger dengan kejadian tadi malam.
WR 2 mengambil keputusan tegas. Tadinya ka Rudi sudah siap di DO tapi dari keputusan audiensi ka Rudi hanya di skors beberapa Minggu dengan ancaman mengunglang 1 semester lagi. Ka Rudi sudah dianggap melanggar, dia harus mengembalikan uang yang ia korupsi dalam jangka waktu satu minggu.
Kubu Adrian bersorak menang. Walau masih ada yang tak setuju dengan keputusan audiensi. Mereka menganggap hukumannya terlalu ringan. Koruptor tidak pantas mengenyam bangku kuliah. Begitu ujarnya.
Dan ternyata bukan hanya mereka yang menjadi sorotan bahkan akupun.
"Jadi selama ini Lo jadian sama Adrian? Gila !! Lo wanita mainan ternyata sana sini mau ya Lo!!"
Aku menghela nafas panjang. Sesampainya didepan pintu kelas langsung diberondong kata-kata menyakitkan aku sudah menduga akan hal itu.
"Kamu ga tau apa-apa. Lebih baik diam"
"Waahh... Sok2an setelah ka Rudi jatuh lu ngaku pacarnya Adrian. Padahal dari dulu Lo pacaran kan sama Adrian? Cuma Lo manfaatin ka Rudi yang waktu itu masih jadi Presma!"
" Oh atau jangan jangan Lo juga ikut makan duit korupsi itu. Makanya Lo ambil aman kembali ke Adrian yang jelas jelas berada di posisi aman!! Dasar jalang!!"
Air mataku menetes. Kali ini aku lemah. Apa aku sekotor itu. Demi apapun aku ga berniat seperti itu.
#$
"Aku sudah bilang, jangan dekati Rudi dia musuhku. Sekarang begini kan jadinya. Semua salah paham"
Adrian menyalahkan ku. Harus pada siapa lagi aku mengadu(?) Apa tidak ada satupun yang mau membela(?) Kenapa begini jadinya....
"Aku harus mendapatkan citra baik. Lebih baik kita jaga jarak dulu. Namamu sedang tercemar Arsy . Aku mohon kita berdrama lagi"
Punggungku bergetar, ku tutup wajah penuh kekecewaan ini. Aku menangis sejadi-jadinya. Aku harus apa(?) Menahan malu selama kuliah..
#$
Demi tahta dan citra baik Adrian . Aku mengalah... Aku dibully habis habisan setiap hari... Bahkan teman kelas pun tidak ada yang mau menemani ku. Bahkan satu kelompok denganku pun enggan.
sekeras inikah kehidupan dikampus(?) Tahta dan harta mengalahkan semuanya...
Sebiji jagung yang tak terlihat ini bisa apa diantara ribuan biji berlian..
Tidak ada lagi yang melihatku...
Aku bukan Melyandra yang ke kampus dengan mobil mewahnya... Akupun hanya menjadi pacar bayangan seseorang yang sebentar lagi dilantik menjadi presiden mahasiswa... Yang digadang gadang sebagai pahlawan kampus dengan mengungkap kebobrokan birokrasi sebelumnya. Tokoh ambassador kampus yang wajahnya terpampang dimana-mana. Si pemenang duta bahasa dua periode berturut-turut.
Dan aku(?) Hanya mahasiswa biasa yang berangkat lari-larian karena takut terlambat. Tak punya prestasi apapun selain IPK baik. Tak punya bakat untuk dipertontonkan dipanggung seni setiap tahun. Bahkan organisasi mahasiswa pun enggan melirikku saat ini. Semua hancur... Bukan hanya birokrasi kabinet Surya milik ka Rudi . Tapi akupun hancur.....
Dan ini semua demi tahta untuk Adrian dan demi kata kebenaran yang katanya sedang diperjuangkan. Tak peduli ada yang tersakiti. Yang paling penting benar(!) Begitukah(?)
Coba lihatlah dari dua sisi yang sering kau katakan Adrian. Disini ada orang yang kau korbankan demi tahta. Orang yang kau bilang sangat kau cintai. Dan aku lah tumbal keberhasilan mu!!
+-
"Lo harus ngambil keputusan tegas Ar ! Putusin Adrian!" Mba Sarah mengusap punggung ku. Aku memeluk mba Sarah erat.
Kenapa seberat ini. Kenapa aku selemah ini hanya karena dibully.
"Aku ga kuat mba. Bahkan sosial media ku mereka heck. Ardian cuma bilang sabar sabar sabar terus... Dikampus pas aku dibully Adrian cuma lewat, sama sekali ga menolongku mba.. bahkan pas aku diguyur jus dikantin. Adrian cuma menatapku sekilas.. aku takut mba"
"Putus sama Adrian Ar !! Lupain Adrian!!"
"Walau aku putus pun bullyan itu akan tetap ada.."
"Kecuali kamu punya pacar lain buat ngebuktiin bahwa kamu gaada apa apa sama Adrian dan soal kalian pacaran itu cuma pengalihan isu... "
"Siapa yang mau jadi pacar aku? Aku cinta sama Adrian"
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA RAHASIA
Ficțiune adolescențiada rasa dibalik hati yang terbenteng kokoh oleh gengsi demi sebuah tahta di sebuah universitas. mana mungkin Ardian bisa menaruh cinta pada Arsy? gadis lugu berparas biasa yang berhasil membuat hatinya bergeter lebih dari biasanya. "hidup saya ad...
