"Saya Thalia bahwani"
"Ada perlu apa anda kemari?"
"Saya ingin mencari pekerjaan menjadi pembantu apakah disini ada pekerjaan itu?"
"Maaf disini sedang tidak membutuh kan pembantu, cari tempat lain saja ya"
"Tapi saya butuh pekerjaan itu tuan, ibu saya di desa sedang sakit saya butuh uang untuk biaya pengobatan nya"
"Tapi maaf disini memang sedang tidak membutuhlan pembantu"
"Siapa nak?" Ucap ira yang tiba tiba datang
"Ini mih ada orang yang minta pekerjaan tapi disini kan memang tidak membutuhkan pembantu"
"Siapa nama kamu?"
"Nama saya Thalia bahwani bu"
"Kenapa kamu cari pekerjaan ini padahal kamu masih muda dan cantik"
"Saya tidak punya pilihan lagi, ibu saya didesa sedang sakit saya membutuhkan biaya untuk pengobatan nya"
"Disini memang tidak membutuhkan pembantu tapi coba saya tanya keanak saya dulu siapa tau mereka membutuhkan pembantu, karena mereka baru saja menikah"
"Mih, bagas mau ngomong sama mamih"
"Tunggu sebentar ya"
"Baik bu"
Bagas dan ira pun pergi ke dalam rumah
"Mamih ngapain sih nerima orang kerja sembarangan, kalo dia orang jahat gimana"
"Hust kamu ga boleh punya perasangka buruk sama orang, mamih sama papih ga pernah ya ngajarin kamu kaya gitu"
"Tapi mih"
"Udah mamih mau ngomong sama Ricko dan Gladis dulu"
Ira pun pergi dimana semua orang tengah berkumpul
"Ricko, Gladi kalian kan mau pindah kerumah baru kalian, apa kalian butuh pembantu buat bantu bersih bersih disana?"
"Butuh sih mih tapi Ricko belum sempet nyari pembantu"
"Kebetulan, didepan ada seorang gadis desa yang lagi butuh pekerjaan buat ibu nya didesa kalian mau kasih pekerjaan buat dia dirumah baru kalian nanti?"
"Kalo Ricko terserah Gladis aja mih"
"Aku mau liat dulu mih orang nya kaya gimana"
"Sebentar ya mamih panggil dulu orang nya"
Selang beberapa menit mamih ira pun kembali dengan seorang gadis berpenampilan sederhana, rambut dikuncir dua, memakai kaca mata, baju oblong dan rok selutut. Benar benar kasihan - batin Gladis.
"Nama nya siapa mih"
"Perkenalkan nama saya Thalia bahwani"
'Nama itu' batin Ricko
"Sebelum nya apa kamu pernah kerja jadi pembantu"
"Saya pernah kerja jadi pembantu di desa saya nona"
"Boleh mas?"
"Em eh apa sayang"
"Boleh aku terima dia"
"Terserah kamu aja sayang"
"Yaudah kamu boleh mulai kerja dirumah saya besok, sekarang kamu boleh tinggal disini dulu, Bi..BiBi"
"Iya non"
"Anter dia ke kamar pembantu yang kosong ya bi"
"Baik non, ayo"
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Story (Slow Update!!)
Fiksi UmumGausah pake acara deskripsi kalo tertarik tinggal lirik oke gaess wkwkwk:v
