Katrin dan Tia beriringan menyusuri koridor sekolah. Sayup-sayup dari belakang terdengar lantunan lagu yang mulai mendekat. Suaranya tidak begitu fales, tapi cukup menggelitikan untuk Katrin dan membuat Tia salah tingkah. Dan bisa ditebak, orang yang nyanyi pagi-pagi gini pasti si Bima
Cantik..
Bukan kuingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Selalu, ...
Ooo...
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang Tia🎵🎵
"Pagi sayang", ucap Bima kepada Tia yang kini sudah merangkulnya
"Pagi Bim", balas Tia dengan pipi yang kini sudah blushing. Padahal Tia Dan Bima sudah berpacaran dari kelas 11, kurang lebih kalau sekarang sudah 1 tahunan tapi Tia masih saja sering blushing dengan kelakuan Bima yang diberikan kepadanya.
"Pagi jugaa Bima Sakti", ucap Katrin yang sedikit sewot karena pagi-pagi gini harus melihat adegan bucin
"Kamu udah sarapan?", Kata Bima kembali pada Tia
"Belum bim, tadi cuma minum air putih aja sebelum kesekolah", sahut Tia
"Gue jugaa belum nihh, laper banget nih", timpal Katrin dengan nada memelas yang masih sewot. Padahal Bima hanya bertanya kepada Tia, tapi Katrin selalu saja menimpali pertanyaan Bima yang tentu tidak digubris olehnya
"Yaudah, kita ke kantin dulu ya. Kasihan kamu belum sarapan. Aku yang bayar deh", ucap Bima kembali kepada Tia
"Iya bim, makasih", kata Tia dengan senyuman manisnya
"Woii, woii gue gak diajak nih!?", Protes Katrin
"Ajak sana pacar halu lo, kasi gue sama Tia berduaan dong. Masak lo terus sih. Udah dikelas bareng, jalan bareng, tidur bareng emang lo gak kasian sama gue yang gak pernah tidur bareng sama Tia? Ehh maksud gue jarang quality time", sewot Bima sedikit terbata karna ada sedikit kesalahan ucapan
"Dasar mesum lo. Awas ya lo apa apain sahabat gue, mati lo sama gue. Dan satu lagi, tunggu aja. Bentar lagi pangeran gue bakal datang Dan lo gak bisa ejek gue jomblo lagi", jelas Katrin yang padahal tidak tahu kapan jodoh yang dimaksud datang
"Okee gue tunggu, sampek 1000 tahun lamanya bakal gue tunggu, siapa sih cowok yang mau sama cewek nge gas kaya lo hahaha", ejek Bima yang berhasil membuat Katrin kesal pagi-pagi
"Katrin", panggil seseorang dari belakang yang refleks membuatnya menoleh kebelakang
"Ehh Fee, lo baru dateng?", Ucap Katrin
"Iya Kat, pada mau kemana nih?", Kata Fee kembali sambil melihat disekitarnya
"Tuh mereka mau sarapan sambil ngebucin dikantin"
"Lo mau bareng Fee?", Ucap Tia yang sontak membuat Bima menampilkan wajah tak suka sambil membisikan sesuatu ditelinga Tia
"Sayang, aku kan maunya berduaan sama kamu"
KAMU SEDANG MEMBACA
Teater in Love
Teen FictionSebelum mengakhiri masa SMA gue, gue pengen banget punya cowok. Plis, gue terakhir putus itu sama tali pusar gue. Ya bisa dibilang gue jomblo sejak embrio. Alias gak pernah pacaran. Tapi gue maunya sama ANAK TEATER. Terwujud gak ya?
