25. Between Lust and Love

1.2K 225 126
                                        

Ngga bisa dipungkiri, Sejin kepikiran. Waktu Sejin tanya siapa itu Wooshin, Seungyoun ngga ngasih jawaban jelas.

Cowok itu senyum, gusak rambut Sejin terus ambil sesuatu yang ternyata kunci pintu dari laci meja kerjanya. Nyuruh Sejin buka pintu kemudian keluar.

"Wanjay kok bisa keluar lu berdua? Nembus tembok?" Yuvin kaget begitu lihat Seungyoun dan Sejin jalan ke arah meja billyard mereka.

"Nembus pale lu, balikin kunci gua."

Yuvin nyengir kemudian ngasih kunci ruangan Seungyoun dengan kedua tangannya, "ini yang mulia."

Seungyoun ngambil kunci kemudian ngetekin Yuvin, "besok-besok kunciin gua lagi yak, biar gua tebas leher lu besok."

"Ampooon."

Midam ngeliat Sejin jalan hampir nambrak meja. "Kak Sejin!"

Kemudian lamunan Sejin buyar, dia sadar kalau hampir aja dia nabrak meja.

"Sini dong, abis dari mana sih?" Tanya Midam.

Sejin duduk di sebelah Midam yang lagi ngobrol sama Seungwoo dan Kookheon.

"Biasa, iseng si Yuvin. Dikunciin gue sama Seungyoun," jawab Sejin sambil maksa senyum.

Akhirnya Seungyoun asik main sama Yuvin, Yohan dan Baekjin. Sejin nimbrung obrolan Midam dkk.

Sampai telepon Seungyoun bunyi, telfon masuk dari Wooshin. Padahal tadi Seungyoun bilang udah kumpul sama yang lain jadi ngga usah chat lagi nanti ketauan. Tapi Wooshinnya malah telepon. Berarti ada yang penting.

Ngga pake lama Seungyoun angkat telepon Wooseok.

"Kamu dimana?"

Bisa didenger suara Wooseok amat panik dari sebrang sana.

"Di sini lah, mau dimana lagi," jawab Seungyoun.

"Pergi, pergi dari sana. Jinhyuk udah otw."

Suara Wooseok tambah panik, sekarang kedengeran suara grasak-grusuk dari sana.

"Hah? Kamu kenapa?" Denger suara panik Wooseok, Seungyoun ikutan panik. Khawatir Wooseok kenapa-napa. Padahal saat ini bukan Wooseok yang harus dikhawatirin.

"Jinhyuk tau Youn!! IG dia nyangkut di hp aku. Tadi ada dm dari acc bajingan ngasih tau Jinhyuk tentang kita. Ada foto kita berdua, ada ss chat kita. Ada semua bukti di sana!!" Jelas Wooseok panjang lebar. "Sekarang kamu keluar dari sana. Aku otw ke burning moon. Jangan sampai kamu ketemu Jinhyuk."

Butuh waktu bagi Seungyoun buat telaah semua perkataan Wooseok.

"Pergi Seungyoun!!" Perintah Wooseok lagi.

"Iya iya aku pergi." Seungyoun langsung bantik stick billyardnya. Buat Yuvin Yohan Baekjin dan semua jadi kaget.

"Oi bang, kemana??" Teriak Gichan begitu Seungyoun mau lari.

Tapi Seungyoun ngga peduli, more like dia ngga ngeh kalau ada yang panggil dia. Karena yang ada diotaknya cuman jangan sampai di ketemu Jinhyuk.

Tapi terlambat, baru aja Seungyoun baru lari Jinhyuk muncul dari kejauhan. Matanya udah merah. Tanganya mengepal kuat.

Beberapa detik selanjutnya badan Seungyoun udah ada di bawah kukuhan Jinhyuk. Tangan kiri Jinhyuk raih kerah Seungyoun, tangan kanannya tonjok keras rahang Seungyoun.

"Bajingan! Bisa-bisanya gua percayain Wooseok ke elu. ARGH BRENGSEK!"

Ngga cuman sekali, tangan Jinhyuk pukul Seungyoun berkali-kali. Seungyoun yang kalah start ngga bisa lawan semua perlakuan Jinhyuk.

We All Lie | PDX 101Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang