12

525 53 3
                                        

"Eomma ji aku akan kembali eomma jangan sampai sakit lagi"ujar yoongi
"Nee selalu jaga ke sehatan mu nee"ujar hara
Yoongi mengangguk ia masuk mobil dengan membawa cake dan juga makan siang untuk taehyung.

Yoongi sampai di rumah kaca ber sama appa nya ia melihat taehyung masih bekerja dengan membungkuk
"Tae tae" ujar yoongi
Taehyung berhenti ia melihat yoongi sudah kembali ber sama appa nya ia menghampiri yoongi
"Kata nya akan kembali sore bagai mana eomma mu"ujar taehyung
"Eomma sudah membaik tae mian aku tidak membuat sarapan untuk tapi aku membuat makan siang dan juga cake kau makan nee"ujar yoongi
"Gumawo Yoon mianhae aku selalu merepotkan"ujar taehyung
"Bagiku kau tidak pernah merepotkan aku senang melakukan nya tae"ujar yoongi
"Yoon tae appa pergi dulu nee"ujar jinyeong
"Nee appa gumawo hati-hati" ujar yoongi
Taehyung hanya mengangguk, jinyeong pun pergi yoongi membuka bekal nya ia juga membawa botol minum tentu nya.

"Apa jimin ke sini tadi" ujar yoongi
"Nee dia membawakan makanan namun aku sudah sarapan di rumah jadi aku menolak nya"ujar taehyung
"Kau tidak bohong kan kalau kau sudah sarapan tadi" ujar yoongi
"Tidak Yoon untuk apa aku ber bohong" ujar taehyung ia memberikan yoongi senyuman

Mereka pun makan yoongi membuat sup dan beberapa olahan daging sapi
"Sebenar nya kau tidak perlu membawa makan siang Yoon kau bahkan membuat cake untuk mu" ujar taehyung
"Tae aku tidak mau mendengar penolakan dari mu makan saja tanpa ada protes atau mengatakan apa pun nikmati masakan buatan ku" ujar yoongi
"Aku seperti di marahi istri, Yoon mianhae aku belum bisa mengatakan nya aku belum siapa untuk melamar mu" ujar taehyung dalam hati

"Permisi" ujar namja yang ber badan tinggi namun terlihat cukup manis
Taehyung berhenti makan ia menghampiri namja itu
"Ada yang bisa saya bantu"ujar taehyung
"Apa anda kim taehyung"ujar nya
"benar anda siapa"ujar taehyung
"Aku jung hoseok teman kecil mu tae kau ingat"ujar nya
Taehyung mengingat ingat lagi masa lalu nya

"Ahh kau hoseok yang pendek itu" ujar taehyung
"Nee itu aku bagai mana kabar mu" ujar nya
"Aku baik-baik saja bagai mana dengan mu" ujar taehyung
"Seperti yang kau lihat aku merindukan mu tae"ujar nya
Ia memeluk tubuh taehyung dan yoongi membolakan mata nya hati nya sakit meski dia hanya teman kecil nya, yoongi pun memutuskan untuk pulang ke rumah
"Yoon tunggu"ujar taehyung
Ia segera ber lari mengejar yoongi
"Aku akan jelas kan"ujar taehyung
"Jelaskan apa tae dia teman mu kan aku akan pulang untuk menulis laporan ku" ujar yoongi

Namun taehyung malah menggenggam erat tangan yoongi
"Yoon aku tidak tahu jika dia akan memeluk ku mianhae" ujar taehyung
"Apa yang kau bicara kan tae aku hanya teman mu kenapa aku harus peduli kau di peluk oleh siapa mianh tae aku akan pulang kau ber bincanglah dengan nya" ujar yoongi
Ia melepaskan tangan taehyung dan pergi sementara taehyung menatap punggung yoongi yang semakin menjauh.

Hoseok menghampiri nya
"siapa dia tae" ujar nya
"Calon istri ku dia marah karna kau memeluk ku" ujar taehyung
"Ah mianhae ku kira kalian hanya berteman mianhae aku tidak tahu aku akan menjelaskan pada nya"ujar hoseok
"Tidak usah lagi pula memang benar kami ber teman hanya saja aku akan menjadikan nya sebagai calon instri ku suatu saat nanti" ujar taehyung
"Lebih baik kau pulang tae dan sampai kan permintaan maaf ku" ujar hoseok
Taehyung mengangguk ia masuk kembali ke dalam dan membereskan wadah makanan yang di bawa yoongi.

Di dalam rumah tepat nya di kamar yoongi menangis sesegukan
"Tae hikss hati ku sakit hikss aku mencintai mu apa kau tidak mencintai ku tae hikss" ujar yoongi
Ia memeluk kumamon nya dengan erat ia bahkan menggingit bibir bawah nya hingga ber darah
Tak lama ia mendengar suara langkah kaki yoongi segera menghapus air matanya ia membuka laptopnya
"Yoon mianhae dia hanya teman kecil ku Yoon hoseok bilang dia juga minta maaf" ujar taehyung

"Aku kan sudah bilang aku hanya teman ku kenapa kau merasa tidak enak tae terserah kau mau berteman dengan siapa pun aku tidak berhak melarang mu kau mau melakukan apa pun juga bukan urusan ku"ujar yoongi
Taehyung melihat mata yoongi yang memerah dengan bibir ber darah taehyung memeluk tubuh yoongi ia merasa sangat ber salah

"Kenapa kau menggingi bibir bawah mu dan kenapa kau menangis" ujar taehyung
"Aku tidak menangis mata ku hanya parnas karna radiasi dan aku tidak sengaja menggingi bibir ku" ujar yoongi
"Yoon aku benar-benar minta maaf karna membuat mu menunggu ke pastikan dari ku, aku akan membeli cincin dan langsung melamar mu meski orang tuan mu menentang namun aku akan terus meyakinkan mereka ku mohon ber sabar sebentar lagi" ujar taehyung dalam hati

Taehyung melepaskan pelukan nya ia mengecup kening yoongi
"Jangan menangis aku tidak tega melihat air mata mu jatuh karna ku" ujar taehyung
"Sekali lagi aku bilang aku tidak menangis" ujar yoongi
"Tersenyum lah kau akan terlihat cantik" ujar taehyung
Kedua pipi yoongi langsung meronda ia mulai menarik sudut bibir nya hingga membuat sebuah senyuman.

Yoongi menulis laporan nya sementara taehyung memakan kue buatan calon istri
"Kue mu sangat enak Yoon" ujar taehyung
"Aku senang jika kau menyukai nya" ujar yoongi
Mata nya fokus pada layar laptop namun ia memejamkan mata nya lama
"Kenapa"ujar taehyung
"Mata ku perih lagi" ujar yoongi
Ia mulai menangis kembali taehyung mendekat ia meniup kedua mata yoongi
"Gumawo tae kau selalu membantu ku"ujar yoongi
"Aku senang bisa ber guna untuk mu" ujar taehyung
Kedua mata mereka bertemu mereka saling menatap tanpa ada yang mengedipkan matanya tanpa anda yang ber suara pula saling menganggumi satu sama lain.

"Yoongi keluar aku datang"ujar nya
Yoongi hafal betul itu suara siapa ia segera ke luar begitu pula dengan taehyung
"Yak kau belum puas aku pukul kenapa kembali lagi" ujar yoongi
"Aku akan membawa mu pulang" ujar Youngjae

"Appa kenapa tidak bisa mengurus tikus ini aissh aku sangat muak" ujar yoongi
Ia melihat ada balok kayu yoongi mengambil nya
"Yoon ku mohon jangan"ujar taehyung
Namun yoongi terus ber jalan ia menghancurkan kaca spion mobil Youngjae
"Pergi atau ku bakar mobil mu" ujar yoongi

"Aku akan pergi tapi aku akan kembali lagi" ujar Youngjae
"Ku pastikan kau akan keluar dari kampus jika berani kembali lagi atau perlu ku suruh appa mengambil saham nya yang di tanam di perusahaan appa mu" ujar yoongi
"Ku mohon jangan lakukan itu arraseo aku tidak akan kembali lagi" ujar Youngjae
Ia masuk ke dalam mobil dan pergi yoongi mengacak surai nya frustasi menghadapi Youngjae

Ia masuk ke dalam kamar dan menghubungi jinyeong
"Appa kenapa dia masih datang ke sini aku kan sudah bilang pada appa urus dia appa kalau perlu cabut saham appa dan keluarkan dia aku sangat muak melihat nya jika tidak aku tidak mau pulang sampai kapan pun" ujar yoongi
Ia langsung mematikan sambungan telepon nya.

Taehyung duduk di depan yoongi Ia mendekat dan memeluk tubuh yopngi erat
"Apa dia selalu seperti ini"ujar taehyung
Yoongi mengangguk ia enggan menjawab karna masih kesal taehyung mencium puncak kepala yoongi.






Selamat membaca terimakasih sudah mampir jangan lupa vote dan follow akun terimakasih

 Love A Farmers (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang