Hari yang di nanti nanti pun akhir nya tiba, hari dimana pernikahan Ricko dan Gladis akan segera di lakukan beberapa jam lagi.
Pernikahan mereka memang hanya digelar di halaman belakang rumah rumah keluarga Pradipta, tapi siapa sangka kebun belakang itu bisa disulap menjadi tempat bak negri dongeng.
Pesta pernikahan ini memang sengaja di beri tema The Garden, tamu yang datang pun harus memakai kostum sesuai status nya, untuk laki-laki yang sudah menikah harus menggunakan pakaian formal seperti texudo, dan untuk perempuan yg sudah menikah harus menggunakan gaun sesuai dengan warna pasangan nya.
Dan untuk para lelaki yang belum menikah mereka harus menggunakan kemeja santai, untuk perempuan nya menggunakan gaun diatas lutut dengan motif bunga. Siapa pun pasangan yang cocok akan mendapat kan hadiah menarik.
****
Satu jam sudah berlalu setelah Ricko dan Gladis mengucapkan janji suci didepan semua tamu undangan, kini mereka sedang berdiri diatas pelaminan sambil memberikan ucapan terima kasih kepada semua tamu undangan yang telah hadir.
"Gladis" ucap Ricko memulai percakapan.
"Kenapa kak" jawab Gladis
"Mulai sekarang kamu jangan panggil kak lagi"
"Terus aku harus panggil apa?"
"Panggil mas"
"Iya mas kenapa?"
"Nah itu kan lebih enak didenger, coba kamu ulang"
"Iya mas kenapaa?"
"Nanti malem kita begadang ya"
"Ihh mau ngapain ga mau ah aku capek, mana sekarang baru jam 11 siang, pasti tamu yang dateng bakal sampe malem kan capek itu mass"
"Ish kamu ini, nanti malem kan malem pertama kita masa mau dilewatin gitu aja"
"Ya bodo, orang capek masa harus dipaksain"
"Ohh jadi kamu udah berani, okee mas cari wanita lain aja buat di ajak seneng seneng nanti malem"
"Awas ya kalo mas berani ngelakuin itu, aku ga bakal bukain pintu buat mas!"
"Jangan gitu dong sayang, aku kan cuma becanda heheh"
Begitu lah kira kira perdebatan Gladis dan Ricko saat tamu undangan mulai menyusut, tapi mereka akan kembali diam saat tamu mulai berdatangan lagi.
****
Ditempat lain bima dan Claudia sedang berbincang bincang dan sesekali tertawa bersama, akhir-akhir ini mereka memang terlihat lebih dekat.
"Clau kamu liat deh tuh muka kamu" ucap Bima mulai menjahili Claudia
"Muka aku kenapa kak? Ada yang salah? Make up aku luntur ya? Aduh gimana dong?" Ucap Claudia gelagapan, pasal nya dia memang sedang menggunakan make up jadi dia takut wajah nya akan kacau.
"Enggak ada apa apa kok"
"Terus wajah aku kenapa kak?"
"Wajah kamu cantik"
Blusshhh
Seketika wajah Claudia merona mendengar ucapan Bima.
'sadar Clau dia itu kak Bima, orang yang suka mainin perasaan cewek' batin Claudia berusaha sadar.
"Apaan sih kak Bima"
"Aku serius kamu cantik, aku sampe gak bisa berpaling ke wanita lain"
"A...aku m..au a..ambil m..inum, ha..us, ya tenggorokan aku haus kak"
"Hah kamu emang beda Clau, entah kenapa aku perasaan ini muncul, padahal kamu cuma anak kecil biasa, tapi kamu beda, kamu selalu bikin aku tertawa dengan kepolosan kamu saat ada didekat ku" ucap Bima setelah Claudia pergi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Story (Slow Update!!)
General FictionGausah pake acara deskripsi kalo tertarik tinggal lirik oke gaess wkwkwk:v
