Delapan belas💋

983 33 4
                                        

'Aku cinta sama dia'

'Paaarr'

Johani menampar Bagas dengan sangat keras.

"Apa maksud kamu Bagas? Jangan bercanda kamu" ucap Johani

"Aku cinta sama dia pih apa salah?" Ucap Bagas menyendu.

"Salah? Tentu aja salah kalian ini gak sepadan"

"Apa karena dia pembantu pih?"

"Kamu tau jawaban nya"

"Tapi aku cinta sama dia pih"

"Kamu mau buat malu keluarga kita?"

"Terserah papih mau ngomong apa pokok nya aku gak akan mundur"

"Bagas" ucap Ira yang ikut tersulut emosi nya.

"Apa mih? Mamih mau nyalahin aku juga karena cinta sama dia? Apa aku salah jatuh cinta mih?" Ucap Bagas yang sudah terlanjur emosi.

Ia tak habis fikir kenapa mamih dan papih nya bisa setega itu pada Thalia sehingga menghina nya seperti itu.

"Aku ke kamar dulu aku capek" ucap Bagas tanpa meminta persetujuan dia langsung beranjak.

"Papih belum selesai bicara Bagas. Berhenti!!" Peringat Johani

Bagas tak mengindahkan perintah Johani dia tetap pergi ke kamar nya dan termenung di sana.

****

'Apa gue salah cinta sama Thalia? Kenapa semua nya gak suka sama dia? Kenapa disaat gue jatuh cinta gak ada yang dukung, kenapa?' Batin Bagaa bersuara.

"Gue juga lelaki normal biasa yang bisa jatuh cinta ke siapa aja apa itu salah?"

Sungguh tak habis fikir Bagas dimana letak hati nurani papih dan mamih nya kenapa mereka memandang Thalia dari derajat nya setahu Bagas orang tua nya tidak pernah begitu dulu.

"Pasti disana kamu juga lagi dimarahin kan sama Gladis? Maafin aku ya Lia aku gak bisa nolong kamu sekarang"

****

Satu minggu sudah berlalu semenjak kejadian itu. Dan Bagas tak pernah berhenti untuk mendatangi Thalia dikediaman Ricko dan Gladis. Meski yang didapat adalah amarah dari sang adik dia tetep bersikukuh untuk bertemu Thalia. Sama seperti sekarang meski sudah diusir berkali kali oleh Gladis Bagas tetap tak bergeming.

"Aku cuma mau ketemu Thalia bentar dek" ucap Bagas memohon.

"Udah aku bilang dia gak bisa diganggu lagi banyak kerjaan" ucap Gladis ketus pada Abang nya.

"Cuma sebentar kok dis"

"Aku bilang enggak ya enggak bang, ngerti gak sih" ucap Gladis yang sudah mulai muak dengan Abang nya setiap hari kesini hanya untuk menemui Thalia.

"Sabar sayang inget kamu lagi hamil" ucap Ricko mencoba mengingatkan.

"Sebaiknya abang pulang sekarang" usir Gladis.

"Aku gak akan pulang sebelum ketemu Thalia"

"PULANG BANG" teriak Gladis setelah itu dia beranjak masuk ke rumah nya.

"Bang sebaik nya abang pulang dulu ya, maafin Gladis juga udah ngomong kasar kaya tadi dia cuma emosi aja" ucap Ricko tak enak pada kakak ipar nya.

Dengan lesu Bagas berbalik dan pergi menggunakan mobil nya dengan tak tentu arah. Semakin lama Bagas semakin tak bisa mengendalikan diri dan terlalu dalam menginjak gas hingga mobil nya melaju sangat kencang. Untung nya dia melewati tempat yang sepi jadi dia tidak akan menggangu siapapun.

Love Story (Slow Update!!)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang