Without You 17

1.2K 92 5
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.






Cinta yang dulu pernah hilang, ada kalanya dia akan muncul kembali jika kita sering menjumpai cinta yang sama.
Kebencian seperti apapun jika kita sudah merelakan untuk memaafkan kesalahan orang yang pernah berbuat salah pada kita itu pun akan termaafkan.

Begitu pun cinta yang dulu pernah hilang di hati kwon yuri, bahkan dia sudah mencoba menemukan cinta yang baru, namun cinta lamanya mekar kembali kepada orang yang sama, hatinya mulai terbuka untuk cinta lamanya.

Semakin kita membenci seseorang, semakin banyak waktu yang kita butuhkan untuk memikirkan orang yang kita benci.
Lebih baik memaafkan dari pada membenci karena sejatinya kebencian hanyalah rindu yang terpendam namun kita tidak bisa menyalurkan rasa rindu itu jadilah tumbuh kebencian.

¤¤¤¤¤¤¤

"Yoong, mencintai orang yang sama tidak salahkan?" Seketika yoong merasa tersentak dengan pertanyaan ayahnya.

"Maksud appa, apaan?, yoong gak ngerti" yoong pura-pura bodoh dengan pertanyaan ayahnya.

"Duh... loe ma lemot, keturunan siapa si?"

"Dihh... yoong ada, juga appa yang bikin"

"Ahh... kau benar"
"Maaf...." yuri menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan tersenyum, dia pura-pura merasa jadi orang bego.

"Appa, mau aku kasih saran?"

"Boleh,, Apa itu?"yuri yang mendengad sang anak akan memberi saran sedikit bersemangat dia pun perlu saran dari berbagai sumber orang lain untuk mendekati cinta lamanya dia hanya tidak mau terjatuh di lubang yang sama.

"Temui omma dan mintalah balikan" seketika tawa yoong meledak tidak karuan, dia tau ayahnya masih ragu mendekati mantan istrinya.

"Jangan aneh-aneh, sama saja appa bunuh diri. Kau tau yoong, selera omma mu sepertinya sudah berubah, dia mencari pria tampan bule"

"Appa benar, bahkan aku tidak sengaja melihat foto omma di kamar ital sedang bersama dengan pria bula" yoong mengompori ayahnya dia sengaja membuat ayahnya ragu.

"Tu..kan.... bener"

"Appa nyerah?" Yuri mengangguk mengiyakan pertanyaan yoong.

"Kau payah, belom juga perang sudah mundur duluan."

"Bukan begitu yoong...."
"Appa perlu bantuan mu."

"Untuk apa?" Yoong memincingkan matanya tidak percaya.

"Agar appa dekat dengan omma mu" senyum yuri mengembang bahagia dia bisa menyatakan keinginannya pada anak sulungnya hanya anak sulungnya yang selama ini menjadi tempat curhat untuknya.

"Ada hadiahnya?"

"Jika kau berhasil appa akan berikan apa yang kamu mau"

"Janji?" Yoong mengarahkan jari kelingkingnya pada ayahnya untuk sebuah perjanjian agar ayahnya tidak ingkar janji.

Without You ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang