21 || Flashback.

22 2 1
                                        

Cuaca cerah mewakili perasaan pengunjung di pantai ini, dimana terdapat gelak tawa diantara dua bocah yang sibuk berlari an, saling kejar mengejar, berusaha mendapatkan satu sama lain,

Setelah lelah berlari, gadis kecil itu berhenti,yang membuat bocah lelaki yang sedari tadi mengejar nya menabrak dengan gerakan refleks memeluk gadis itu dari belakang.

"KETANGKEP!. " seru girang bocah lelaki yang akhirnya menangkap incaran nya, yap saudara kembar perempuan nya.

" Aaaa Abang Curang! Ratna capek tau,makanya berhenti dulu. "

" Aduh kamu itu lemah banget ! Kita kan kembar, kenapa kamu ga ikut in kuat nya aku juga si!. "

" Emang kita kembar? Muka kita kan ga mirip wleee. "

"Kata Bunda, Kita kan kembar tidak identik, atau aku itu anak pungut ya? Soalnya mukaku gamirip sama sekali dengan mu dan Bang Diyo "

Ratna terdiam, ini alasan mengapa dunia tak menganggap fakta ini. Dan ia Benci itu.

" Eits! Gaboleh ngomong gitu! Gapapa, kita kan unik, lagian masih banyak kok kesamaan Abang sama Ratna, coba dipikir pikir lagi deh. "

Bocah lelaki itu kembali berpikir.

" Ah iya bener!, sampe ga keitung lho ternyata! . "

" Tuhkan Ratna bener! Pokoknya abang harus janji, apapun perbedaan kita, jangan pernah lagi ngerasa, abang bukan bagian dari anak Ayah dan Bunda, kembaran aku, dan adik lelaki bandelnya Bang Diyo, Janji?. "

" Janji!. "

Pantai ini menjadi saksi bisu perjanjian semu kedua bocah ini, sampai akhirnya ada sesuatu tak terduga, sesuatu yang menjadi awal ikatan janji itu tak tercapai.

Ombak pantai mulai meninggi.

sebenarnya, memang sudah ada peringatan ombak di pantai ini sedang berada di fase pasang, tapi karna pemandangan senja di pantai ini tak terkira indahnya, mereka tak perduli, termasuk keluarga Ratna.

Gulungan ombak yang tinggi itu mulai mendekati bibir pantai, semua orang dipantai mulai berlarian menjauhi lokasi pantai, sambil berteriak tak karuan.

Namun, kedua bocah itu masih mengikat janji menggunakan jari kelingking mereka masing masing, sama sekali tak memedulikan teriakan pengunjung pantai yang sudah menjauh dari pantai yang menyeru mereka juga untuk segera lari.

Tapi, semua nya terlambat, mereka tersapu ombak, dan terhuyung ke tengah tengah pantai.

Naas nya, hanya bocah perempuan itu yang selamat,setelah melewati proses pencarian selama semalaman.

Sedangkan bocah lelaki itu, kembaran Ratna, dinyatakan Hilang, dan pencarian nya di selesaikan, karena dalam seminggu pencarian, bocah lelaki itu tetap tidak ditemukan .

🎓

"Dek?,Kok ngelamun? . " Kata Bang Diyo sambil menepuk pundakku pelan, aku refleks menengok setelah melewati fase flashback kejadian 10 tahun yang lalu.

aih tumben apa dia ke sekolahku?.

"Abang kok ada disini?
Ngapain?. "

" Itu.. Tadi Abang abis ke ruang humas, rencananya mau sosialisasi in kegiatan beasiswa jurusan memasak di luar negeri, sempat ga di ada kan selama 3 tahun terakhir ya katanya? Sayang banget padahal. "

" Ouh gitu. " jawabku singkat, entah lah, mood ku seketika anjlok.

" Adek kenapa si? Kamu belum jawab pertanyaan abang lho sayang. "

Power Study Group. [Hiatus]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang